Assalamualaikumwarahmatullahiwabarakaatuhu. Imam Syarawi dalam penafsirannya (hal 6825) mengatakan : Salah seorang orientalis berkata : Bagimana kamu (ummat Islam) mengatakan bahwa AlQuran diturunkan dengan bahasa Arab, sementara disana ada lafaz-lafaz asing seumpama kalimat : Aamin yang mana kamu meng aminkan disaat Imam membaca doa, juga terdapat lafaz bangsa Rum, juga Parsi?.
Dijawab oleh Imam Assyarawi : Orientalis tersebut tidak memperhatikan bahwa bangsa Arab menerima lafaz-lafaz yang berbeda dari beberapa bangsa akibat percampuran sesama mereka, kemudian lafaz ini sudah menjadi bahasa orang Arab itu sendiri (sama sajalah dengan kita bangsa Indonesia, doa, shalat , jihad, dllnya yang berasal dari bahasa lain, sudah dibahasa Indonesiakan, maka jadilah ia bahasa Indonesia). Beberapa contoh bahasa Asing yang sudah menjadi bahasa Arab, dimana terdapat didalam AlQuran: 1. Aamin. Orang Parsi mengatakan kalimat ini diucapkan tatkala kita membaca doa dan diselingi dengan aamin. Artinya perkenankanlah aku. Dari Abu Hurairah radhiallahuanhu ia berkata, Rasulullah Shallallhualaihiwsallam bersabda: Apabila seorang Imam mengucapkan aamiin, maka aaminkanlah, karena sesungguhnya Malaikat turut mengaminkannya juga, semoga diampunkan dosa apa-apa yang telah terdahulu(H.R Al Aimmah Bukhari, Muslim, Ahmad, Malik). 2. Contoh dari lafaz Rumawi, pada ayat Am Hasibta annaa ashaabalKAHFI WARRAQIIMI. Kaanuu min aayaatinaa ajabaa(Q.S Kahfi 9) Kahfi dan Arraqiim, berasal dari bahasa Rumawi. Imam Assyuyuthi (salah seorang mufassir, dan muhaddist), mengatakan dalam bukunya : Al Itqaan 2/112) maksud kahfi disini ada tiga pendapat : allauh, alkitaab, addawaah 3. Kata Shiraath, Imam Annuqas dan Ibnu Jauzi mengatakan bahwa Shirath ini adalah Atthariq=jalan dalam bahasa Rumawi. 4. Kata (Tafiqa), dalam ayat Wa thafiqaa yakhsifaani alaihimaa, miwwaraqiljannah (Q.S Al Araf 22), artinya qasadan=bermaksud dalam bahasa Rumawi. 5. Abaariq ( dari bahasa Parsi) 6 Dinar(dari bahasa Parsi) 7. Sijjil(dari bahasa Parsi). Nahnu naqussu, alaika ahsanalqasasi bimaa auhaynaa ilaika, haadzalquraani, wainkunta minqabliHi laminalghaafiliin(Q.S Yusuf 3). ( Dan kami menceritakan kepada engkau (wahai Muhammad), sebaik-baik kisah, dengan apa-apa yang kami wahyukan kepada kamu daripada AlQuran ini, sementara engkau disaat itu termasuk orang-orang yang ghaafilun(lalai). Apakah yang dimaksud lalai disini, benarkan Rasulullah lalai..?..(bersambung, insyaAllah Taala) Wassalamualaikum. Rahima(37thn), Cairo 2 April 2006. __________________________________________________ Do You Yahoo!? Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around http://mail.yahoo.com -------------------------------------------------------------- Website: http://www.rantaunet.org ========================================================= Berhenti, berhenti sementara dan konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting -------------------------------------------------------------- UNTUK DIPERHATIKAN: - Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan Reply - Besar posting maksimum 100 KB - Mengirim attachment ditolak oleh sistem =========================================================

