Assalamu'alaikum.w.w.
   
  .... kita teruskan ....
   
     Dalam Islam tidak ada tapi-tapi karena Islam datang 
  dari Allah. Sebentar lagi kita perjelas dengan ayat-ayat 
  yang lain, orang yang mengaku kebenaran Islam, kebaikan
  Islam, tetapi tak hendak ikut, malah ingkar, “falaknatullaahi 
  ‘alal kaafiriin”. Allah memanggil “kafir” tuan-tuan, 
  murtadlah…  
  Maka laknat Aku ke atas orang-orang kafir ini kata Allah, 
  al-baqarah 89 halaman 35 tafsir pimpinan Ar-rahman, 
  mereka mengaku bahwa Muhammad saw. Adalah nabi 
  akhir zaman, mereka juga mengaku kebenaran al-Qur-an 
  yang berada di tangan mereka, tetapi mereka tidak mau 
  ikut,… kafir sudah tuan-tuan…murtad sudah…
       Muslimin dan muslimat, diantara ayat-ayat Allah swt. 
  yang menggariskan sifat-sifat golongan murtad, terdapat 
  dalam surah yang ke 4 ayat 137 An nissa. Dengar baik-baik, 
  inilah sifat mereka
  “innal ladzii na-amanu tsuma kafaru, tsuma amanu, tsuma 
  kafaru, tsumaz daadu kufra lam yakunillaaHu liyaghfiralaHum 
  wala liyahdiyaHum sabiila”.
  “innaldzii na-amanu” sesungguhnya orang-orang yang 
  beriman, ini sifat orang murtad, “tsuma kafaru” kemudian 
  kufur, “tsuma amanu” kemudian beriman kembali, “tsuma 
  kafaru”, kemudian kufur lagi, “tsumazdaadu kufra”, 
  kemudian bertambah-tambah kekufurannya, “lam 
  yakunillaaHu liyaghfiralaHum”, Allah tidak akan 
  mengampunkan dosa-dosa orang seperti ini, “walaa 
  liyahdiyaHum sabila”, dan tidak akan menunjukkan kepada 
  mereka jalan yang lurus, 
  Suratun nissa ayat 137, 
  Ini dia tuan-tuan, ini sifat, disatu saat sangat bersemangat, 
  eee mau menyambut ma’al Hijrah, “marilah kita mencontohi 
  Nabi berhijrah….”, sebentar kemudian hari itu juga dia 
  murtad, “innal ladziina amanu, tsuma kafaru”, dia berkata 
  …”mana sesuai… itu zaman Nabi…”…naah, sudah murtad 
  lagi, kemudian datang Maulidur rasul, dia juga memakai 
  pakaian berkopiah, dengan bersemangat melagukan 
  “salallaahu ‘alaihi was salam”, lalu berkata, 
  “kita harus mencontohi laqad kaana lakum fi rasulillah 
  uswatun hasanah”, dia baca pula suratul ahzab, surat ke 
  33 ayat 21, yang Allah menyebut Nabi sebagai manusia 
  terbaik, yang memiliki akhlak terbaik, budi pekerti terbaik, 
  sebentar kemudian dia hantam pula Nabi, telah berzina 
  dengan 15 wanita, orang yang menghina Nabi tidak diapa-
  apakan, sebaliknya orang yang menyampaikan yang haq pula 
  mau ditahan… apalah kelompok-kelompok ini. 
  Mereka akan mengalami, akan bertemu dengan musibah 
  yang cukup hebat, jika mereka menzhalimi penda’wah-
  penda’wah yang mengatakan yang haq dan hikmah.
      Muslimin dan muslimat, itu diantara sifat-sifat golongan 
  murtad ini. Dalam hadits Nabi saw, riwayat Imam Muslim 
  disebutkan bahwa di akhir zaman, ‘aqidah seseorang rusak 
  binasa dalam sekedip mata. Hadits sahih, Nabi mengatakan, 
  bersegeralah kamu beramal sebelum datang suatu ujian suatu 
  fitnah sebagaimana malam yang gelap gulita, seseorang 
  beriman di waktu pagi, kafir di waktu petang, atau di waktu 
  petang beriman, pada pagi besok kafir pula. 
  Kenapa berlaku demikian ?. Nabi menjelaskan, mereka telah 
  menjual agama mereka, iman mereka karena sedikit 
  keuntungan dunia, banyak orang menjadi kafir tuan-tuan.
  .aaa… jangan main-main… banyak orang menjadi murtad. 
  Salah-salah ulama-ulama pun menjadi murtad, karena apa ?, 
  karena dia menjual agama karena sedikit keuntungan dunia. Bagaimana ulama 
menjual agama ?, ulama menggubah hukum-hukum Allah (ulama-ulama yang duduk di 
DPR dan MPR). 
  Al baqarah ayat 41 berbunyi
  “wala tasytaru biayati tsamanang kaliila, wa iyaya fattaquun”.
  Suratul baqarah ayat 79, 
  "fawailul liladziina  yaktubuunal kitaab biaidiiHim tsuma 
  yaquuluuna Haadza min ‘indillah liyasytaru bihi tsamanang 
  kaliila” 
  cukup 2 dalil Qur-an albaqarah 41 dan 79. 
  Mereka menjual agama, karena sedikit keuntungan dunia, 
  dia gubah hukum Allah, “tsuma yaquuluuna”, kemudian dia berkata, “ Haadzaa 
min ‘indillah”, ini datang dari Allah , 
  ini juga undang-undang Islam. Contoh, zina, tidak menjadi 
  masalah kalau suka sama suka. Dia berkata ini adalah hukum 
  jenayah syar’iyah. … itu dia… dia sebut syar’iyah juga tuan-
  tuan. Inilah yang menyebabkan murtad tuan-tuan. Kenapa ?, 
  karena menjual agama karena sedikit keuntungan dunia. 
  Inilah dia ciri-ciri golongan murtad, sebentar beriman, sebentar 
  kufur, sebentar beriman sebenatr kufur, kufur terus kata Allah. 
  Pagi beriman petang kafir, petang beriman pagi kafir,
   menggadaikan agama karena sedikit keuntungan dunia. 
      Sekarang mari kita jelaskan pula bagaimana murtad itu bisa terjadi dengan 
3 cara. 
   
  .... aaa... lah panjang pula... beresok kita sambung ....
   
  Wabillahil hidayah wat taufiq
   
  Wassalam'alaikum.w.w.
   
  St. Sinaro
   

                
---------------------------------
Do you Yahoo!?
 Get on board. You're invited to try the new Yahoo! Mail Beta.
--------------------------------------------------------------
Website: http://www.rantaunet.org
=========================================================
* Berhenti (unsubscribe), berhenti sementara (nomail) dan konfigurasi 
keanggotaan,
silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting
* Posting dan membaca email lewat web di
http://groups.yahoo.com/group/RantauNet/messages
dengan tetap harus terdaftar di sini.
--------------------------------------------------------------
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan Reply
- Besar posting maksimum 100 KB
- Mengirim attachment ditolak oleh sistem
=========================================================

Kirim email ke