Dinda Rahima dan sanak Ahmad Ridha !

Terima kasih atas  penjelasannya dan saya sependapat bahwa hukum 
agama memang tidak bisa dirubah - rubah , dan mungkin hal yang 
paling bisa dilakukan untuk mengurangi musibah , paling tidak untuk 
jamaah haji Indonesia adalah memberdayakan fungsi Ketua Regu dan 
Ketua Rombongan , untuk mengawasi anggotanya secara ketat , dan 
untuk itulah mereka dibayar . Konon katanya masing masing menerima 
200 sampai 300 rial perorang . 

Wassalam : zul amry piliang ( 57 th ) 

--- In [EMAIL PROTECTED], Rahima <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> 
> 
> --- Ahmad Ridha <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> 
> > zul amri wrote:
> > > Assalamualaikum wr.wb :
> > >   
> > 
> > Wa 'alaikumus salaam warahmatullahi wabarakaatuh,
> > >    
> > >   Tragedi yang sama berulang lagi , hampir setiap
> > tahun tragedi Mina terjadi . sebabnya apa ? karena
> > semua jamaah rebutan untuk melempar disaat afdhol
> > yakni setelah sholat Zhohor . Mungkin sudah waktunya
> > fatwa ulama tentang waktu afdhol ini harus direvisi
> > , karena Nabi sendiri melalui hadis hadisnya memberi
> > kelonggaran untuk pelemparan jumroh , bagi yang
> > berhalangan malah dibolehkan sampai malam sekalipun
> > . 
> > 
> > Pak Zul Amri, tentunya tragedi tersebut sangat
> > menyedihkan. Akan tetapi, 
> > hukum agama bukanlah sesuatu yang ditetapkan sesuka
> > manusia. Jika memang 
> > saat yang utama menurut nash adalah setelah shalat
> > zhuhur tentunya tidak 
> > mungkin lantas diubah atau ditambah waktu yang utama
> > itu. Mungkin lebih 
> > tepat untuk memberikan nasihat dan mengingatkan
> > bahwa waktunya tidak 
> > mesti setelah shalat zhuhur. Berkenaan detail
> > masalah haji mungkin Mak 
> > St. Lembang Alam atau Uni Rahima bisa memberikan
> > keterangan lebih lengkap.
> > 
> > Jangan sampai seperti Nashara yang hukum agamanya
> > "disesuaikan" sesuka 
> > hati misalnya puasa yang tadinya wajib jadi tidak
> > wajib dan semacamnya. 
> > Allahul musta'aan.
> > 
> > Mohon maaf jika ada kata yang kurang berkenan.
> > 
> > Allahu Ta'ala a'lam.
> > 
> > Wassalaamu 'alaikum warahmatullahi wabarakaatuh,
> 
> 
> Da Zul Amri dan dunsanak kasadoalahe.
> 
> Begini. Dalam memahami agama seharusnya kita jangan
> sampai melupakan dasar manusia ini diciptakan
> sebenarnya untuk apa.
> 
> Allah berfirman : "Dan aku tidaklah menciptakan
> manusia dan jin selain menyembahKu".
> 
> Disisi lain Allah berfirman: " Allah tidak membebani
> seseorang, kecuali sekedar kemampuannya".
> 
> FirmanNya lagi kira-kira begini terjemahannya " Allah
> tidak menginginkan dalam urusan agama ini mempersulit
> kamu, namun menginginkan kemudahan untukmu(dalam hal
> tersebut".
> 
> 
> Wassalam. Rahima(36)
> 
> 
> 
> 
> Kita harus ingat
> > Ahmad Ridha bin Zainal Arifin bin Muhammad Hamim
> > (l. 1980M/1400H)
> 






--------------------------------------------------------------
Website: http://www.rantaunet.org
=========================================================
Berhenti, berhenti sementara dan konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: 
http://rantaunet.org/palanta-setting
--------------------------------------------------------------
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan Reply
- Besar posting maksimum 100 KB
- Mengirim attachment ditolak oleh sistem
=========================================================

Kirim email ke