Assalamu'alaikum wr wb. Belakangan ini, sanak yang berada ditanah air memperoleh tayangan berita mengenai "rantai bencana" banjir dan tanah longsor. Bencana ini terutama terjadi di pulau Jawa, sampai-sampai harian Kompas menurunkan berita dengan judul 'Pulau Bencana itu bernama Jawa'. Dari tahun ketahun, kepadatan penduduk Pulau Jawa meningkat dengan pesat, sehingga Kompas melaporkan saat ini sudah mencapai 130 juta jiwa.
Layaknya sebuah perahu, pulau ini sudah kelebihan penumpang, masing masing penumpang hanya memikirkan dirinya sendiri untuk memenuhi kebutuhannya. Tingginya angka pengangguran menyebabkan hampir semua sumber daya yang ada dimanfaatkan tanpa memperhitungkan lagi lingkungan dan keselamatan. Hutan ditebang diambil kayu kerasnya, dijadikan kebun pisang yang cepat tumbuh dan berbuah dan mudah dijual. Selama jumlah penduduk tetap tinggi dan cenderung bertambah banyak, maka bencana akan terus mengancam penduduk pulau ini. Dimusim hujan diancam banjir, dimusim kering diancam krisis air bersih. Dikota diancam pencemaran industri dan limbah pembuangan sampah, dipedesaan dan pegunungan diancam longsor. Bagi urang awak yang pandai belajar dari alam takambang menjadi guru, sudah siap-siap untuk mengambil tidakan yang harus dilakukan sehingga tidak tertinggal apabila kondisi bertambah buruk. Wa'alaikum salam wr wb. R Sampono Sutan -------------------------------------------------------------- Website: http://www.rantaunet.org ========================================================= Berhenti, berhenti sementara dan konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting -------------------------------------------------------------- UNTUK DIPERHATIKAN: - Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan Reply - Besar posting maksimum 100 KB - Mengirim attachment ditolak oleh sistem =========================================================

