Ma'af diquote kasadono untuak banuanet dan sma-1 bkt net.
Dulu, rasono CALTEX lah ado survey didaerah singkarak + selatannya. Apo namo project to "Singkarak" juo ??? mak ban di Kubang Putiah > Tambahan ajo supayo kito jan terlalu harok bana dulu. Karena > penelitian utk dearah Singkarak ini juga sudah banyak > jurnalnya sebelumnya. > > Utk daerah Sumbar, sangat tipis skl kemungkinan > ditemukannya cadangan minyak dalam jumlah yg cukup besar > dan ekonomis ditambang secara besar2an. Apalagi kalau cuman > berkisar dikedalaman kurang dari 5000 m. Daerah kita Sumbar > itu adalah daerah "hancur" oleh patahan2 yg berlipat-lipat > yg merupakan bagian dari Patahan Besar yang memanjang > sepanjang Pulau Sumatera bagian Barat yg dikenal dg Sesar > Besar Semangko. Sesar Semangko ini merupakan hasil dari > tumbukan 2 lempeng raksasa dunia yg bertemu di sepanjang > palung laut Sumatera, Jawa Selatan, dstnya. > > Jika suatu daerah terlalu banyak patahannya, kemungkinan > minyak utk 'tercebak' dalam lapisan-lapisan kulit bumi yg > beragam jenisnya dibawah sana sangat kecil. Tetapi bukan > berarti tidak ada sama sekali. Krn dia telah 'bocor' > melalui patahan2 tsb yg terjadi bbrp ribu bahkan jutaan > tahun lalu. > > Bukit-bukit yg berlapis-lapis, banyaknya Air Terjun, > Ngarai2, Lembah2 Terjal, semua terbentuk karena telah > terjadinya proses patahan didaerah tsb. Gunung-gunung yg > tinggi-tinggi tsb jg merupakan produk-produk dari proses > dorong-mendorong di lapisan kulit bumi yg menimbulkan > patahan-patahan besar dan kecil. Dan proses patahan ini > masih tetap berlangsung sepanjang waktu hingga kini, dalam > skala mm, cm ataupun lbh besar per tahunnya. > > Daerah kita Sumbar termasuk yg paling sulit dipetakan > secara Geologi. Oleh karena itu, waktu tugas akhir, > mahasiswa geologi asal Minang di ITB tidak ada satupun yg > berani ambil tesis tugas akhir ke Sumbar, termasuk > saya...:D Biasanya S2 keatas lah yg berani kasih analisa > ttg daerah Sumbar. > > Hal lain, coba bandingkan dearah Sumbar dg daerah2 lapangan > minyak seperti Minas, Dumai, Arun, Cirebon, Irak, Arab, > dll. semua daerahnya dipermukaan cenderung rata tidak > "babak belur" (maaf, ini istilah dilingkungan geologi) > seperti Sumbar. > > Tetapi Tuhan maha kaya dalam memberkahi kita. Daerah-daerah > yg penuh patahan ini biasanya selalu merupakan > daerah-daerah dg pemandangan alam yg LUAR BIASA INDAH nya > (yg lahir dan besar di Sumbar, mungkin kurang terasa dan > kurang menyadari akan keindahan ini). Oleh karena itulah > makanya potensi paling besar buat Sumbar sebetulnya adalah > PARIWISATA. Kita tidak bisa terlalu berharap banyak dari > kemungkinan bakal ditemukannya sumber mineral yg terkandung > dibawah bumi Sumbar. > > Kalau ada rekan geologi lain yg jg aktif di milis ini, > tolong tambahkan infonya ataupun koreksi jika ada. Mohon > maaf kalau keterangan ambo agak panjang caritonya dan > mungkin bisa saja kurang tepat. Silahkan di 'cross check' > dulu. Semoga berkenan. Thanks. > > Salam, > Nofrins > www.west-sumatra.com > > > Sjamsir Sjarif <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Dari Padang > Ekspres kito baco: > > Ada Blok Minyak di Singkarak > Daerah Minim Database Investasi > Rabu, 24-Mei-2006, 03:50:36 > Padang, Padek > Ketua Kadinda Sumbar Asnawi Bahar mengungkapkan hal cukup > mengejutkan sekaligus menggembirakan, di Kantor Gubernur, > kemarin. Menurutnya belum lama ini ada salah seorang ahli > perminyakan pensiunan dari PT Caltex yang mengetahui bahwa > di Blok Singkarak rupanya ada salah satu titik sumber > minyak setebal 8 meter dengan kedalaman 2.300 meter di bawah > permukaan tanah. > > Caliak di > http://www.padangekspres.com/mod.php?mod=publisher&op=viewarticle&artid=15994> > > No virus found in this outgoing message. > Checked by AVG Anti-Virus. > Version: 7.1.392 / Virus Database: 268.6.1/344 - Release > Date: 5/19/2006 > -------------------------------------------------------------- > Website: http://www.rantaunet.org > ========================================================= > * Berhenti (unsubscribe), berhenti sementara (nomail) dan > konfigurasi keanggotaan, silahkan ke: > http://rantaunet.org/palanta-setting > * Posting dan membaca email lewat web di > http://groups.yahoo.com/group/RantauNet/messages > dengan tetap harus terdaftar di sini. > -------------------------------------------------------------- > UNTUK DIPERHATIKAN: > - Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan > Reply > - Besar posting maksimum 100 KB > - Mengirim attachment ditolak oleh sistem > ========================================================= > > > --------------------------------- > Sneak preview the all-new Yahoo.com. It's not radically > different. Just radically better. > -------------------------------------------------------------- > Website: http://www.rantaunet.org > ========================================================= > * Berhenti (unsubscribe), berhenti sementara (nomail) dan > konfigurasi keanggotaan, silahkan ke: > http://rantaunet.org/palanta-setting > * Posting dan membaca email lewat web di > http://groups.yahoo.com/group/RantauNet/messages > dengan tetap harus terdaftar di sini. > -------------------------------------------------------------- > UNTUK DIPERHATIKAN: > - Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan > Reply > - Besar posting maksimum 100 KB > - Mengirim attachment ditolak oleh sistem > ========================================================= ___________________________________________________________ indomail - Your everyday mail - http://indomail.indo.net.id -------------------------------------------------------------- Website: http://www.rantaunet.org ========================================================= * Berhenti (unsubscribe), berhenti sementara (nomail) dan konfigurasi keanggotaan, silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting * Posting dan membaca email lewat web di http://groups.yahoo.com/group/RantauNet/messages dengan tetap harus terdaftar di sini. -------------------------------------------------------------- UNTUK DIPERHATIKAN: - Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan Reply - Besar posting maksimum 100 KB - Mengirim attachment ditolak oleh sistem =========================================================

