Assalamu'alaikum WW

...dimulai... dilaksanakan... di pelihara.....
mudah-mudahan lebih baik.....

Wassalam




http://www.kompas.com/kompas-cetak/0601/12/sumbagut/2355096.htm


Taksi Harus Beri Pelayanan Terbaik


Padang, Kompas - Sudah banyak cerita kurang sedap terkait kehadiran taksi di Bandara Internasional Minangkabau atau BIM. Dengan demikian, tidak heran jika Gubernur Sumatera Barat Gamawan Fauzi meminta taksi di BIM harus memberikan pelayanan terbaik kepada wisatawan atau pendatang. Apalagi, mulai 2006 ini Sumbar mencanangkan Visit Minangkabau Year. Jangan lagi muncul citra jelek terhadap pelayanan taksi di BIM.

”BIM adalah pintu gerbang bagi wisatawan atau pendatang yang datang melalui pesawat terbang, dari dalam dan luar negeri. Bila yang ditemui di BIM pelayanan mengecewakan, maka rusaklah citra Sumatera Barat. Karena itu, taksi bandara harus memberikan pelayanan terbaik,” kata Gamawan, awal pekan lalu di Padang.

Tak hanya itu, dalam rangka memberikan pelayanan terbaik itu, tarif baru taksi dan bus bandara sudah ditetapkan melalui Peraturan Gubernur Nomor 1 Tahun 2006. ”Bila taksi tak memakai argometer menurut ketentuan yang semestinya, wisatawan/pengunjung ke Ranah Minangkabau bisa melaporkan ke Dinas Perhubungan Provinsi Sumbar agar bisa diberikan tindakan tegas,” ungkap Gamawan.

Secara terpisah, Wakil kepala Dinas Perhubungan Sumbar Zul Evi Astar mengatakan, 15 perusahaan dengan 720 unit taksi yang beroperasi di Sumbar harus melakukan tera ulang. Mengingat tera ulang butuh waktu dua pekan, taksi dengan argometer baru akan berjalan awal Februari.

”Kita tidak ingin hanya karena pelayanan taksi, citra Sumatera Barat di sektor pelayanan menjadi jelek. Selama ini ada keluhan soal sopir taksi yang terkesan memeras, main paksa, dan sebagainya. Dengan adanya ketetapan ini, tak ada lagi hal yang selama ini mengecewakan,” katanya.

Gubernur Gamawan mengatakan, frekuensi penerbangan langsung dari luar negeri ke Sumbar juga akan ditingkatkan. ”BIM harus kita wujudkan menjadi pintu masuk utama wilayah barat Indonesia. Oleh karena itu, kita berharap frekuensi penerbangan langsung dari luar negeri terus meningkat. Kini sudah ada penerbangan langsung dari Kuala Lumpur dan Singapura. Kalau dari India masih dibicarakan dengan pusat,” katanya.

Menurut dia, upaya ini adalah bagian dari optimalisasi keberadaan Bandara Internasional Minangkabau, meningkatkan jumlah kunjungan wisata ke Sumbar yang pada gilirannya dapat menggerakkan perekonomian masyarakat. Yang perlu disadari, pembenahan dan penyempurnaan berbagai bentuk pelayanan fasilitas itu bertujuan untuk kepuasan pengunjung yang datang melalui BIM.



Z Chaniago - Palai Rinuak - http://www.maninjau.com
======================================================================
Alam Takambang Jadi Guru
======================================================================



--------------------------------------------------------------
Website: http://www.rantaunet.org
=========================================================
Berhenti, berhenti sementara dan konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: 
http://rantaunet.org/palanta-setting
--------------------------------------------------------------
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan Reply
- Besar posting maksimum 100 KB
- Mengirim attachment ditolak oleh sistem
=========================================================

Kirim email ke