Dear Dunsanak kasadonyo,
Mohon bantuannya utk mendapatkan konfirmasi ttg Pesta Tabuik di Pariaman yg
sdh menjadi 'icon' pariwisata Sumbar ini? Apakah memang jadi dibatalkan?
Berita ini saya dpt pertama kali dr rekan2 di Klub Fotografi yg menyampaikan
bahwa Pesta ini dibatalkan. Pada hal mrk sdh pada nabung dan siap2 utk hadir
dan motret acara khusus ini. Mrk baca di detik.com. Ttp stlh sy cari di google,
ketemu di Republika Online:
http://www.republika.co.id/koran_detail.asp?id=232871&kat_id=383. Anehnya kok
gak ada di koran lokal ya? Apa sensitifiti koran lokal jg kurang thd isu ini?
Kaget dan tidak habis mengerti saya. Krn Gamawan Fauzi Gubernur Sumbar, 25
Desember 2006 lalu baru saja meluncurkan Buku Kalender Wisata 2006 secara
besar2an, ampe Menristek segala hadir (apa hubungannya ya Ristek dg
Pariwisata...?). Nah skrg kok tiba2 Pejabat Pemda menyatakan akan
membatalkannya begitu saja?
Apakah ini sejalan dg kebijakan Pemda Sumbar? Apakah tidak ada koordinasi
satu sama lain? Apa hubungannya Buku Kalender Wisata Gubernur tsb dg pembatalan
ini?
Katanya thn 2006 adalah : "Visit Minangkabau Year 2006". Apakah disadari
dampaknya thd wisatawan asing yg akan berkunjung dg pembatalan tiba2 seperti
ini? Apakah orang luar masih akan percaya dg jadwal2 berikutnya dari Pemda?
Mengertikah kita bgmn merencanakan suatu perjalanan wisata dan booking
tiket/hotel jauh2 hari bbrp bulan sblmnya? Kalau dpt tiket promosi dan
dibatalkan tiketnya akan hangus...??
Saya msh berusaha cari konfirmasi jg. Krn saya msh bersemangat agar teman2
para Senior Fotografers dan jg bbrp dr Majalah Wisata dr Jkt ini bisa ikutan
meliput acara besar ini. Mungkin buat mereka mrpkn hobby. Tetapi Para
Fotografer yg sdh cukup qualified dg segudang peralatan canggih2 ini secara
tidak langsung akan membantu kita utk menunjukkan dan membuka "mata dunia" thd
"permata" yg secara "tidak sengaja disimpan" terus di Ranah Minangkabau ini.
Masak acara Ogoh-Ogoh aja di Bali, mrk pd berebut terbang kesana. Sdgkan ke
Sumbar yg kaya budaya dan luar biasa cantik alamnya dg tiket cuman 285rb aja
mrk tidak tertarik? Ah masak sih kita tidak mau membukakan pintu buat para
fotografer ini...? Melihat hasil Liputan Hunting di Sumbar kmrn, mereka sampai
pd bilang: "Wah... ternyata Sumbar itu surganya buat fotografer ya...?". Krn
saking banyaknya obyek2 yg sgt menarik... Ya, Ranah Minangkabau adl The
PHOTOGRAPHERS PARADISE... Kadang kita mungkin sdh gak menyadarinya krn saking
sdh biasanya kita dg lingkungan kita ini... Bener gak...??
Yg perlu dikonfirmasi satu lg. Td pg saya terima sms dr Pdg. Katanya Pesta
Tabuik ini sblm Gubernurnya Gamawan, selalu diprakarsai dan didukung oleh Pemda
Sumbar. Skrg tidak lagi, krn alasan dana. Oleh krn itu, masyarakat terpaksa
swakarsa dan berusaha keras agar acara ini tetap bisa jalan terus.
Pemda Pariaman akhirnya jg membantu fasilitas dan dana ala kadarnya. Ttp
tidak dan blm ada dr Pemda Sumbar. Utk acara puncak Hoyak Tabuik 11-12 Feb blm
ada dana sama sekali katanya. Sedangkan acara masyarakat sdh dimulai dr kmrn
seadanya. Hari ini katanya ada Lomba Layang, Maarak Jari2, Manabang Batang
Pisang, dll. Rekan2 dr Klub Fotografer Pdg hr ini saya minta bantuannya
mengirim teman2 yg bisa utk ikut meliput juga.
Skl lg, mohon bantuan konfirmasinya. Mudah2an informasi saya tidak sejelek
ini. Walaupun saya sudah sempet malu jg sama teman2 di Klub Fotografi di Jkt
ini. Menyandang titel Sumbar dan sbg org Minang nya itu lho...:D Ttp
setidaknya, baru itu yg dpt saya bantu dan perbuat dr Rantau sejauh ini.
Membantu dan berkontribusi utk pengembangan kampuang kan tidak selalu hrs dalam
bentuk materil kan...:D Msh banyak jg cara2 lainnya sesuai kemampuan dan bidang
kita lah. Talabiah takurang, mohon maaf sebelumnya, termasuk buat Pak Gubernur
yang saya hormati.
Salam,
Nofrins
========================================================
Resensi dr Mjlh Gatra:
Sumbar Luncurkan "Kalender Wisata 2006"
Padang, 26 Desember 2005 10:26
Sumatera Barat meluncurkan "kalender wisata" berisi
event-event kepariwisataan 2006 yang digelar di daerah
ini, sekaligus panduan bagi pelaksanaan tahun
kunjungan wisata "Visit Minangkabau Year 2006".
Kelender wisata dalam bentuk buku ekslusif 50 halaman
berbahasa Inggris dan dihiasi puluhan foto objek
wisata serta atraksi seni budaya Minangkabau itu,
diluncurkan Gubernur Sumbar H Gamawan Fauzi di Padang,
Minggu malam.
Hadir dalam peluncuran, Menristek Kusmaryanto
Kadirman, bupati dan walikota se-Sumbar beserta kepala
Dinas Pariwisata masing-masing, pelaku dunia wisata
Sumbar dan 70 travel agen dari Malaysia dan Indonesia.
Peluncuran juga ditandai dengan penyerahan secara
simbolis kelender wisata Sumbar kepada perwakilan
travel agent dari Malaysia, Jakarta, Bandung,
Semarang, Surabaya, Pekanbaru dan Sumbar.
Dalam kelender tersebut, dicantumkan sejumlah event
pariwisata andalan Sumbar antara lain, Pesta Tabuik
Pariaman (31 Januari hingga 13 Februari 2006), Tradisi
Bulan Basyafa di Ulakan Padang Pariaman (10 hingga 16
Maret 2006) dan Wisata Dirgantara Paragliding di
Puncak Lawang, Agam (15 hingga 20 Mei 2006).
Kemudian, kegiatan jalan kaki internasional di Padang
dan Bukittinggi (23 hingga 25 Maret 2006), paragliding
dan renang antar pulau di Carocok, Pesisir Selatan (8
hingga 9 juli 2005), Festifal Pagaruyung di
Batusangkar (12 hingga 17 Juli 2006), turnament
surfing internasional di Pulau Mentawai (Agustus
2006).
Selanjutnya, lomba perahu naga di Padang (7 Agustus
2006), Festifal Randai di Payakumbuh (Agustus dan
Desember 2006), Tradisi Potang Balimau di Pangkalan,
50 Kota (September 2006), Festival Padati di
Bukittinggi (Oktober 2006), Festival Danau Kembar di
Kabupaten Solok (November 2006) dan Festival Multi
Budaya di Sawahlunto (1 hingga 3 Desember 2006).
Juga ditampilkan, Festival Baralek Gadang di Solok
(Desember 2006), Lomba Rafting di Batang Kuantan,
Sawahlunto Sijunjung (Desember 2006), Idul Fitri
Festifal di Padang Panjang (November 2006), Pacu Jawi
di Payakumbuh (April, Juli dan November 2006) dan
Peringatan perang PDRI Situjuh di 50 Kota (15 Januari
2006).
Kelender itu juga dilengkapi data dan keterangan
sarana pendukung wisata seperti daftar penerbangan,
bus, taxi, kereta api, hotel, restoran, biro
perjalanan, perbankan, galeri seni dan kantor
pariwisata se-Sumbar. [TMA, Ant]
---------------------------------
Bring words and photos together (easily) with
PhotoMail - it's free and works with Yahoo! Mail.
--------------------------------------------------------------
Website: http://www.rantaunet.org
=========================================================
Berhenti, berhenti sementara dan konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke:
http://rantaunet.org/palanta-setting
--------------------------------------------------------------
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan Reply
- Besar posting maksimum 100 KB
- Mengirim attachment ditolak oleh sistem
=========================================================