Kito baco Dari  SUARA PEMBARUAN DAILY Tanggal 23/3/2006

----------


Penyebaran Flu Burung Meluas di Sumbar

PADANG - Penyebaran virus flu burung secara perlahan terus meluas di sejumlah wilayah di Sumatera Barat (Sumbar). Bahkan, saat ini virus ini diduga telah mulai menyerang manusia. Seorang pegawai di lingkungan Kantor Gubernur Sumbar, Senin (20/3) malam, harus dilarikan ke RSUP M Djamil Padang, lantaran mengalami demam tinggi. Pihak keluarga khawatir yang bersangkutan terserang flu burung.

"Diduga pasien terindikasi flu burung (suspect) karena gejala sementara yang diperlihatkan adalah pasien mengalami demam dan sedikit pusing," kata Direktur Utama RSUP M Djamil, dr Suchyar Iskandar MKes, ketika dihubungi Rabu (22/3). Terhadap pasien ini, pihaknya telah memberikan perawatan sesuai dengan standar penananganan suspect flu burung yang ditetapkan secara nasional. Pasien itu selama lima hari dirawat di ruang isolasi.

Tenaga medis yang menangani kasus ini menyebutkan, lendir pada saluran napas pasien ternyata negatif flu burung. Begitupun hasil pemeriksaan darah juga menunjukkan kondisi normal.

"Hasil laboratorium lainnya sedang dikirim ke Jakarta. Hasilnya akan diterima sekitar 3-4 hari lagi," kata Suchyar tanpa menyebutkan identitas pasien.

Meluas

Sementara itu, serangan flu burung pada ternak unggas di Kabupaten Dharmasraya terus meluas. Setelah menyerang Nagari Sungai Rumbai, diperoleh laporan bahwa di kompleks perumahan Umega Permai, Kecamatan Sitiung dan di Jorong Tabiang Tinggi, Kecamatan Pulau Punjung, ditemukan ayam mati akibat terserang flu burung. Dokter hewan di Dinas Pertanian dan Kehutanan Kabupaten Dharmasraya terus memeriksa unggas yang dilaporkan penduduk mati mendadak.

Sampel feses yang diambil dari bangkai unggas dinyatakan positif flu burung. Penanganan sementara terhadap wabah flu burung pada unggas dilakukan dengan memusnahkan semua jenis unggas pada radius 1 km dari pusat serangan.

Petugas juga melakukan penyemprotan desinfektan di kandang milik masyarakat dan di lingkungan perumahan yang juga dihuni para petinggi kabupaten itu. Dari hasil operasi, sedikitnya 74 ekor ayam berhasil dimusnahkan.

Kepala Dinas Pertanian dan Kehutanan Dharmasraya, Zulkarnaini mengatakan pihaknya berupaya menangani persoalan itu secara cepat dan tepat sasaran. "Kalau tidak memungkinkan, maka kita akan terapkan depopulasi," ujarnya.

Sedangkan, Kepala Dinas Pertanian, Peternakan, dan Kehutanan Kota Padang, Asnel mengatakan di sejumlah tempat flu burung juga telah menyerang kandang ayam warga.

Saat ini terdapat 50 ekor ayam yang mati mendadak. Atas laporan tersebut, petugas langsung membakar 50 ekor ayam itu.

"Kita juga telah mengambil spesimennya untuk diuji ke Balai Penyidikan Penyakit dan Veteriner (BPPV) Sumbar, Riau dan Jambi di Baso, Kabupaten Agam. Karena tidak puas dengan spesimen yang dikirim, BPPV langsung ke lapangan melihat lokasi kejadian. Hingga saat ini hasilnya belum didapatkan," kata Asnel. (BO/A-16)


No virus found in this outgoing message.
Checked by AVG Anti-Virus.
Version: 7.1.385 / Virus Database: 268.2.6/288 - Release Date: 3/22/2006
--------------------------------------------------------------
Website: http://www.rantaunet.org
=========================================================
Berhenti, berhenti sementara dan konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: 
http://rantaunet.org/palanta-setting
--------------------------------------------------------------
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan Reply
- Besar posting maksimum 100 KB
- Mengirim attachment ditolak oleh sistem
=========================================================

Kirim email ke