Alhamdulillah, ambo sangat sangat lega, karena beliau-beliau ini adalah orang yang sangat ambo banggakan dan sangat ambo hormati Wassalam, Elthaf
-----Original Message----- From: [EMAIL PROTECTED] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of Tasril Moeis Sent: Wednesday, January 04, 2006 7:34 AM To: [email protected] Subject: Re: [EMAIL PROTECTED] Buat Bundo Nismah dan Uni Ben serta dunsanak RNsemuanya yang tercinta. Alhamdulillah, mudah2 an Allah memberkati awak kasado no. Amin. Wassalam Tan Ameh ----- Original Message ----- From: "Rahima" <[EMAIL PROTECTED]> To: <[email protected]> Sent: Wednesday, January 04, 2006 12:14 AM Subject: [EMAIL PROTECTED] Buat Bundo Nismah dan Uni Ben serta dunsanak RNsemuanya yang tercinta. > > > Bismillahirrahmaanirraahiim. > > Assalamua'laikumwarahmatullahiwabarakaatuhu. > > Buat Bundo Nismah Yang Tercinta, Uni Ben. > > Dari lubuk hati nanda yang terdalam, nanda memohon maaf yang > sebesar-besarnya pada bundo dan Uni Ben, dikarenakan ada kata-kata > nanda yang sangat-sangat menyakiti hati Bundo dan Uni Ben, yang pada > dasarnya itu diluar control nanda sendiri. Perasaan merasa > disalah-salahkan dan dihalang-halangi untuk menegakkan agama Islam > yang merupakan kewajiban nanda itulah sampai nanda berkata yang jelas, > menyakiti hati Bundo dan Uni Ben. > > Pada hakikatnya hati kecil nanda sendiri, tidak menginginkan kata-kata > itu sampai keluar dari nanda. > > Malam ini, selesai shalat magrhrib nanda membayangkan wajah bundo, > membayangkan kemesraan diantara kita, disaat nanda berada dirumah > bundo, di Jakarta, kita berjalan-jalan di Blok M, belanja bersama, > juga nanda membayangkan kebahagiaan kita disaat-saat kita berada di > nile cruise Mesir, dirumah nanda, juga jalan-jalan sekitar kota Mesir. > Perih hati nanda membayangkan bagaimanalah perasaan bundo disakiti > oleh nanda, yang sudah bundo anggap seperti anak sendiri. > > Nanda bukanlah anak pembangkang, karena saking patuhnya pada orang tua > pun sampai-sampai nanda rela sekolah agama, sekolah yang bukan pilihan > nanda sendiri, sekolah bukan prestasi gemilang yang nanda dapatkan di > bangku SMP, SMA, dimana nanda diterima sekolah, kuliyah di > kedokteran,yang merupakan cita-cita nanda semenjak dari kecil lagi, > tapi orang tua menginginkan lain dari nanda. Nanda menerima itu dengan > berat hati, menangis di perjalanan menuju pesantren yang di pilihkan > oleh orang tua nanda. Nanda mematuhi semua itu, karena menyadari kalau > itu demi kebaikan nanda juga, dan sadar kalau kita diperintahkan untuk > patuh pada orang tua. > > Tetapi dalam hal menegakkan kalimah Allah, dua pilihan yang sangat > berat nanda hadapi. Allah dan RasulNya menyuruh menyampaikan > risalahNya dengan jelas, karena risalahNya juga jelas yang akan > disampaikan, sementara Bundo, dan uni Ben melarang untuk membicarakan > masalah yang bagi Bundo dan Uni Ben masih tabu khususnya didaerah > Minang itu sendiri di Rantau Net ini. > > Sejujurnya nanda merasa sedih, kenapa nanda sampai menyakiti hati > Bundo dan Uni Ben, kenapa hal yang nanda sendiri tidak menginginkannya > sampai terjadi, tidak menginginkan sama sekali hal semacam ini terjadi > antara nanda dan Uni Ben, tentu juga pada yang dituakan disini. > > Disaat menulis email ini air mata nanda tidak pernah henti-hentinya > mengalir, bayangan wajah bundo masih teringat dipelupuk mata, > kemanjaan nanda selama ini pada bundo masih jelas dalam ingatan, > kenapa nanda sampai semacam ini. Betapa berdosanya nanda telah > menyakiti hati seorang ibu, yang seharusnya disaat-saat tuanya nanda > harus berbuat baik padanya. > Disaat ini yang terbayang juga adalah ibu kandung saya sendiri, > bagaimanalah perasaan ibu saya kalau beliau yang sudah capek-capek > melahirkan dan membesarkan nanda, sampai keluar kata-kata yang > menyakiti itu?. > Tentu sangat luka sekali. > > Walaupun bundo bukan ibu kandung yang melahirkan nanda, tetapi > kemesraan yang pernah terjadi antara kita membuat nanda merasakan > sebagai ibu sendiri, dan ini yang tidak kuat nanda menahankan > pedihnya, menyesalnya hati nanda telah menyakiti bundo. > > Nanda secara pribadi tidak merasa sakit hati dengan bundo, sejujurnya > nanda sampaikan, walaupun bundo dengan menasehati kekurangan nanda > didepan umum, nanda tidak sakit hati sama sekali, dikarenakan nanda > sadari kita sedang bicara dihadapan umum. > > Untuk itu bukakanlah pintu maaf sebesar-besarnya bagi nanda, untuk > bundo dan Uni Ben. Secara pribadi nanda merasakan sudah bisa memaafkan > bila ada kesalahan Bundo dan Uni Ben pada nanda, tetapi karena nanda > merasa hal itu wajar, seorang ibu dan kakak menasehati anak/ adiknya, > makanya sakit hati itu sedikitpun tidak ada. Nanda tidak pandai > mendendam pada siapapun. > Apalah yang dicari didunia ini, selain keridhaanNya semata. > > Sekali lagi dengan hati yang dalam dan ikhlas, memohon maaf yang > sebesar-besarnya pada Bundo Nismah,Uni Ben, Bundo Isna, mak Darul, > Mamak-mamak semuanya, uda-uda, Uni-uni adik-adik yang lain juga para > netters disini semuanya. Saya tidak menginginkan perpecahan terjadi > antara kita. Jalinan kasih yang telah terjalin erat selama nanda di > Rantau Net ini sangat berharga buat saya. Andaikanpun saya berhasil > kelak, insyaAllah tidak akan pernah melupakan jasa-jasa rantau Net ini > yang telah membesarkan dan mendewasakan saya. Saya Tidak akan mungkin > seperti kacang lupa akan kulitnya. > Saya masih punya perasaan sayang, kasih, perasaan cinta sesama kita. > > Wassalam dan mohon dibukakan pintu maaf untuk saya buat semuanya, > terutamanya Bundo Nismah, Uni Ben, mak darul, juga mamak-maka yang > laiu, uda dan uni serta > adik2 semuanya. Saya tidak ingin hidup dan mati saya dalam keadaan > bersalah dan berdosa pada semua manusia didunia ini. > > Wassalamu'alaikum. Rahima(36 tahun) > > > __________________________________________________ > Do You Yahoo!? > Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around > http://mail.yahoo.com > > -------------------------------------------------------------- > Website: http://www.rantaunet.org > ========================================================= > Berhenti, berhenti sementara dan konfigurasi keanggotaan anda, > silahkan ke: > http://rantaunet.org/palanta-setting > -------------------------------------------------------------- > UNTUK DIPERHATIKAN: > - Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan Reply > - Besar posting maksimum 100 KB > - Mengirim attachment ditolak oleh sistem > ========================================================= -------------------------------------------------------------- Website: http://www.rantaunet.org ========================================================= Berhenti, berhenti sementara dan konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting -------------------------------------------------------------- UNTUK DIPERHATIKAN: - Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan Reply - Besar posting maksimum 100 KB - Mengirim attachment ditolak oleh sistem ========================================================= -------------------------------------------------------------- Website: http://www.rantaunet.org ========================================================= Berhenti, berhenti sementara dan konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting -------------------------------------------------------------- UNTUK DIPERHATIKAN: - Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan Reply - Besar posting maksimum 100 KB - Mengirim attachment ditolak oleh sistem =========================================================

