On 2/16/06, ikra dinnata <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
>
>
> ikra dinnata <[EMAIL PROTECTED]> a écrit :
> Dalam sejarah Islam, jarang atau bahkan tidak
> ada seorang 'alim yang mengemukakan suatu pendapat
> tentang suatu hal dalam Islam, kemudian dianggap salah
> oleh lawan diskusinya dan kemudian disuruh bertobat.



Ada baiknya Pak Ikra membaca lagi sejarah Islam dengan baik. Juga
dalil-dalil yang shahih. Banyak contoh yang menunjukkan bahwa pemikiran yang
menyimpang harus dihadapi dengan berbagai cara, mulai dengan menasihati,
menegur, memboikot sampai memerangi.

Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam menegur tiga orang yang ingin
beribadah menyelisihi Sunnah (dengan tidak tidur, tidak makan dan tidak
menikah). Beliau menghukum tiga shahabat yang tidak ikut perang Tabuk tanpa
udzur yang syar'i hingga akhirnya taubat ketiganya diterima oleh Allah 'Azza
wa Jalla. Beliau juga mengecam Khawarij dan memerintahkan untuk memerangi
mereka. Beliau juga mengabarkan ancaman neraka bagi pelaku bid'ah.

Abdullah bin 'Umar radhiallahu 'anhuma juga menyatakan berlepas diri dari
orang-orang yang tidak meyakini taqdir. Beliau dan Abdullah bin Mughaffal
radhiallahu 'anhu juga mengecam kerabat mereka yang menolak larangan untuk
menggunakan ketapel. Abdullah bin Abbas radhiallahu 'anhuma menasihati
Khawarij agar mereka bertaubat lalu Amirul Mukminin 'Ali bin Abi Thalib
radhiallahu 'anhu memerangi sisanya yang mulai membuat kerusakan. Beliau
juga memerangi orang-orang yang mengkultuskan dirinya.


Jika anda berbuat zina atau maling, maka anda mesti
> bertobat. Tetapi jika anda berpikir, anda dijamin
> penuh haknya oleh Islam. Bahkan Nabi memberikan
> jaminan, siapa yang berijtihad dan berpikir, orang itu
> tak pernah akan rugi. Sebab, kalau benar dapat dua
> "bonus", kalau pun salah tetap dapat satu. Sekarang, begitu mudah
> seseorang menghujat yang lain sebagai kafir, tidak islam, dsbnya.



Silakan dilihat lagi haditsnya. Yang diberikan keuntungan itu adalah seorang
mujtahid yakni orang yang telah memiliki ilmu dan bersungguh-sungguh dengan
metode yang benar untuk memutuskan masalah. Tidaklah semua orang dibebaskan
untuk berpikir sesuka hatinya. Bahkan seseorang yang memutuskan sesuatu
tanpa ilmu diancam dengan neraka. Allahu Ta'ala a'lam.




Siapa yang bisa menjamin bahwa dalam suatu
> diskusi sayalah atau anda berada di pihak yang benar
> dan sesuai dengan apa yang dikehendaki oleh Tuhan?
> Tidak ada! Oleh karena itu, permintaan tobat itu
> adalah sikap kesombongan yang tak layak bagi seorang
> Muslim.



Sungguh argumentasi yang menyelisihi dirinya sendiri. Karena berarti tidak
pantas seseorang menyalahkan orang yang meminta orang lain bertaubat.
Bukankah itu juga buah pikirannya (tuntutan bertaubat)?

Seliberal-liberalnya seseorang, ia tidak mungkin membiarkan seluruh
pemikiran. Ia akan menentang dan memerangi pemikiran yang menyelisihi
prinsipnya. Ia tidak mempermasalahkan orang yang mempermainkan prinsip agama
namun ia akan jengah dengan orang yang mengkritik pendapatnya walaupun ia
mengklaim kebebasan berpikir. Allahul musta'aan.

Selanjutnya, jika tentang takfir (mengkafirkan) adalah lain perkara. Takfir
adalah perkara besar dan harus dilakukan dengan hati-hati. Mengatakan
seseorang salah dan ia harus bertaubat tidak berarti mengkafirkan pelakunya.
Keliru besar sekali menyamakan keduanya. Orang yang berpendapat bahwa setiap
dosa besar menjadikannya kafir adalah Khawarij dan ia telah menyimpang.
Justru jika seseorang menyatakan bahwa menyalahkan seseorang sama dengan
mengkafirkannya berarti dia telah melemparkan tuduhan yang besar.

Perlu diingat juga bahwa syari'at telah mengatur hukuman bagi orang yang
kafir setelah beriman. Sungguh aneh orang yang berpendapat bahwa tidak boleh
menghukum orang yang murtad. Apakah syari'at memerintahkan suatu aturan yang
tidak boleh dilaksanakan?

Mohon maaf jika ada kata yang kurang berkenan. Allahu Ta'ala a'lam.

Wassalaamu 'alaikum warahmatullahi wabarakaatuh,

--
Ahmad Ridha ibn Zainal Arifin ibn Muhammad Hamim
(l. 1400 H/1980 M)
--------------------------------------------------------------
Website: http://www.rantaunet.org
=========================================================
Berhenti, berhenti sementara dan konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: 
http://rantaunet.org/palanta-setting
--------------------------------------------------------------
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan Reply
- Besar posting maksimum 100 KB
- Mengirim attachment ditolak oleh sistem
=========================================================

Kirim email ke