Bismillahirrahmaanirraahiim.
Assalamua'laikumwarahmatullahiwabarakaatuhu. Buat Bundo Nismah Yang Tercinta, Uni Ben. Dari lubuk hati nanda yang terdalam, nanda memohon maaf yang sebesar-besarnya pada bundo dan Uni Ben, dikarenakan ada kata-kata nanda yang sangat-sangat menyakiti hati Bundo dan Uni Ben, yang pada dasarnya itu diluar control nanda sendiri. Perasaan merasa disalah-salahkan dan dihalang-halangi untuk menegakkan agama Islam yang merupakan kewajiban nanda itulah sampai nanda berkata yang jelas, menyakiti hati Bundo dan Uni Ben. Pada hakikatnya hati kecil nanda sendiri, tidak menginginkan kata-kata itu sampai keluar dari nanda. Malam ini, selesai shalat magrhrib nanda membayangkan wajah bundo, membayangkan kemesraan diantara kita, disaat nanda berada dirumah bundo, di Jakarta, kita berjalan-jalan di Blok M, belanja bersama, juga nanda membayangkan kebahagiaan kita disaat-saat kita berada di nile cruise Mesir, dirumah nanda, juga jalan-jalan sekitar kota Mesir. Perih hati nanda membayangkan bagaimanalah perasaan bundo disakiti oleh nanda, yang sudah bundo anggap seperti anak sendiri. Nanda bukanlah anak pembangkang, karena saking patuhnya pada orang tua pun sampai-sampai nanda rela sekolah agama, sekolah yang bukan pilihan nanda sendiri, sekolah bukan prestasi gemilang yang nanda dapatkan di bangku SMP, SMA, dimana nanda diterima sekolah, kuliyah di kedokteran,yang merupakan cita-cita nanda semenjak dari kecil lagi, tapi orang tua menginginkan lain dari nanda. Nanda menerima itu dengan berat hati, menangis di perjalanan menuju pesantren yang di pilihkan oleh orang tua nanda. Nanda mematuhi semua itu, karena menyadari kalau itu demi kebaikan nanda juga, dan sadar kalau kita diperintahkan untuk patuh pada orang tua. Tetapi dalam hal menegakkan kalimah Allah, dua pilihan yang sangat berat nanda hadapi. Allah dan RasulNya menyuruh menyampaikan risalahNya dengan jelas, karena risalahNya juga jelas yang akan disampaikan, sementara Bundo, dan uni Ben melarang untuk membicarakan masalah yang bagi Bundo dan Uni Ben masih tabu khususnya didaerah Minang itu sendiri di Rantau Net ini. Sejujurnya nanda merasa sedih, kenapa nanda sampai menyakiti hati Bundo dan Uni Ben, kenapa hal yang nanda sendiri tidak menginginkannya sampai terjadi, tidak menginginkan sama sekali hal semacam ini terjadi antara nanda dan Uni Ben, tentu juga pada yang dituakan disini. Disaat menulis email ini air mata nanda tidak pernah henti-hentinya mengalir, bayangan wajah bundo masih teringat dipelupuk mata, kemanjaan nanda selama ini pada bundo masih jelas dalam ingatan, kenapa nanda sampai semacam ini. Betapa berdosanya nanda telah menyakiti hati seorang ibu, yang seharusnya disaat-saat tuanya nanda harus berbuat baik padanya. Disaat ini yang terbayang juga adalah ibu kandung saya sendiri, bagaimanalah perasaan ibu saya kalau beliau yang sudah capek-capek melahirkan dan membesarkan nanda, sampai keluar kata-kata yang menyakiti itu?. Tentu sangat luka sekali. Walaupun bundo bukan ibu kandung yang melahirkan nanda, tetapi kemesraan yang pernah terjadi antara kita membuat nanda merasakan sebagai ibu sendiri, dan ini yang tidak kuat nanda menahankan pedihnya, menyesalnya hati nanda telah menyakiti bundo. Nanda secara pribadi tidak merasa sakit hati dengan bundo, sejujurnya nanda sampaikan, walaupun bundo dengan menasehati kekurangan nanda didepan umum, nanda tidak sakit hati sama sekali, dikarenakan nanda sadari kita sedang bicara dihadapan umum. Untuk itu bukakanlah pintu maaf sebesar-besarnya bagi nanda, untuk bundo dan Uni Ben. Secara pribadi nanda merasakan sudah bisa memaafkan bila ada kesalahan Bundo dan Uni Ben pada nanda, tetapi karena nanda merasa hal itu wajar, seorang ibu dan kakak menasehati anak/ adiknya, makanya sakit hati itu sedikitpun tidak ada. Nanda tidak pandai mendendam pada siapapun. Apalah yang dicari didunia ini, selain keridhaanNya semata. Sekali lagi dengan hati yang dalam dan ikhlas, memohon maaf yang sebesar-besarnya pada Bundo Nismah,Uni Ben, Bundo Isna, mak Darul, Mamak-mamak semuanya, uda-uda, Uni-uni adik-adik yang lain juga para netters disini semuanya. Saya tidak menginginkan perpecahan terjadi antara kita. Jalinan kasih yang telah terjalin erat selama nanda di Rantau Net ini sangat berharga buat saya. Andaikanpun saya berhasil kelak, insyaAllah tidak akan pernah melupakan jasa-jasa rantau Net ini yang telah membesarkan dan mendewasakan saya. Saya Tidak akan mungkin seperti kacang lupa akan kulitnya. Saya masih punya perasaan sayang, kasih, perasaan cinta sesama kita. Wassalam dan mohon dibukakan pintu maaf untuk saya buat semuanya, terutamanya Bundo Nismah, Uni Ben, mak darul, juga mamak-maka yang laiu, uda dan uni serta adik2 semuanya. Saya tidak ingin hidup dan mati saya dalam keadaan bersalah dan berdosa pada semua manusia didunia ini. Wassalamu'alaikum. Rahima(36 tahun) __________________________________________________ Do You Yahoo!? Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around http://mail.yahoo.com -------------------------------------------------------------- Website: http://www.rantaunet.org ========================================================= Berhenti, berhenti sementara dan konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting -------------------------------------------------------------- UNTUK DIPERHATIKAN: - Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan Reply - Besar posting maksimum 100 KB - Mengirim attachment ditolak oleh sistem =========================================================

