Ambo kurang pasti kini. Dulu rasonyo ado juo makanan dari kapau ko nan
disimpan dalam semacam perian bambu ( agak pendek tapi diameter bambunyo
nan extra gadang). Mungkin iko untuk memudahkan transportasinyo. Jadi
indak pakai pariuak doh.

-----Original Message-----
From: [EMAIL PROTECTED]
[mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of Muhammad
Dafiq Saib
Sent: Monday, July 17, 2006 8:13 AM
To: [email protected]
Subject: [EMAIL PROTECTED] Nasi Kapau





Gulai Kapau tentu saja sudah ada sejak adanya nagari Kapau. Tapi
kepopulerannya dikalangan masyarakat luar Kapau berkembang secara
bertahap.
Sampai di sekitar akhir tahun 60an gulai Kapau dijajakan ke
kampung-kampung, diletakkan dalam periuk di atas senggan rotan yang
dijunjung di kepala.
Kalau mengingat hal itu sekarang, saya jadi tidak habis pikir betapa
beratnya beban amai panggaleh gulai Kapau yang menjujung periuknya
keluar masuk kampung berjalan kaki sampai belasan kilometer dari nagari
Kapau (kampung saya terletak sekitar 7 kilometer dari sana). Gulai Kapau
yang dijajakan itu hanyalah gukai sayur nangka, rebung dan lain-lainnya.
Penjaja gulai Kapau waktu itu boleh jadi adalah perintis pedagang nasi
Kapau yang sekarang sudah pada mapan.




--------------------------------------------------------------
Website: http://www.rantaunet.org
=========================================================
* Berhenti (unsubscribe), berhenti sementara (nomail) dan konfigurasi 
keanggotaan,
silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting
* Posting dan membaca email lewat web di
http://groups.yahoo.com/group/RantauNet/messages
dengan tetap harus terdaftar di sini.
--------------------------------------------------------------
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan Reply
- Besar posting maksimum 100 KB
- Mengirim attachment ditolak oleh sistem
=========================================================

Kirim email ke