FYI 
[ET Hadi Saputra] 
----- Forwarded by Wikan Sarwawidyasari/RE/JKT/Alpharma on 02/16/2006 03:00
Subject
TILANG AJA PAK!


Temen-temen  kalo  lu ditilang di jalan oleh polisi apapun, jangan  sekali2
damai  atau  ngasi  duit,  bilang  tilang aja langsung. Hasilnya tuh plokis
pasti  bete  karena  gak  dapet  duit.  Kedua,  ngurusnya  gampang kok, dan
dendanya resmi... Begitu sodara..sodara.

Tipsnya :

1.  Kalo  lu  ditilang  di  jalan sebenernya ada dua pilihan (gue juga baru
tahu), form biru dan form merah.

2.  Form  biru  adalah  kalo  lu  terima kesalahan lu (artinya lu gak perlu
berdebat  ama  hakim).  Dgn  form ini lu bayar dendanya di BRI yg ditunjuk,
abis  bayar  denda  resmi  ke  BRI,  ambil SIM ato STNK yg disita ke kantor
Ditlantas POLDA Metro di Pancoran, gedung baru, sebelum Gelael arah Cawang.
Di  sini  ada ruang khusus loket Tilang, ruang tunggu nyaman ber-AC, dengan
hiburan satelite TV (norak ya gue).

3.  Form  merah  artinya  lu gak terima kesalahan lu, dan dikasi kesempatan
untuk  berdebat  ato  minta  keringanan  ama hakim. Biasanya tanggal sidang
adalah  maksimum  14  hari  dari  tanggal  kejadian, tergantung hari sidang
Tilang  di PN (Pengadilan Negeri) bersangkutan. Contoh, seandainya ditilang
di  Kuningan,  berarti  sidang   di  PN  Jaksel, Jl. Ampera, di sini sidang
tilang  setiap  Selasa.  Nah, oleh polisi, barang sitaan (SIM or STNK) akan
disetor  ke kantor Ditlantas Pancoran itu sampai dengan H-1 tanggal sidang.
Jadi selama masih di Pancoran SIM/STNK itu bisa ditebus tanpa sidang ke PN,
cukup  ke  loket  yg  gue sebutin tadi, serahin form merah, bayar dendanya,
SIM/STNK balik dengan sukses.

4.  H-1  tgl  sidang  dan  seterusnya,  SIM/STNK udah dikirim ke pengadilan
sesuai daerah perkara, jadi kudu ditebus di PN masing2.

5.  Kalo pengen hadir sidang, dateng sesuai tanggal sidang yang  tertera di
surat  Tilang  ke  PN yg ditunjuk. Tapi ini gak gue saranin. Kenapa? Karena
antreannya  luar  biasa  banyak,  kita  gak punya kesempatan bertemu hakim,
karena  sidangnya sebenarnya IN ABSENTIA, dan banyak banget CALO yg nawarin
bantuan. Mending enggak deh.

6.  Lebih  baik  cuekin aja tanggal sidang, ambil SIM/STNK terserah elu  di
hari  lain,  hindari  hari sidang tilang biar gak rame, terus langsung tuju
Loket khusus Tilang yang ada di masing2 PN. Tunjukin form merahnya, dalam 5
menit  SIM/STNK  udah  di  tangan  elu dengan bayar denda resmi. Sebelumnya
cermati  berapa  denda resminya, biar gak dilebih2in ama petugasnya. Contoh
nih,  gue  tahu  denda  masuk  jalur  cepat  (gue  naik  motor) Rp. 15.000,
petugasnya  bilang  Rp.  15.600,  dikasi  angka 600 seolah2 itu perhitungan
rumus2  njelimet,  padahal  akal2an  aja biar ada yg masuk kantong dia. Gue
kasi uang bullet 15.000 dia diem aja kok..hehe!

7.  Udah  ngerti  kan?  Jadi  intinya:  jangan  sekali2 damai ama polisi di
jalanan,  tilang  mah  tilang  aja, pilih prosedur sesuai tips di atas, gak
usah  sidang  kalo  gak pengen bete, cuekin calo2 yg nawarin bantuan, bayar
denda  sesuai tarif resmi. Semua ini demi INDONESIA yg bersih dan berwibawa
gemah ripah loh jinawi...hehehehe.

PS  :  Silakan disebar ke temen2, biar gak ada yg diperas ama plokis,  calo
dll.

- KEEP SAFETY RIDING & DRIVING -



--------------------------------------------------------------
Website: http://www.rantaunet.org
=========================================================
Berhenti, berhenti sementara dan konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: 
http://rantaunet.org/palanta-setting
--------------------------------------------------------------
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan Reply
- Besar posting maksimum 100 KB
- Mengirim attachment ditolak oleh sistem
=========================================================

Kirim email ke