Ambo agak ragu juo jo berita dibawah iko. Apolai menyangkut urang yang
cukup terpelajar. Antah iyo antah indak berita ko. Sabab indak ado
tabarito disiko

Sabab kalau soal paja-paja ko,  nan sampai minggu kapatang masih ado
yang hilang umumnyo sudah disodomi, langsuang dibunuah. Lah ampia duo
puluah paja-paja nan jadi korban di Pakanbaru tahun-tahun terakhir ko.

Nan pelaku antah bara urang alun jaleh lai. 

Selain itu nan cukuik banyak juo adolah soal trafficking . Ado nan dari
Jawa yang dijua hanya sekitar  Rp 25.000,- ka lokalisasi pelacuran
dipinggiran Pakanbaru duo minggu yang lewat. Bahkan minggu ka patang
sa-oto sekitar 30 urang nan di bao dari Jawa/Kendal.

Dari jumlah itu surang lah salamat karano  ma larikan diri satibo di
Pakanbaru, tapi yang lain alun dapek lai dek polisi.
Manuruik yang selamat, mereka dirayu dan diiming-iming karajo enak.
Sahinggo katiko kabarangkek mereka kabur dari rumah tanpa setahu orang
tua. Hanyo babakal baju sahalai.
Tapi tibo diateh oto mereka langsung disekap dan di ikek tangan jo kaki.
Tiok sabanta diagiah pil tidur sahinggo mereka teler taruih.  

-----Original Message-----
From: [EMAIL PROTECTED] [mailto:[EMAIL PROTECTED]
Sent: Wednesday, May 03, 2006 10:32 AM
To: Mas Ali; opi
Subject: SEMOGA BERMANFAAT BAGI KITA DAN UNTUK LEBIH BERHATI-HATI


Ini adalah kisah  nyata yang terjadi dikota Pekan baru, tetangga
propinsi Sumatera barat. Beberapa saat yang lalu seorang ibu yang
merupakan Istri seorang dosen di Kota Pekan baru telah kehilangan anak
laki-lakinya berusia belia. Kira-kira umurnya 8 hingga 9 tahun ( kelas
2 SD) Anak itu berparas cukup ideal sehat dan pintar. Setelah seminggu
hilang dengan segala upaya dicari tetapi tidak membuahkan hasil.

Lima belas hari Kemudian salah seorang dosen lain yang merupakan teman
dari suaminya melihat seorang anak dengan pakaian lusuh compang camping
dan telah menjadi pengemis yang Fakir dan papa. Teman dosen itu melihat
anak yang dimaksud di salah satu kota besar di Jepang. Dia kaget dan
mengira-ngira rasanya dia pernah lihat anak itu. Akhir kata dia ingat,
itu adalah putra teman yang seprofesi dengan nya di Pekan baru. Kemudian
dengan segera dia menelpon ke Pekan baru dari Jepang. Ternyata benar
anak itu adalah anak temannya. Singkat cerita anak itu akhirnya diboyong
kembali ke Indonesia.
Alahkah gembiranya si Ibu ketika tahu anaknya akan kembali. Tapi apa
yang terjadi???  Anak itu memang bisa pulang dan bertemu dengan kedua
orang tuanya tetapi tidak bisa lagi bicara karena telah kehilangan
lidahnya yang sengaja dipotong supaya tidak bisa memberikan informasi.

Apa yang terjadi dengan anak itu?? setelah diperiksakan ke dokter
ternyata salah satu ginjalnya telah diambil secara paksa melalui operasi
untuk di jual kepada yang membutuhkan. Alangkah malangnya nasib anak
itu, setelah ginjalnya di ambil dia harus kehilangan lidahnya agar tidak
bisa dikorek informasi darinya. Dan ibu si anak sangat stress dengan
kejadian ini.
Dimana
hati nurani orang yang telah berbuat zalim ini. Dia dapat keuntungan
dari menjual dan mencuri ginjal tetapi balasanya dia menuntut untuk
memotong lidah anak yang telah diambil ginjalnya tadi. Ini pelajaran
buat kita semua untuk hati-hati terhadap anak-anak kita. jangan
sekali-kali lepas dari perhatian kita. Apalagi ketika membawa mereka
ketempat keramaian seperti pasar dan mall serta tempat wisata lainnya.
Kemudian kalau anak-anak tersebut pergi ke sekolah sebaiknya ada kakak
atau temannya yang menemani kalau orang tuannya tak bisa.

Semoga kisah pilu ini tidak terjadi pada keluarga kita. 
Dan semoga orang zalim seperti itu mendapat ganjaran yang setimpal. 
Kok ada manusia yang begitu zalim didunia ini. 
Mulanya saya mengira hanya ada di film dan sinetron Salam,



--------------------------------------------------------------
Website: http://www.rantaunet.org
=========================================================
* Berhenti (unsubscribe), berhenti sementara (nomail) dan konfigurasi 
keanggotaan,
silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting
* Posting dan membaca email lewat web di
http://groups.yahoo.com/group/RantauNet/messages
dengan tetap harus terdaftar di sini.
--------------------------------------------------------------
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan Reply
- Besar posting maksimum 100 KB
- Mengirim attachment ditolak oleh sistem
=========================================================

Kirim email ke