Assalamualaikum warahmatullahiwabarakaatuhu.
.
MENIKAH .
Menikah,atau Perceraian ada hukumnya dalam
Islam.Sebagaimana pernikahan itu hukumnya ada yang
wajib,Sunnah,makruh dan Mubah,begitupula dengan
perceraian.Tapi yang kita bahas hanyalah Pernikahan
saja.
Defenisi Nikah :
Nikah menurut longistiknya adalah : Pelukan dan
bersatu .Seperti kata," Aku nikahkan
pohon-pohon,maksudnya,aku menyatukan satu pohon dengan
pohon yang lain,sehingga keduanya bersatu dan dapat
menghasilkan.
Nikah juga dikatakan dengan " 'Aqad = Ikatan ",berarti
orang yang bila sudah menikah,berarti sudah ada ikatan
diantara keduanya.
Menurut Syara' Nikah adalah : Suatu ikatan yang
ditentukan oleh pembuatan hokum yang memungkinkan
lelaki untuk istimta' ( mendapatkan kesenangan seksual
),dari istrinya begitu juga sebaliknya.
Islam Menganjurkan Menikah itu dengan beberapa
tujuan,yang pasti adalah untuk " Saling kasih sayang
dan Cinta ",inilah yang di sinyalirkan oleh Allah
dalam Firmannya " Dan kami jadikan diantara keduanya
untuk ketenangan hidup, mawaddah dan rahmah, ".Jadi
Islam sangat menganjurkan seseorang untuk
Menikah,karena memang manusia itu di ciptakan
berpasang-pasangan.
Hukum Nikah :
Meskipun menurut sunnah rasulullah SAW ,nikah hanya
sebatas anjuran dan bukan kewajiban,namun anjuran ini
bisa bobotnya berubah-ubah,tergantung sikon
masing-masing.
Bila pernikahan itu untuk menyiksa pasangan,maka hukum
menikah adalah haram.Dan bila menikah itu sang suami
belum mampu membiayai istrinya,maka hukumnya makruh
dan seterusnya.
Rukun Nikah :
1 )Calon mempelai pria
1) 2 ).Calon mempelai wanita.
2) 3 ),Wali dari mempelai wanita
3) 4 ) Ijab dan qabul.
4)
5) Tujuan Pernikahan :
6) Profesor Doktor Su'ad Shaleh didalam bukunya "
Nidzamul usrah fil Islam " ( Undang-undang
Kekeluargaan dalam Islam ).mengatakan ada beberapa hal
yang menjadi tujuan dalam perkawinan tersebut.
7) 1 ),Untuk mengatur keseimbangan kekuatan sexual
dalam diri seseorang.
8) 2 ),Mendapatkan keturunan .
9) Allah berfirman : Dan dari keduanya Allah
menjadikan lelaki dan wanita yang banyak " ( Q.S Ayat
1 ).Rasulullah SAW bersabda : Menikahlah kamu dan
perbanyaklah keturunan,sungguh aku sangat membanggakan
pada kamu pada kaum lainnya kelak di hari kiamat.".
10)
11) Maksud bangga diatas,bukan karena bangga akan
banyaknya anak saja,tetapi bangga dengan banyaknya
pengikut Rasulullah yang dengan banyaknya manusia
diisi amalan shaleh,serta konsekwen dengan perintah
dan laranganNya ),Ummat nabi Muhammad,tidak akan
mungkin bisa banyak jumlahnya,kalau tidak dilandasi
dengan pernikahan dan keturunan.
12)
13) Dan masih banyak lagi ayat-ayat atau Hadist-hadist
yang menganjurkan ummat Islam untuk menikah ini.
3 ),Tujuan dari perkawinan adalah : Saling Musyarakah
= bersama-sama,menanggung beban hidup.sang suami yang
menjadi tonggak,pemimpin rumah tangga,dalam mencari
nafkah,sementara sang istri menjadi penenang
hidup.Saling cinta,dan saying,saling mengungkapkan isi
hati dan problema masing-masing ,yang pasti beban
hidup tidak lagi di tanggung seorang,tapi sudah
ditanggung berdua.Bagaikan sayap burung yang akan
terbang,tidakkan mungkin terbang dengan baik,kalau
hanya dengan sebelah sayap saja.Burung akan terbang
dengan sempurna,bila dengan kedua sayapnya.
Betapa indahnya Menikah itu,kalau memang ini yang
terjadi,tetapi betapa pahitnya menikah itu,kalau
justru yang terjadi sebaliknya.Rumah jadi neraka,bukan
syorga lagi.Ini semua tentu ada
penyebab-penyebabnya.Kitalah yang menjadikan rumah
kita itu,syorga atau neraka,bukan orang lain.
Bila menikah sesuai dengan yang dianjurkan oleh
agama,InsyaAllah,hasilnya akan baik dan mapan.Bukankah
kita menikah untuk mendapatkan ketenangan dan sayang
serta cinta dari pasangan hidup kita?.
4 ),Untuk mendidik generasi baru.
Jadi tujuan menikah bukan hanya sekedar
bersenang-senang,melampiaskan hawa nafsu belaka,tapi
demi untuk mendidik generasi baru.betapa banyaknya
do'a-do'a yang kita haturkan pada Allah SWT untuk
mendapatkan keturunan yang baik,dan menjadi permata
hati kita,pemimpin ummat kelak. " Ya Allah berikanlah
pada ku istri-istri / suami-suami,yang menjadikan
permata hatiku,dan jadikanlah keluarga kami Imam bagi
orang-orang yang bertakwa . " ( Q.S Al Furqan 74 ).
Rasulullah SAW bersabda : " Wahai kaum pemuda,siapa
saja diantara kamu yang sudah sanggup untuk
menikah,maka menikahlah,sesungguhnya menikah itu
memelihara mata,dan memelihara kemaluan,maka bila
diantara kamu belum sanggup untuk
menikah,berpuasalah,karena ssungguhnya puasa tersebut
sebagai penahannya "
Dalam hadist yang lain dikatakan, : Bila telah datang
pada seorang wanita,lelaki yang baik akhlak dan
agamanya,datang untuk melamarnya,maka menikahlah,jika
kamu tolak pernikahan itu,takutlah pada Allah akan
Fitnah dan kerusakan yang amat besar "
Jadi bila saja ada lelaki yang sudah
baik,akhlaknya,juga agamanya,( orang yang baik akhlak
dan agama,sudah pasti ia tahu akan tanggung jawabnya
sebagai seorang suami ),bila saja sang wanita terlalu
pemilih,mau yang ini dan itu,kaya raya,tampan dan lain
sebagainya,maka ketahuilah wahai kaum wanita,penolakan
dirimu ini menjadi fitnah dan bala yang besar kelaknya
baik itu untuk dirimu,keluargamu,ataupun
masyarakat,serta negara mu sendiri .
Bala ini bermacam-macam,ada fitnah,ejekan dan
macam-macam yang akan timbul dari segala pihak ,
ketenangan bathin yang sudah berumur,masih juga belum
dapat pasangan hidup ,mungkin bagi seorang
lelaki,tidak begitu menjadi masalah dalam hal
keterlambatan ini,karena bagaimanapun,lelaki lebih
leluasa,dan cukup banyak pilihan,beda dengan
wanita,kalau sudah mulai lanjut usia,akan sulit
mencari yang pas dan sesuai dengan keinginan,mana
keturunan dan anak akan terlambat juga,banyak hal-hal
yang tersangkut ,dan tak jarang dalam pergaulan,dugaan
orang macam-macam saja,bila kita berjalan dengan
pemuda,ataupun lelaki yang sudah berumahtangga.Dan
masih banyak lagi.
Mungkin inilah hikmahnya Rasulullah memperingatkan
wanita dalam masalah ini.Sementara peringatan pada
lelaki sebatas menjaga dan berpuasa,bila belum
sanggup.
Disinilah tingkat kepercayaan kita pada Allah.kalau
hamba yang sudah benar-benar tawakkal,setelah usaha yg
maksimal,yakin dan percaya akan janji-janji
Allah,pasti hidupnya akan bahagia.wallhua'lam
kebahagiaan itu kapan kita dapatkan,apakah didunia dan
akhirat,atau di akhirat saja ?.Tingkat keyakinan,dan
cinta kita pada Allah SWT,akan termanifestasi dari
tingkah laku,ucapan dan ketetapan kita sehari-hari.
Manusia yang memilih pasangan karena Allah SWT
semata-mata,kita yakin dan percaya akan janji-janji
Allah.Allah tidak akan mungkin mengecewakan
hambaNya.Allah tidak pernah mungkir janji.Dan manusia
yang memilih pasangan karena Allah semata,akan dihiasi
dengan sifat sabar,tenang,ceria,bahagia,lahir dan
bathin,dalam menghadapi bahtera kehidupan rumah tangga
yang penuh dengan gelombang pasang surut.
Apapun keletihan-keletihan dari tugas rumah tangga dan
tanggung jawabnya,akan dilaksanakannya dengan ikhlas
hati,merupakan ibadah,dan penuh dengan rasa kasih
sayang dan cinta,baik terhadap pasangannya,ataupun
anak-anak,serta masyarakatnya.Itulah ia hakikat Iman
dan Ketawakkalan,serta ketaqwaan seseorang,tercermin
dari sikapnya.Semua yang baik di dunia ini ia jalankan
benar-benar hanya karena Allah semata.InsyaAllah,pasti
hidupnya dunia akhirat akan bahagia.Allah tidak pernah
mungkir janji.Wamaa anaa,illa muballighah ( Saya tidak
lain dan tidak bukan hanyalah sekedar penyampai belaka
)
Wallahu Muwafiq wamujiibudda'wah. ( .Cairo 17 sept
03.rahima. )
14) 2
__________________________________________
Yahoo! DSL Something to write home about.
Just $16.99/mo. or less.
dsl.yahoo.com
--------------------------------------------------------------
Website: http://www.rantaunet.org
=========================================================
Berhenti, berhenti sementara dan konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke:
http://rantaunet.org/palanta-setting
--------------------------------------------------------------
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan Reply
- Besar posting maksimum 100 KB
- Mengirim attachment ditolak oleh sistem
=========================================================