Dear George,
Dalam Bahasa Minangkabau ada istilah khusus "mahanden" [taken from the word
"den", or "aden", similar to "saya" or "aku" in Indonesian, but cannot be
translated into Indonesian "menSaya" atau MengAku"] yang merupakan inti
dari Minangkabau [cultural context] phrase "nan barajo di hati nan ba
sutan di mato" yang diindonesiankan manjadi "[yang] Beraja di hati,
[yang] bersutan di mata" itu.
I remember this word "mahanden" brought to me in 1958 in a private
conversation with the late Bapak Mohammad Sjafei Kayutanam (former Minister
of Education during the early Indonesian Republic). "Yah," kata beliau
kepada saya,"sayangnyo Soekarno ko suko mahanden!"
Yes, in your translation context, a very egoistic and may be excentric
person; I would agree with your assesment "kepada orang yang melihat-lihat
sok raja/sok sutan itu".
Salam,
--Sjamsir Sjarif
X___________________________________________Sjamsir Sjarif, MA
Indonesian Translator, Interpreter, and Cultural Consultant
335 Gault St. #1, Santa Cruz, CA 95062, USA
Email: [EMAIL PROTECTED] Tel. (831)-426-1333 Fax (831)426-8907
http://www.usindo.net/hambo
Member of:
ATA, American Translators Association http://www.atanet.org/
NCTA, Northern California Translators Association http://www.ncta.org/
IPA, Indonesian Professional Association http://www.ipanet.org/
=======================================================
From: "george fowler" <[EMAIL PROTECTED]>
Date: Mon Jan 9, 2006 7:48 am
Subject: Beraja di hati, bersutan di mata
<http://profiles.yahoo.com/george_a_fowler>george_a_fowler
Para sahabat seBahtera,
Ungkapan peribahasa di atas itu (dikutip dari "Sitti Nurbaya," Bab 4) memang
berarti "Berbuat sekehendaknya." Tapi dengan ini, minta tolong untuk
mengerti maknanya lebih harfiah. Khususnya, kata-kata "di hati" and "di
mata" sebetulnya merujuk kepada pihak mana? Orang yang berlagak/bersikap
sebagai raja dan sutan? Atau kepada orang yang melihat-lihat sok raja/sok
sutan itu. Dengan memakai Bahasa Ingrisnya, does this mean "a sovereign in
one's (own) heart and a sutan (or "sultan," in some readings) in one's (own)
eyes," or " a sovereign in the hearts, and a sutan in the eyes, of others"?
Rasa saya, yang belakangan itu yang betul, tetapi toh kurang pasti. Terima
kasih sebelumnya atas pencerahannya.
George
No virus found in this outgoing message.
Checked by AVG Anti-Virus.
Version: 7.1.371 / Virus Database: 267.14.15/223 - Release Date: 1/6/2006
--------------------------------------------------------------
Website: http://www.rantaunet.org
=========================================================
Berhenti, berhenti sementara dan konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke:
http://rantaunet.org/palanta-setting
--------------------------------------------------------------
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan Reply
- Besar posting maksimum 100 KB
- Mengirim attachment ditolak oleh sistem
=========================================================