Mainok-inokan soal gampo, tsunami, sarato sindawo jo kohor-kohor gunuang-gunuang marapi di nagari awak, barangkali rancak dicaliak artikel (indak panjang doh) di bawah ko (nan ditulih sabalun tsunami di Aceh). Tulisan ko, rasonyo dapek mambari latar bulakang pangatahuan umum menganai situasi geologi nagari awak manganai apo nan tajadi di baliak hoyak-hoyak gampo nan samo-samo dialami basamo.
MakNgah copykan sakadar pandahuluan artikel tu sajo di bawahko. PERKEMBANGAN GEODINAMIKA INDONESIA DALAM KAITANNYA DENGAN GEODINAMIKA REGIONAL ET Paripurno Indonesia dikenal sebagai wilayah yang mempunyai tatanan geologi yang unik dan rumit. Keunikan dan keruwetan kondisi geologi ini sudah banyak diuraikan oleh para peneliti terdahulu dengan berbagai pendekatan konsep tektonik klasik / fixis. Konsep tektonik fixis adalah konsep yang berpandangan bahwa terbentuknya geosinklin sampai pegunungan terjadi pada tempat yang tetap (Sudradjat, 1997). Hubungan antar lempeng dapat bersifat menjauh (divergent), mendekat (convergent), berpapasan (strike-slip) dan miring (oblique). Pergerakan lempeng merupakan respon atas proses pendinginan bumi akibat kegiatan magmatisme di daerah pemekaran. Pergerakan lempeng dikontrol oleh sebaran lateral, densitas dan ketebalan kerak sebagai hasil utama pendinginan. Konfigurasi tektonik saat ini merupakan representasi dari hasil pertemuan konvergen tiga lempeng sejak jaman Neogen. Pola dan perkembangan tektonik Indonesia lebih mudah dipahami dengan menerapkan pola pemikiran tektonik yang baru, yaitu berdasarkan pola pemikiran konsep tektonik mobilist, antar lain konsep pengapungan benua, konsep tektonik lempeng atau konsep tektonik global. Berpangkal dari teori ini, kepulauan Indonesia dianggap sebagai jalur produk tumbukan 3 lempeng litosfer, yaitu: (1) lempeng Indo-Australia, yang bergeser ke utara, (2) lempeng Pasifik yang bergeser ke barat dan (3) lempeng Asia Tenggara yang bergeser relatif ke Selatan. Berdasarkan pengukuran Very-long Baseline Interferometry, VLBI (Pratt, 2001) diketahui bahwa saat ini lempeng samudera Indo-Australia, yang bergeser ke barat-laut dengan kecepatan rata-rata 5,5 7 cm/tahun; lempeng samudera Pasifik yang bergeser ke barat-laut dengan kecepatan rata-rata lebih dari 7 cm/tahun dan lempeng benua Asia Tenggara yang bergeser ke arah barat daya dengan kecepatan rata-rata 2,6 sampai 4,1 cm/tahun. .. dst ... caliak di: http://publik.geopangea.or.id/ekoteguh/articles/13.shtml Salam, --MakNgah -- No virus found in this outgoing message. Checked by AVG Anti-Virus. Version: 7.1.394 / Virus Database: 268.7.3/350 - Release Date: 5/28/2006 -------------------------------------------------------------- Website: http://www.rantaunet.org ========================================================= * Berhenti (unsubscribe), berhenti sementara (nomail) dan konfigurasi keanggotaan, silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting * Posting dan membaca email lewat web di http://groups.yahoo.com/group/RantauNet/messages dengan tetap harus terdaftar di sini. -------------------------------------------------------------- UNTUK DIPERHATIKAN: - Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan Reply - Besar posting maksimum 100 KB - Mengirim attachment ditolak oleh sistem =========================================================

