Assalamu'alaikum wr.wb. Sabagai salah satu alumni Iran ambo ikuik sanang mambaco carito Bunda Kirana tantang kahadiran Ketua MPR Hidayat Nurwahid di Iran. Baliau itu salah satu pamimpin nasional nan patuik jadi panutan. Kederhanaan baliau sarupo jo kasederhanaan pamimpin Iran, sangat komit jo usaho pemberantasan KKN jo PEKAT, rajin bada'wah, sangek paduli jo pemberantasan kemiskinan sarato peningkatan kesejahteraan rakyat. Ambo ikuik gembira mambaco ado pertemuan jo mahasiswa Indonesia dan warga Indonesia nan ambo raso sabagian besar warga KBRI. Waktu ambo dulu di Iran mahasiswa Iran sabagian besar baraja dikota suci Syi'ah Qom, justeru urang KBRI susah basuo jo mereka baiak diundang ka KBRI maupun didatangi ka kota Qom. Berarti kini alah banyak kamajuan.
Kami iyo sadang mananti berita kelahiran anak Bunda Kirana tu, supayo capek pulo kami dapek carito baliak tantang Iran. Kato para ulama kalau ingin lanca malahirkan dan anaknyo elok, acok-acoklah mambaco Surek Yunus jo Surek Yusuf., iyo baitu ustadz/ustadzah? Tantu Bunda Kirana alun sempat ka KBRI lai, mudah-mudahan banyak urang KBRI nanti nan manjanguak katampek malahirkan. Tairiang jo doa kami, semoga sehat dan selamat. Amin. Wassakam, Asmardi Arbi ----- Original Message ----- From: "bunda kirana" <[EMAIL PROTECTED]> To: <[email protected]> Sent: Monday, April 17, 2006 5:59 AM Subject: [EMAIL PROTECTED] Hidayat Nurwahid di Iran Iko tulisan terbaru di blog ambo... Bertemu Hidayat Nurwahid di Iran (posting: 16 April 2006) Sejak tanggal 14-16 April 2006, di Iran diselenggarakan "Konferensi Internasional Palestina dan Dukungan Bagi Hak-Hak Bangsa Palestina". Pesertanya para ketua parlemen (atau utusan parlemen) dari berbagai negara, kalau tidak salah yang hadir sekitar 30-an negara, salah satunya Pak Hidayat Nurwahid, ketua MPR kita. Salah satu hasil dari konferensi itu adalah menggalang dana bantuan untuk pemerintah Palestina (dan hal ini menjadi sangat urgen setelah AS dan Uni Eropa menghentikan bantuan mereka, gara-gara yang menang pemilu adalah partai yang tidak mereka sukai: HAMAS-- katanya pembela demokrasi, gimana sih?!). Semalam, Pak Hidayat mengadakan pertemuan dengan warga Indonesia di Iran, terutama para mahasiswa. Ada salah satu kisah menarik yang diceritakan oleh Pak Hidayat, yang ingin saya sharing di sini. Hidayat: Saya beberapa waktu lalu berkunjung ke Aceh. Beberapa ulama mengatakan kepada saya, "Pak, kami di sini sudah berhasil menegakkan syariat Islam." Hidayat: Syariat Islam itu seperti apa? Ulama: Kami menangkapi penjudi, sampai kami sekarang kebingungan mau ditahan dimana, saking banyaknya yang sudah ditangkap. Lalu, kami juga mewajibkan kaum perempuan berkerudung, bahkan kalau perlu, kami yang menyediakan kerudungnya. Hidayat: Penegakan syariat Islam itu bukan seperti itu. Ayat pertama yang diturunkan kepada Rasulullah adalah 'iqra', atau membaca. Nah, seberapa besar dana yang sudah dialokasikan pemerintah Islam untuk pendidikan? Sudahkah sepadan dengan perintah pertama Islam itu? Lalu, dalam surat Qurays ada ayat fal ya'budu rabbahaadzal bait, alladzi at'amahum min juu'in wa aamanahum min khauf, (dan berimanlah kepada Tuhan Pemilik Rumah Ini (Ka'bah), Yang telah memberi makanan kepada mereka untuk menghilangkan lapar dan mengamankan mereka dari ketakutan). Pemerintah Islam berkewajiban untuk membebaskan rakyat dari kelaparan dan memberi rasa aman kepada rakyat. Syariat Islam seperti inilah yang diperjuangkan oleh PKS dan saya kira, pemikiran ini bisa diterima semua orang dan juga menjadi cita-cita semua bangsa Indonesia. Namun, sayang sekali, ketika konsep seperti ini datang dari kami, yang dibesar-besarkan adalah isu-isu Islamisasi. dinasulaeman http://bundakirana.multiply.com --------------------------------- Blab-away for as little as 1ยข/min. Make PC-to-Phone Calls using Yahoo! Messenger with Voice. -------------------------------------------------------------- Website: http://www.rantaunet.org ========================================================= * Berhenti (unsubscribe), berhenti sementara (nomail) dan konfigurasi keanggotaan, silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting * Posting dan membaca email lewat web di http://groups.yahoo.com/group/RantauNet/messages dengan tetap harus terdaftar di sini. -------------------------------------------------------------- UNTUK DIPERHATIKAN: - Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan Reply - Besar posting maksimum 100 KB - Mengirim attachment ditolak oleh sistem ========================================================= -------------------------------------------------------------- Website: http://www.rantaunet.org ========================================================= * Berhenti (unsubscribe), berhenti sementara (nomail) dan konfigurasi keanggotaan, silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting * Posting dan membaca email lewat web di http://groups.yahoo.com/group/RantauNet/messages dengan tetap harus terdaftar di sini. -------------------------------------------------------------- UNTUK DIPERHATIKAN: - Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan Reply - Besar posting maksimum 100 KB - Mengirim attachment ditolak oleh sistem =========================================================

