Ampek baleh ratuih tahun nan lalu Nabi Muhammad S.A.W. lah mangecekkan tuntuiklah ilimu walaupun ka Nagari Cino. Kini baru takana dek Mbak Mega, antah aa lo pangananyo. Wakatu inyo jadi padusiden indak takana deknyo mangecek saroman tu doh. Kini inyo masih tabulakang istilah pulo, satu generasi. Inyo masih manyabuik Nagari Cino tu nagari tirai bambu; nagari awak ko nagari tirai aa?
Sumber http://www.suarapembaruan.com/News/2006/07/01/index.html SUARA PEMBARUAN DAILY 1 Juli 2006 -------------------------------------------------------------------------------- RI Perlu Belajar dari China Mantan Presiden yang juga Ketua Umum PDI-P, Megawati Soekarnoputeri disambut hangat oleh salah satu anggota Komite Tetap Politbiro Partai Komunis Cina, Jia Qinglin di Great Hall of The People, Beijing, 23 Juni 2006 lalu. [Foto: Istimewa] [SHANGHAI] Mengakhiri lawatannya di China atas undangan Partai Komunis China (PKC) di Shanghai, Jumat (30/6), mantan Presiden Megawati Soekarnoputri meminta kepada segenap bangsa Indonesia untuk menengok dan belajar dari kemajuan negara itu. Menurut Megawati, sangat banyak hal bermanfaat yang bisa dipelajari bersama dari negeri tirai bambu itu. -- No virus found in this outgoing message. Checked by AVG Anti-Virus. Version: 7.1.394 / Virus Database: 268.9.8/380 - Release Date: 6/30/2006 -------------------------------------------------------------- Website: http://www.rantaunet.org ========================================================= * Berhenti (unsubscribe), berhenti sementara (nomail) dan konfigurasi keanggotaan, silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting * Posting dan membaca email lewat web di http://groups.yahoo.com/group/RantauNet/messages dengan tetap harus terdaftar di sini. -------------------------------------------------------------- UNTUK DIPERHATIKAN: - Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan Reply - Besar posting maksimum 100 KB - Mengirim attachment ditolak oleh sistem =========================================================

