Postiang di bawah ko MakNgah kirim ke Teraju (penterjemah Malaysia) dalam
mambicarokan masalah tarjumahannyo, tapi barangkali rancak juo kito baco di
siko untuak dimaklumi.
.........................
Menyambung topik ikan teri/bilis, yang tampaknya merupakan salah satu macam
"anchovy" itu, saya laihat juga perbedaan pandangan elit dan awam mengenai
"ikan teri" dan pandangan gizi dari kelompok kegizian.
Salam,
--Sjamsir Sjarif
Dr Hendradi Khumarga SpBO, FICS, FAJR, .....
Menurut Hendradi, untuk mencegah osteoporosis setiap orang memerlukan
kalsium sebanyak 1 gram per hari. Kebutuhan kalsium tersebut bisa diperoleh
dari ikan teri yang banyak terdapat di wilayah Indonesia. Ikan teri yang
selama ini lebih banyak di konsumsi oleh kalangan menengah ke bawah,
ternyata merupakan salah satu sumber kalsium terbaik untuk mencegah
pengeroposan tulang. "Kita tidak perlu gengsi, kalau itu merupakan sumber
terbaik, mengapa tidak kita konsumsi," ujar Hendradi lebih lanjut.
Ia juga mengatakan, ikan teri merupakan sumber kalsium yang tahan dan tidak
mudah larut dalam air. Namun, karena di masyarakat kita punya anggapan
mengonsumsi ikan teri adalah indikator mereka yang secara ekonomi tidak
mampu, akhirnya banyak yang mengabaikannya. Padahal, ikan teri sangat baik
sebagai sumber kalsium yang murah dan mudah didapat, ujarnya.
Sementara dr Endang Darmoutomo MD MS, ahli gizi juga dari RS Siloam kepada
Pembaruan mengatakan, yang terbaik dari ikan teri sebagai sumber kalsium
adalah tulangnya. Jadi bukan hanya dagingnya. Sebenarnya semua ikan bisa
menjadi sumber kalsium, namun karena tulang pada ikan, selain teri, besar
dan keras, maka tidak mungkin di konsumsi. Sedangkan pada ikan teri
tulangnya empuk dan enak dimakan.
....Sumber:
<http://www.suarapembaruan.com/News/2004/02/09/index.html>http://www.suarapembaruan.com/News/2004/02/09/index.html
Internal Virus Database is out-of-date.
Checked by AVG Anti-Virus.
Version: 7.1.394 / Virus Database: 268.8.3/362 - Release Date: 6/12/2006
--------------------------------------------------------------
Website: http://www.rantaunet.org
=========================================================
* Berhenti (unsubscribe), berhenti sementara (nomail) dan konfigurasi
keanggotaan,
silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting
* Posting dan membaca email lewat web di
http://groups.yahoo.com/group/RantauNet/messages
dengan tetap harus terdaftar di sini.
--------------------------------------------------------------
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan Reply
- Besar posting maksimum 100 KB
- Mengirim attachment ditolak oleh sistem
=========================================================