Bismillaahirrahmaanirrahiim Assalamualaikumwarahmatullaahiwabarakaatuhu.
Mudah-mudahan pelajaran yang telah berlalu sudah difahami benar. Kita
lihat pada halaman-12-20. Pada contoh : Maa dzaalika? Dzaalika najmun (Apa
itu?,..itu bintang)
Haadzaa masjidun wadzaalika baitun(ini masjid dan itu rumah
Haadza hishaanun wadzaalika himaarun ( Ini kuda dan itu keledai)
Man Haadza, waman Dzaalika? Siapa ini dan siapa itu..? Haadzaa mudarrisun
wadzaalika imaamun ( Ini guru dan itu imam) Lihat pada pelajaran 3 (Addarsu
Tsalits)
Kata : " BaituN "(pakai tanwin akhirnya)
" Al baitu ( pakai aliflam hilang tanwinnya).
Al Qalamu maksuurun (pena itu pecah) Al baabu maftuuhun (Pintu terbuka)
Lihat lagi halaman 17 :
" ANNAJMU Ba'iidun " (bintang itu jauh)
"ARRAJULU Waaqifun(lelaki itu berdiri)
" ADDAFTARU jadiidun(jadwal itu baru)
"ATTAAJIRU Ghaniyyun "(pedagang itu kaya)
Lihat halaman 19 pembagian huruf Al Qamariyyah dan Assyamsiyyah.
Pada halaman 13 tertulis dalam kotak kata
" Alkalimaat aljadiidah "
artinya "kalimat-kalimat yang baru ".
Pada halaman 15 tertulis : " tamaarin "
artinya latihan-latihan.
Kata ini adalah jamak(plural dari thamrin.kemudian tertulis pada latihan no
1 :
" Iqra waktub ma'a dhabthi awaakhirilkalimaat
" artinya " Bacalah oleh kamu dan tuliskanlah serta cocokkan baris akhirnya
".(baris akhirnya apa, kasrahkah, fathahkah atau dhammahkah..?)
Sementara latihan no 3 pada halaman yang sama(15)
tertulis : "Imlak alfiraagha fiimaa yaliyy biwadh'I lkalimatil munaasibaati
minalkalimaati attaaliyaati
artinya
" isilah tempat yang kosong dengan meletakkan kata-kata yang cocok dari
kata-kata yang akan datang "
Imlak=isilah asal katanya "ma-la-hamzah" Alfiraagha=kekosongan, atau yang
kosong, asal katanya
" fa-Ra-Gha"(f,r,g) Biwad'i=meletakkan, asall katanya
" Wa- Dha-'a"(w,dhad,'ain)
Jadi maksudnya kata-kata yang ada seperti : jamiilun washikhun
maftuuhun..dst diisikan pada kolom yang kosong(lihat buku pegangan hal 15 no
3), latihan selanjutnya sama perintahnya.
Lihat lagi hal 18 : " Ikhtar kalimatan minalqaaimati (b),Tunaasibulkalimata
allatiy fil qaaimati (a )"
artinya
"Pilihlah oleh kamu kata dari kelompok yang ada di( b ) yang cocok untuk
kalimat yang ada di kolom (a), maksudnya menjodohkan kalimat( a)dan (b)
Ikhtar= pilihlah asal katanya "ikhtara "
Ikhtiyaar=pilihan
AlQooimati= bisa berartikan nilai, bisa berartikan kelompok Tunaasibuka=
yang cocok, asal katanya " Na-sa-ba '(n,s,b) Pada halaman 20 : " Iqra
alkalimaatilaatiyati waktubhaa muraa'iyyan qawaa'ida nutqilhuruufi
alqamariyyati wassyamsiyyati ",
artinya " bacalah kalimat-kalimat yang akan datang dan tulislah sambil
memelihara undang-undang pembacaan huruf alqamariyah dan assyamsiyah ".
Iqra=bacalah berasal dari akar kata " qara a" Alkalimaati=jamak muannas
salim atau plural dari kalimatun. Waktub = tulislah asal katanya " ka-ta-ba"
Haa(dhamir, belum masuk kita pada pelajaran dhamir semacam ini, insyaAllah
akan masuk juga)
Muraa'iyan= menjaga asal katanya " ra'iya" ( ra, 'ain ya). Dalam hadist "
Kullukum raa'in " setiap kamu pemimpin(menjaga, yang bertanggungjawab)
Qawaaid= undang-undang jamak dari AlQaa'idah.
Nutqi= pembicaraan, asal katanya " na-tha-qa"(NThQ) Kesimpulan : Dari
contoh-contoh dari hal 12-20, maka dapat kita ambil resume sementara sbb :
1) Dzaalika adalah isim isyarat(petunjuk yang menandakan jaraknya jauh untuk
jenis lelaki/jantan, lawan dari Haadza, dekat).
2). Pada kalimat : " Haadza masjidun wadzaalika baitun ",juga pada kalimat "
Albaabu maftuuhun " dalam bahasa Arab ini dinamakan jumlah ismiyyah. Dalam
bahasa Arab ada pembagian kalimat, sudah kita bahas yaitu terbagi pada tiga :
" Isim , fi'il huruf "(tolong dicari pada latihan2/contoh2 diatas mana
isim,mana fi'il, mana huruf ).
Ada juga pembagian Jumlah, yaitu terbagi kepada dua bahagian : Jumlah
Ismiyyah dan jumlah fi'liyyah .
Apa itu jumlah ismiyyah? Jumlah ismiyyah adalah suatu kalimat yang terdiri
dari mubtada dan khabar(penghabaran),
" Ini rumah", jadi si Haadza(si INI tadi memulai memberikan khabar, apa yang
dikhabarkannya? " Rumah ".
(dalam kalimat ini rumah).
Haadza= mubtada,permulaan
Baitun= khabarnya=yang dikhabarkan, yang diberitakan.
Yang kedua jumlah fi'liyyah. Apa itu jumlah fi'liyyah. InsyaAllah akan
dibahas pada tempatnya kelak.
3). Kalau kita memakai aliflam dalam suatu kalimat, maka tidak usah
dituliskan tanwinnya, cukup dhammah saja.
Contoh " AlbaaBU ", KALAU TIDAK ADA ALIF LAM MAKA DITULIS DAN DIBACA
"BAABUN".
4 ), Semoga dalam halaman 19 kita sudah bisa membedakan mana huruf
qamariyyah, mana Syamsiyyah. Apa itu huruf Qamariyyah? Huruf Qamariyyah
adalah yang mana aliflamnya ditulis dan dibaca. Al Qamaru, Al baitu.
Apa itu huruf Syamsiyyah? Huruf yang ditulis aliflamnya, tetapi tidak
dibaca. Contoh " Al Syamsyu '(Alif lam,syim,mim,sin,ya,ta marbuthah "
Al Taajitu, dibaca Attaajiru, bukan kit abaca " Al taajiru "(aliflamnya
tidak dibaca, langsung kehuruf "ta" saja. Dst..
Semoga difahami dan mohon dikerjakan latihan dari hal 12-20, kemudian
tunjukkan mana isim, fi'il mana huruf.
Mana diantara netter yang tidak tahu arti dan perintah dalam tugas, silahkan
ditanyakan di jalum(jalur umum) dan silahkan netter yang lain menjawabnya.
Wassalamu'alaikum. Rahima(36thn). Cairo 27 july 05
---------------------------------
Ring'em or ping'em. Make PC-to-phone calls as low as 1ยข/min with Yahoo!
Messenger with Voice.
--------------------------------------------------------------
Website: http://www.rantaunet.org
=========================================================
* Berhenti (unsubscribe), berhenti sementara (nomail) dan konfigurasi
keanggotaan,
silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting
* Posting dan membaca email lewat web di
http://groups.yahoo.com/group/RantauNet/messages
dengan tetap harus terdaftar di sini.
--------------------------------------------------------------
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan Reply
- Besar posting maksimum 100 KB
- Mengirim attachment ditolak oleh sistem
=========================================================