Saya copykan kemilist ini, semoga bermanfaat adanya.

Wa'alaikumsalamwarahmatullahiwabarakaatuhu.

Banyak sekali diantara kita ummat Islam yang sering
salah pengertian terhadap ajaran agama kita sendiri,
sering salah dalam menafsirkan suatu ayat ataupun
hadist. 

Benar ada hadist "Shautulmarah auratun".

Kalau kita membaca atau mendengar suatu hadist, dan
kita tidak mengetahui derajat hadist itu apa,
sebaiknya kita diamkan saja dulu, diam dengan arti
kata kita berfikir : Apa benar secara logika kita
sajalah, suara wanita itu aurat, aurat berarti yang
tidak boleh diperlihatkan/diperdengarkan.

Kalau dari hati dan logika kita saja merasakan, tidak
mungkin begitu, apakah wanita disuruh diam saja? kalau
begitu bagaimana dengan posisi wanita berdakwah,
berdagang, mengajar, bukankah berdagang perlu
keramahan, bergaul perlu dengan kelemah lembutan dan
keramahan dengan siapapun. Bukankah firman Allah
ta'ala dikatakan : " Maka dengan rahmat Allah
hendaklah kamu berlemah lembut dengan mereka dalam
berdakwah(lemah lembut bukan berarti kita tidak boleh
tegas, beda antara keras dengan tegas, harus kita bisa
memilah kedua kata ini).

Dakwah, dan menyiarkan Islam, adalah umum untuk lelaki
dan perempuan. Lantas bagaimana kita bisa mengatakan
suara perempuan itu aurat, yang tidak boleh
diperlihatkan, di perdengarkan?

Dari hal tersebut diatas, maka sebaiknya kita meneliti
derajat hadist tersebut. Atau kita melihat
penafsirannya dari para ulama, andaikan hadist
tersebut shahih.

Namun berkaitan dengan hadist diatas, bukan berderajat
hadist shahih. Dan seringnya sebahagian para ustadz
yang sedikit ekstrim menjadikan hadist tersebut
sebagai dalil.

Padahal jelas dalam AlQuran yang sudah pernah saya
sampaikan bahwa perempuan hanya dilarang untuk melemah
lembutkan atau sengaja berkata manis, untuk menarik
perhatian kaum pria, dan ini menimbulkan fitnah, juga
membuat hati kaum pria menjadi bernafsu.

Bagaimana dengan di Mesir yang mayoritas ummatnya
muslim bersikap terhadap MTQ ini. Setahu saya mereka
tidak membolehkan, begitupun dengan menyanyi. Lain
dengan dakwah atau berpuisi yang kata-kata puisi
tersebut mengandung makna, dibolehkan.Sebahagian ulama
kita di Indonesia, pernah saya tanyakan bagaimana
sikap beliau dengan MTQ ini bagi perempuan. Baginya
boleh-saja. Allahua'lam, dalam hal MTQ, saya sendiri
tidak berani berkomentar, hanya mampu berkomentar yang
sudah pasti-pasti saja hukumnya dalam AlQuran yaitu
mengalun-alunkan suara dengan maksud menarik perhatian
kaum pria dan membuat hati kaum pria tergoda.

Pernah suatu kali mahasiswi/mahasiswa Indonesia ikutan
nasyid Islami dan sampai masuk televisi. Ternyata
Mahasiswi Indonesia ini, sempat bermasalah dengan
aparat asrama puteri Mesir itu. Hampir tidak
dibolehkan lagi untuk tinggal diasrama tersebut. Apa
alasan mereka? 

Karena, pertama : Menyanyi di televisi untuk kaum
perempuan khususnya mahasiswi Al Azhar walaupun lagu
nasyid yang didendangkan, bagi mereka tetap haram
hukumnya, yang kedua karena mahasiswi tersebut tampil
juga tanpa izin pihak asrama yang berwenang.Al Azhar
memang sangat ketat dalam hal ini, asrama puterinya
memang disiplin tinggi dan perempuan itu kalau keluar
persis seperti di pesantren, mempunyai waktu-waktu
keluar, tidak sembarangan saja.Berbeda dengan
pemerintahannya, para penyanyi perempuan bagai jamur
ditelevisi.

Dakwah, puisi Islami, tidak sama dengan mendendangkan
suara merdu, atau nasyid bermusik.

Jadi, semoga kita dapat membedakan suara semacam apa
yang tidak dibolehkan untuk kaum perempuan dihadapan
kaum pria itu.

Wassalamualaikum. Rahima.(36thn)

--- PakTani <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> Assalamualaikum wr wb
>   rekan-rekan di surau , saya ingin menanyakan
> apakah suara wanita termasuk aurat ?
>   apakah benar di arab wanita dilarang
> mempublikasikan suaranya (didengar oleh orang
> banyak)
>   misalnya wanita tersebut mengaji dan didengar
> suaranya oleh orang banyak ?
>   atau wanita tersebut membaca puisi dan didengar
> suaranya oleh orang banyak
>   apakah itu dilarang ?
>   padahal wanita tersebut membacakan ayat ayat suci
> alquran ? apakah itu dilarang ?
>   atau puisi yang dibacakannya adalah puisi yang
> bertuliskan ayat ayat suci alquran ?
>    
>   mohon pencerahannya 
>   terima kasih
>   wassalam


__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 

--------------------------------------------------------------
Website: http://www.rantaunet.org
=========================================================
Berhenti, berhenti sementara dan konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: 
http://rantaunet.org/palanta-setting
--------------------------------------------------------------
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan Reply
- Besar posting maksimum 100 KB
- Mengirim attachment ditolak oleh sistem
=========================================================

Kirim email ke