ass ww ann armoldison dan para dunsanak satu respons yang sangat positif Kalau ann membaca artikel singkat saya mendukung apa yang di8lakukan sekelompok anak mauda di Gebu Minang justru sesuai dengan pikiran ann. Bukan suatu yang temporer Karena itu saya mencoba mencarikan landasan pada pola pikir nenek moyang kita dalam artikel singkat saya Mohon ann membacanya dengan baik Nenek moyang kita mencetuskan suatu konsep yang mereka namakan Hak Ulayat agar urang Minang tidak miskin, Karena Hak Ulayat berbentuk tanah dan banyak yang telah amburadul Sekarang kita bangun berbentuk dana dengan prinsip yang sama Tidak boleh dibagi bagi tetapi dikembangkan dan dimanfaatkan untuk kemaslahatan bersama Hanya saja sukunya sekarang adalah suku Minangkabau . Kalau asumsi Dana Abadi untuk tahap awal 1 juta keluarga Minang ( 4 jiwa suami istri dan dua anak )secara tetap tiap tahunnya menyisihkan 2 ribu sebulan perjiwa akan terkumpul 100 M Apa yang tidak mungkin kita lakukan dengan dana sebanyak itu yang akan mempunyai multipliier effect pada investasi lapangan kerja pendidikan SDM dll Rasanya ini bukan mimpi tetapi sesuatu yang mungkin kalau kita mau. yang diperlukan adalah kmenggugah kebersamaan Groupnya anak muda tsb dibawah Prof Bucgari telah menysun semacam SOPnya Itu perlu disempurnakan Perlu diantisipasi segala ekses negatif yang mengkin timbul Kalau ann tertarik satya akan minta pengurus Dana Abadi memberikan bahan bahan yang lebih lengkap pada ann Terima kasih Ch N Latief Dt Bandaro 78 Arnoldison <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Wassalamu'alaykum wr.wb
Ambo mendukung sekali gerakan Gebu Minang dengan Dana Abadinya, sebagai salah satu cara membantu mengatasi kemisikinan di Sumatra Barat. Cara ini merupakan cara yang temporer saja sifatnya , berapa banyak rangkiang yang harus disediakan dan untuk waktu berapa lama, karena yang kita hadapi adalah kemiskinan yang sistemik, kemiskinan yang diakibatkan oleh karena sistem yang berjalan sekarang. Mengatasinya tidak cukup dengan satu kelembagaan saja tapi mestilah merupakan kumpulan yang melibatkan semua stakeholder yang ada dinagari. Kemiskinan merupakan masalah yang terjadi dimana-mana bukan saja di Sumatra Barat tetapi juga di daerah-daerah lain di Indonesia bahkan dibelahan dunia lainnya. Salah satu sebab kemiskinan diakibatkan tidak ada pendapatan atau penghasilan dari anak nagari, karena tidak bekerja dan tidak ada lowongan untuk bekerja. Solusinya dengan menciptakan lapangan pekerjaan, dan untuk menciptakan pekerjaan perlu ada investor yang berasal dari luar maupun dalam nagari. Orang mau berinvestasi bila iklim dunia usaha kondusif, kalau mau menanam benih inginnya di tanah yang subur sehingga bisa menuai hasil. Faktor ini bisa berasal dari pemerintah dengann birokrasinya, masyarakat dengan budayanya, serta lembaga-lembaga yang ada lainnya. Tentu saja tidak serta merta kita mengorbankan suatu budaya untuk suatu perubahan yang disebut sebagai 'pembangunan' karena budaya yang merupakan akal budi manusia itu merupakan aset yang memiliki nilai historis yang mempunyai jasa terhadap existensi kehidupan generasi sekarang. Maka yang kita butuhkan adalah bahwa bgaiamana pembangunan itu bisa berjalan harmonis dengan budaya yang dimiliki. Arnoldison Thursday, June 15, 2006, 5:30:30 PM, you wrote: cl> ass ww cl> Ceritera yang panjang tentanmg kemiskinan ini untuk apa Bukankah yang penting adalah USAHA bagaimana mengatasi kemiskinan itu,. Apakah generaso sekarang tidak ada keinginan negrinya juga cl> sepereti negri lain Punya fasilitas yang cukup Makmur dan tidak kere cl> Itulah yang sedang dilakukan segolongam anak muda dengan kendaraan Gebu Minang yang mereka namakan DANA ABADI cl> Itu pula yang diutarakan di melis ini dan diupayakan memalui melis lainnya berupai beberapa tulisan yang nampaknya "gayung tak bersambuik " cl> Reaksi sampai sekarang kalau ada yang muncul belum ada yang positif apa yang sebaiknya dilakukan disempurnakan mendoromg agar upaya yang baik ini dapat berjalan dengan baik aman mencapai cl> sasarannya cl> Terima kasih cl> Ch N Latief Dt Bandaro 78 -------------------------------------------------------------- Website: http://www.rantaunet.org ========================================================= * Berhenti (unsubscribe), berhenti sementara (nomail) dan konfigurasi keanggotaan, silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting * Posting dan membaca email lewat web di http://groups.yahoo.com/group/RantauNet/messages dengan tetap harus terdaftar di sini. -------------------------------------------------------------- UNTUK DIPERHATIKAN: - Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan Reply - Besar posting maksimum 100 KB - Mengirim attachment ditolak oleh sistem ========================================================= __________________________________________________ Do You Yahoo!? Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around http://mail.yahoo.com -------------------------------------------------------------- Website: http://www.rantaunet.org ========================================================= * Berhenti (unsubscribe), berhenti sementara (nomail) dan konfigurasi keanggotaan, silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting * Posting dan membaca email lewat web di http://groups.yahoo.com/group/RantauNet/messages dengan tetap harus terdaftar di sini. -------------------------------------------------------------- UNTUK DIPERHATIKAN: - Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan Reply - Besar posting maksimum 100 KB - Mengirim attachment ditolak oleh sistem =========================================================

