Assalamualaikum Wr. Wb.,

Wow, nampaknyo iyo cobaan barek untuak para urang tuo zaman kini, tapi
communication and good relation to and our kids that are one of solution
we think, tapi untuak kasitu iyo paralu wakatu, time ko yang nampaknyo
very2 expensive dek rato2 awak mungkin, tapi wakatu ko memang harus
dipaso ado untuak mereka nampaknyo, ondeh mudah2an iyo lai batua ciloteh
awak ko.
Wass, syb.


Di Jadebotabek
Anak SD Pun Doyan Situs Porno
Laporan : Lusia Kus Anna
Jakarta, KCM


Survei yang dipublikasikan ASA (Aliansi Selamatkan Anak) Indonesia
bekerja sama dengan Yayasan Kita dan Buah Hati itu menunjukkan 80 persen
dari 1705 anak usia Sekolah Dasar (9-12 tahun) di Jadebotabek (Jakarta,
Depok, Bogor, Tangerang, dan Bekasi) pernah mengakses sekitar 30 lebih
situs porno. 
Selain situs porno, menurut survei itu, materi pornografi yang juga
pernah diakses oleh anak-anak tersebut adalah VCD, DVD, sinetron
televisi, dan komik. 
Bertolak dari kenyataan sedemikian cepatnya penyebaran pornografi,
sementara di sisi lain, tidak tersedia fasilitas hukum yang memadai
untuk melindungi anak-anak Indonesia dari bahaya pornografi, sejumlah
tokoh dan ibu rumah tangga, Rabu (11/5), bergabung untuk mendeklarasikan
ASA Indonesia di Jakarta. 
"Pornografi adalah kekerasan terhadap anak dan sudah saatnya kita
memperbaiki kualitas anak untuk memperbaiki kualitas bangsa," kata
Wirianingsih, Ketua ASA Indonesia dalam sambutannya. 
"Pornografi adalah kekerasan terhadap anak dan sudah saatnya kita
memperbaiki kualitas anak untuk memperbaiki kualitas bangsa," kata
Wirianingsih, Ketua ASA Indonesia dalam sambutannya. 
Selanjutnya, ASA Indonesia mengajak semua anggota masyarakat untuk
berjuang melindungi dan menyelamatkan anak-anak dari serangan pornografi
melalui berbagai upaya sosial dan hukum.
Wirianingsih menyebutkan, kondisi untuk menyelamatkan anak Indonesia
dari bahaya pornografi sudah mendesak. "Sehingga kalau sudah ada payung
hukum yang jelas, kita bisa menjerat pelaku pornografi terhadap anak,"
katanya yang dalam kesempatan itu didampingi Sekretaris Jenderal ASA
Indonesia Inke Maris.
Di negara seperti AS dan Singapura, lanjut Wirianingsih sudah ada
undang-undang khusus mengatur persoalan pornografi terhadap anak. Maka
dari itu ASA Indonesia mendorong adanya regulasi tentang pornografi.
Salah satu adalah dengan dibuatkannya bab khusus terkait masalah itu di
dalam Rancangan Undang-Undang Antipornografi dan Pornoaksi (APP). 
Pintu
Sementara itu, menanggapi banyaknya situs porno yang pernah diakses
anak-anak, pakar telematika Wigrantoro Roes Setiyadi, dalam kesempatan
itu mengatakan ibarat rumah, Indonesia tidak punya pintu sehingga orang
bebas masuk. "Ini gambaran dunia internet di Indonesia," kata
Wigrantoro. 
Oleh karena itu, Wigrantoro menyarankan perlunya dibentuk Lembaga Sensor
Situs Porno. Selanjutnya, tambah Wigrantoro, pemerintah mengharuskan
penyedia jasa internet (ISP), warung internet, maupun kantor-kantor
memasang piranti lunak (software) sebagai filter terhadap situs porno.
"Di negara lain, pemasangan software ini sudah berlaku. Jadi ini tidak
mengada-ada," kata Wigrantoro. 
Hadir pula dalam kesempatan tersebut Elly Rusman (Yayasan Kita dan Buah
Hati), Azimah Soebagyo (Masyarakat Tolak Pornografi), dan para artis
seperti Neno Warisman, Astri Ivo, Mark Sungkar, dan ustad Jeffry al
Buchori.

--------------------------------------------------------------
Website: http://www.rantaunet.org
=========================================================
* Berhenti (unsubscribe), berhenti sementara (nomail) dan konfigurasi 
keanggotaan,
silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting
* Posting dan membaca email lewat web di
http://groups.yahoo.com/group/RantauNet/messages
dengan tetap harus terdaftar di sini.
--------------------------------------------------------------
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan Reply
- Besar posting maksimum 100 KB
- Mengirim attachment ditolak oleh sistem
=========================================================

Kirim email ke