Wa'alaikumsalamwarahmatullahiwabarakaatuhu. Alhamdulillah, segala puji memang teruntuk hanya pada Allah ta'ala, namun Allahpun banyak memuji Rasulullahdan sahabatnya, Rasulullah banyak memuji para sahabat dan orang-orang yang berbuat kebaikan, orang-orang yang taqwa, namun segala kelebihan dan kebaikan, serta pujian itu, tetap itu dari rahmat dan karunia Allah juga.
Ada beberapa orang yang salah duga akan maksud ayat " Alhamdulillah", sehingga pujian kepada manusia tidak boleh, karena ayat diatas mengatakan " Segala puji bagi Allah". Benar, pujian dikembalikan semuanya pada Allah, tapi tidak menafikan kita untuk memuji seseorang, asal kita ingat yang beri itu semua adalah Allah. Kita memuji seseorang itu baik, wajar ia mendapat pujian, namun kita harus ingat Allahlah yag menciptakannya, dan menjadikannya semacam itu. Tatkala kita memuji paras cantik, ganteng dari pujaan kita, kita katakan padanya "MasyaAllah, betapa cantik/ganteng nya dirimu ini". Da Elthaf, ngak usah heran, beliau ini didikan Athan. Saya hampir setiap saat berteman dengan orang Athan di Kairo ini(home staffnya). Kesan yang dapat saya lihat biasanya orang Athan itu, disiplinnya kuat, cerdas, jelimet, bertindak dan berkata pakai pertimbangan akal, pandangan mereka luas dan jauh kedepan. Bila menilai sesuatu itu netral dan yang berani menegakkan apa yang benar itu(namanya juga Athan), biasa berani ditengah kegelapan, dilautan orang takut berenang, mereka santai aja, diudara orang takut melayang, mereka kesana kemari kayak burung yang terbang diangkasa(hehehe..jelaslah wong pilot, angkatan udara).Dan anak-anak mereka biasanya berhasil, serta disiplin juga, kalau di Kairo, malah anak-anak Athan ini selalu memegang rangking di kelas. Ada ngak kekurangan mereka, so pasti ada,(banyak juga para tentara yang ngak becus sikapnya, para polisi, dllnya), begitulah manusia semua punya kekurangan dan kelebihan. Ada ngak yang bukan seperti ciri-ciri seperti yang saya sebutkan diatas, so pasti ada(biar ngak dibilang pula memakai kaca mata kuda, terpaksa saya harus dijelasin semuanya, ada ngak adanya, baik buruknya, ini itunya). Itulah kesan saya dengan "home staff" yang ada di Kairo, selama 10 thn berganti-gantian pejabat yang memegang Athannya.Dan saya melihat dari postingan-postingan, nasehat-nasehat serta saran mak Asmardi ini, mengingatkan saya pada home staff yang ditempatkan di Kairo, disiplin, tenang, wibawa, rendah hati, pandangannya jauh kedepan. Itu sebabnya saya mengagumi beliau, dan sangat segan terhadap beliau ini, serta berani meminta pendapat beliau dalam berbagai hal, bila saya menghadapi berbagai persoalan, dan selalu jawaban beliau ini cukup netral dan memuaskan, menenangkan hati saya.(email-email beliau ini saya simpan baik-baik, karena banyak petuahnya). Mak Lembang alampun adalah orang yang sangat saya segani di RN ini, tawadhu', tenang, kelihatan sekali agamanya kuat, banyak pendapat beliau yang saya sesuai, saya justru kagum, karena beliau bidang umum, tapi agamanya kuat, kalau orang agama kuat bagi saya biasa, toh..itu bidang dia, tapi orang umum, agamanya kuat, bagi saya sungguh suatu hal yang pantas dijadikan contoh tauladan(yang mudapun ada mengikuti jejak mak Lembang ini, kanda Arnoldison, dik Ronald Putra, dik Ridha, spesialist komputer(umum), tetapi agama kuat, MasyaAllah. Dan ternyata da Sutan Sinaro juga orang umum, agamanya kuat, luar biasa, menterjemahkan bahasa Arab saja sudah mampu, kalau orang yang memang bidang agama menterjemahkan bahasa Arab mampu, itu biasa bagi saya, tetapi kalau orang umum? suatu hal yang pantas dicontoh, lihat juga da Zul Amri yang dimasa tuanya, namanya belajar, ngak pernah bosan-bosannya saya lihat, belajar-dan belajar terus, akhir hidup beliau banyak membaca, (mudah-mudahan beribadah juga tentunya, subhanallah). Mak Ngah, lihatlah beliau ini, ilmu tata bahasa dan terjemahan beliau luas, masih rajin membongkar-bongkar buku. Kalau yang masih muda bongkar-bongkar buku dan kamus, itu biasa saja bagi saya, karena wajar dan sepantasnya kalau masih muda melakukan hal ini. Sikap mak Ngah rajin meneliti ini, mengingatkan saya dengan almarhum ayah saya, bangun tidur membaca, mau tidur membaca, kemana-mana membaca alam. Suatu i'tibar dan pelajaran bagi saya kelak, kalau Allah memanjangkan umur saya, saya berusaha seperti beliau-beliau ini, diakhir-akhir hayat, dimasa tua, saya ingin banyak membaca, beribadah dan bersikap lurus kedepan, banyak dari warga RN ini yang saya jadikan contoh tauladan baik bagi saya, tentu tidak tersebutkan semuanya. Sekedar cerita menjadi contoh tauladan kelak dihari tua saya, saya mau jadi apa, mau ngapain, dan akhir hidup saya mau kemana arahnya? Wassalamu'alaikum. Rahima(37thn, muda alah talampaui, tuo bana alun juo lai) --- "Elthaf (elthaf)" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Sanang bana mandanga pengalaman Mak Asmardi di Iran, > ambo lah pernah > basuo jo Mak Asmardi di Lap. Tenis AU di Jkt, wakatu > tu ambo jo Mak > Parapat ka situ, bakenalan ambo, yo baliau sangaik > randah hati, pengayom > dan sangat luas jalan pikiran dan nasehat baliau > tantang RN ko. > Salam ciek untuak Mak Asmardi > Wassalam, > Elthaf > > __________________________________________________ Do You Yahoo!? Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around http://mail.yahoo.com -------------------------------------------------------------- Website: http://www.rantaunet.org ========================================================= Berhenti, berhenti sementara dan konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting -------------------------------------------------------------- UNTUK DIPERHATIKAN: - Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan Reply - Besar posting maksimum 100 KB - Mengirim attachment ditolak oleh sistem =========================================================

