Assalamu'alaikum ww,
Iko wak kirin ciek kaba dari koran ari ko.

Riau Pos. SELASA, 4 ARPIL 2006
Anggota DPRD Bakuhantam
Tangan Luka Robek, Dilaporkan Polisi
. Laporkan RPG, Padang

PERISTIWA cukup memalukan muncul dari DPRD Padang. Kemar¬in, anggota DPRD 
Padang Sabaru¬din Herman (45) melaporkan peris¬tiwa penganiayaan terhadap 
dirinya ke Mapoltabes Padang. Dia mengaku dianiaya oleh anggota DPRD Padang 
Maidestal Hari Mahesa. Sabaruddin adalah Ketua Fraksi PPP, sementara Maidestal 
merupakan anggota di fraksi yang sarna.
Menurut Sabaruddin kepada pe¬nyidik Poltabes Padang Aipda Syahr¬ial Chandra di 
ruang Unit Judi Susi¬la (Judsus), akibat penganiayaan tersebut, dia mengalami 
luka robek di telapak tangan kirinya dan menda¬pat enamjahitan.
Sabaruddin mengaku dilempar Maidestal dengan kobokan (tempat cuci tangan) yang 
terbuat dari kaca di ruang Fraksi PPP, sekitar pukul 13.00 WIB.
Masih menurut Sabaruddin, masalah antara dia dan Maidestal dipicu kebijakan 
FPPP yang tidak melibatkan Maidestal dalam Panitia Khusus (Pansus). Padahal, 
saat ini ada tiga Pansus di DPRD yang dibentuk untuk membahas Ranper¬da.
Kronologisnya, kata Sabaruddin, bermula ketika dia selaku Ketua Fraksi akan 
mengadakan rapat frak¬si dengan anggota fraksi membahas permintaan Maidestal, 
yang kebera¬tan karena namanya tidak dikirim¬kan dalam pembentukan Pansus.
"Sehabis Shalat Zuhur saya ma¬suk ke dalam ruang fraksi. Di sana yang telah ada 
Maidestal dan ang¬gota lainya, Ir Priyanto. Saya kemu¬dian menyalami Ir 
Priyanto dan Maidestal," kata Sabruddin. Sewak¬tu hendak mengambil posisi 
duduk, masih menurut Sabaruddin, tiba-tiba Maidestal mengambil kobokan cuci 
tangan kaca yang ada di depannya dan melemparkannya ke arah kepa¬la Sabaruddin. 
Dengan reflek lem¬paran tersebut ditangkis dengan tangan kirinya, dan 
mengakibatkan pergelangan tangan sebelah kirinya luka robek.
Setelah kejadian itu, Ketua F PPP ini langsung pergi ke rumah sakit untuk 
mengobati lukanya. Luka robek yang dialami mendapat enam jahitan. Dari rumah 
sakit, Sabarud¬din melaporkan peristiwa tersebut ke Poltabes Padang.

Hanya Meninju Meja
Keterangan Sabaruddin ke polisi dibantah Maidestal yang akrab di¬panggil Esa. 
Dihubungi terpisah, dia mengaku tak pernah melempar Sa¬baruddin.
"Tidak benar saya melemparkan kobokan ke Ketua Fraksi. Sewaktu itu saya meninju 
meja dan juga me¬nendang meja. Akibatnya kobokan yang terletak di atas meja 
tertepis oleh tangan saya. Dan saya pun diba¬wa keluar oleh Priyanto yang juga 
anggota Fraksi PPP," paparnya. Dia juga mengaku tak mengerti, kenapa tangan 
Sabaruddin bisa luka.
Ditanya pemicu masalah tersebut, Esa menyebutkan memang karena memang tidak 
dimasukkan di salah satu Pansus. Dia tidak puas, karena seluruh anggota dewan 
lainnya ma¬suk dalam setiap Pansus. Sementara dia sendiri tidak.
"Saya tidak mengerti kenapa Ketua Fraksi PPP tidak memasukkan nama saya dalam 
Pansus. Padahal, saya masih aktif sebagai anggota dewan. Dan ini juga hak saya 
sebagai anggota dewan. Kenapa saya tidak masuk ke salah satu Pansus," ujarn¬ya.
Dia mengaku, awalnya memang sempat masuk ke Pansus III. N amun pimpinan dan 
sekretariat di Pansus III mengatakan namanya tidak ter¬cantum sebagai anggota 
Pansus. Set¬elah di-cross check ke Sekretariat Dewan memang tidak ada namanya 
diusulkan ke salah satu Pansus. "Ka¬lau memang ada urusan internal, leb¬ih baik 
dibicarakan baik-baik. Bukan seperti ini," ucap Esa menyesalkan.
Sementara itu, Ketua DPRD Padang Hadison SSi Apt, enggan mengornentari kasus 
tersebut. Menu¬rut dia, kasus itu mumi masalah in¬ternal FPPP. "Kami tidak ikut 
carn¬pur terhadap perrnasalahan ini," ujarnya. (dit/jrr)

*******


--------------------------------------------------------------
Website: http://www.rantaunet.org
=========================================================
* Berhenti (unsubscribe), berhenti sementara (nomail) dan konfigurasi 
keanggotaan, silahkan ke: 
http://rantaunet.org/palanta-setting
* Posting lewat web di http://groups.yahoo.com/group/RantauNet/messages dengan 
tetap mendaftar di sini.
--------------------------------------------------------------
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan Reply
- Besar posting maksimum 100 KB
- Mengirim attachment ditolak oleh sistem
=========================================================

Kirim email ke