Kalau Sum-Bar tidak ingin menjadi RIAU yang GUNDUL penuh BOROK dan sangat memprihatinkan, maka sikap WALHI jelas harus didukung. upaya-upaya pembabatan hutan yang sewenang-wenang memang sudah selayaknya disikapi dengan tegas.
--- Sjamsir Sjarif <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Kito baco dari SUARA PEMBARUAN DAILY Tanggal > 23/3/2006 > > ---------- > > > > Walhi Ancam Gubernur Sumbar > > PADANG - Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) mengancam > akan membawa Gubernur > Sumbar ke jalur hukum, jika izin HPH hutan seluas > 49.450 hektare di Siberut > Utara, Kabupaten Kepulauan Mentawai dikeluarkan. > Saat ini, Walhi sendiri > telah melayangkan dua kali somasi ke Gubernur dan > Menteri Kehutanan, > terkait dengan rencana pemerintah mengeluarkan izin > Hak Pengelolaan Hutan > (HPH) untuk PT Salaki Summa Sejahtera (SSS) di > Kepulauan Mentawai. > > "Kalau izin itu tetap dikeluarkan, akan terjadi > bencana di Mentawai. Banjir > besar akan menghantam kawasan Mentawai dan > lingkungan sudah pasti akan > rusak," kata eksekutif daerah Walhi Sumbar, Agus > Teguh Prihartono, kepada > wartawan di Padang, Rabu (22/3). Walhi > mengungkapkan, di areal hutan seluas > 49.450 ha yang akan dijadikan hutan produksi oleh PT > SSS, hanya 60 persen > yang dapat dimanfaatkan. Selebihnya telah diambil > perusahaan sebelumnya > yang memiliki Izin Pemanfaatan Kayu (IPK). > > "Dan kita juga khawatir akan terjadi kerusakan > terhadap kawasan hutan > nasional. Sebab, hutan produksi itu berbatasan > langsung dengan hutan > nasional," kata Agus. Saat ini, Walhi menduga bila > izin HPH tetap > dikeluarkan, persoalannya akan berkaitan dengan > sumber kehidupan masyarakat > Mentawai. Karena di kawasan tersebut banyak terdapat > aliran sungai yang > memang berhubungan dengan hutan yang ada di sekitar > kawasan tersebut. > > Berdasarkan data Walhi, sejak tahun 1970, hutan di > kawasan Mentawai telah > dieksploitasi. Dari tahun 1972 sampai tahun 1992 > sebanyak 1,7 juta meter3 > hasil kayu hutan Mentawai telah ditebang. > Berdasarkan verifikasi Departemen > Kehutanan, areal pencadangan HPH alam PT SSS > tersebut tidak layak untuk > diusahakan atau dimanfaatkan sebagai satu unit > manajemen hasil hutan kayu > pada hutan alam produksi secara lestari. Verifikasi > itu tertuang melalui SK > Menhut No 287/Menhut-VI/2003, PP No 34 tahun 2004, > Kepmenhut No > 4795/kpts-II/2002 dan Kepmenhut No 33/Kpts-II/2003 > serta masukan dari > lembaga internasional WWF (1980) dan Unesco (1981). > > Kondisi ini tidak bertahan lama. Karena kemudian > Menhut membatalkan surat > No 287/ Menhut-VI/2003 tentang pembatalan > pencadangan areal alam atas nama > PT. SSS dan memutuskan untuk melanjutkan proses > pencadangan PT. SSS dengan > alasan pengamanan areal kawasan hutan produksi di > sekitar Cagar Biosfir dan > aspek kesejahteraan masyarakat. Ini dijelaskan > melalui surat No. > 665/Menhut-VI/2003. > > Hal ini menimbulkan pro dan kontra. Karena itu > tanggal 19 Oktober 2004 > dengan SK Menhut No 422/2004 dibentuk tim terpadu > pengkajian pengelolaan > hutan produksi di Pulau Siberut untuk melakukan > evaluasi terhadap praktik > yang dilakukan oleh HPH Koperasi Andalas Madani yang > melakukan pengolahan > di Siberut dan melakukan proses perizinan HPH PT SSS > dan IPK lainnya. (BO/W-8) > > > > > No virus found in this outgoing message. > Checked by AVG Anti-Virus. > Version: 7.1.385 / Virus Database: 268.2.6/288 - > Release Date: 3/22/2006 > > -------------------------------------------------------------- > Website: http://www.rantaunet.org > ========================================================= > Berhenti, berhenti sementara dan konfigurasi > keanggotaan anda, silahkan ke: > http://rantaunet.org/palanta-setting > -------------------------------------------------------------- > UNTUK DIPERHATIKAN: > - Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika > melakukan Reply > - Besar posting maksimum 100 KB > - Mengirim attachment ditolak oleh sistem > ========================================================= Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com -------------------------------------------------------------- Website: http://www.rantaunet.org ========================================================= Berhenti, berhenti sementara dan konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting -------------------------------------------------------------- UNTUK DIPERHATIKAN: - Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan Reply - Besar posting maksimum 100 KB - Mengirim attachment ditolak oleh sistem =========================================================

