Sasuai jo namo pewaris dan penjelasan Bupati bahwa Pasaman yang multi
etnis.
Mugkin sajo di Pasaman lah langka Gondang Sambilan ko. Tapi ditampek
asanyo diseputaran Danau Toba tampak masih eksis dan sering
dikatangahkan untuk turis urang dan ba gondang banyak ko, walau kito
indak pasti bara buah gandangnyo.

-----Original Message-----
From: [EMAIL PROTECTED]
[mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of Z Chaniago
Sent: Tuesday, January 03, 2006 5:41 PM
To: [email protected]
Subject: [EMAIL PROTECTED] Gondang Sambilan,

http://www.kompas.co.id

Gondang Sambilan, Kesenian Khas Pasaman yang Terancam Punah


Pasaman, Senin

  Kirim Teman | Print Artikel




Gondang Sambilan, suatu seni pertunjukan musik tradisi di Kabupaten
Pasaman, Sumatera Barat, kini terancam kelestariannya seiring semakin
langkanya para pewaris kesenian tersebut.

Anwar Lubis (50), salah seorang pewaris kesenian itu, di Rao, sekitar
250 kilometer dari Kota Padang, Senin, menyebutkan, saat ini cuma
tinggal beberapa sanggar yang tersisa dan itu pun sudah tidak lagi
eksis.

Menurutnya, Gondang Sambilan merupakan jenis pertunjukan musik tradisi
khas yang terdiri dari sembilan gondang (gendang) yang dipukul sebanyak
sembilan personil dengan irama tertentu.

"Sekitar tahun 80-an ada belasan grup Gondang Sambilan yang rutin
menggelar pertunjukan sekali sebulan.  Bahkan saat musim panen juga
diadakan pertunjukan, namun kini jumlah itu terus menyusut tajam,"
katanya.

Menurut Anwar, sulitnya pengkaderan dan keengganan generasi muda untuk
belajar kesenian menjadi kendala utama melestarikan kesenian ini.

"Hanya tiga sampai lima orang remaja di daerah saya yang bisa memainkan
musik ini, sudah saatnya ada gerakan melestarikan kesenian tersebut," 
jelasnya.

Sementara itu, di tempat terpisah, Bupati Pasaman H. Yusuf Lubis
menjelaskan, pihaknya berupaya melestarikan kesenian khas daerah
tersebut.

"Pasaman sebagai wilayah multietnis, ada Batak, Jawa, Minang, Tapanuli
semuanya memiliki kesenian khas, termasuk Gondang Sambilan, kesenian
yang tidak dijumpai di daerah lain, namun keberadaannya sudah semakin
mengkhawatirkan," jelasnya.

Untuk itu pemda setempat akan memberikan pembinaan sekaligus
menghidupkan sangar-sangar kesenian tradisi untuk melestarikannya.

"Gondang Sambilan akan kita angkat dalam setiap iven tingkat kabupaten,
selain itu setiap sekolah juga akan dibina dengan kesenian tradisi
setempat. 
Kami akan mendukung upaya ke arah itu," ujar Yusuf Lubis.





Z Chaniago - Palai Rinuak - http://www.maninjau.com
======================================================================
Alam Takambang Jadi Guru
======================================================================



--------------------------------------------------------------
Website: http://www.rantaunet.org
=========================================================
Berhenti, berhenti sementara dan konfigurasi keanggotaan anda, silahkan
ke: 
http://rantaunet.org/palanta-setting
--------------------------------------------------------------
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan Reply
- Besar posting maksimum 100 KB
- Mengirim attachment ditolak oleh sistem
=========================================================





--------------------------------------------------------------
Website: http://www.rantaunet.org
=========================================================
Berhenti, berhenti sementara dan konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: 
http://rantaunet.org/palanta-setting
--------------------------------------------------------------
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan Reply
- Besar posting maksimum 100 KB
- Mengirim attachment ditolak oleh sistem
=========================================================

Kirim email ke