Kepulangan saya beberapa hari pada tahun lalu ke Solok 
banyak hal
yang telah saya amati , dan telah saya ungkapkan dalam 
beberapa buah
tulisan di milist rantaunet , namun masih ada yang 
tercecer seperti
yang akan saya tuliskan berikut ini .
Kota Solok termasuk salah satu kota di Sumbar yang seluruh 
sector
riel perekonomian dikuasai dan didominasi oleh urang awak 
sendiri .
Dan tentunya hal ini berbeda sekali kalau kita bandingkan 
dengan
kota kota lainnya di Jawa dan Bali . Kenapa hal ini bisa 
terjadi ?
apakah disebabkan kalah bersaing atau ada aturan ( perda ) 
, yang
mengakibatkan orang lain ( Cina ) sulit masuk dan berusaha 
disini .
Sepanjang yang saya tahu , semenjak saya kecil memang 
keberadaan
orang Cina di Solok ini boleh dikata tidak berarti , hanya 
ada
beberapa keluarga saja yang menetap disini , dan setelah 
39 tahun
berlalu keberadaan orang cina semakin berkurang , mungkin 
pindah
kedaerah lain atau telah berasimilasi dengan penduduk 
setempat yakni
melalui perkawinan .

Zul amry piliang di jimbaran bali


Re: [solok] Baa kok Cino mati aka di Solok


kenapa cina tidak berhasil menancapkan kuku nya di kota 
solok??
sepintas pengamatan saya..karena para praktisi ekonomi 
urang awak yg di solok mempunyai social network yg kuat. 
rata2 pengusaha besar di solok ternyata mempunyai hubungan 
/ latar belakang yg sama...
contoh utk bidang otomotif dan bangunan, rata2 org 
saniangbaka..yg malah ada beberapa yg masih hubungan 
saudara. walau beda toko, ketika tutup toko mereka bisa 
melebur kembali dan membangun jaringan dagang yg kuat.dan 
satu lagi, kebanyakan berasal dari "perguruan" yg sama. 
maksud nya mereka rata2 pernah berguru dagang pada suatu 
toko paling tua di solok dan tetap menjalin kerjasama 
sampai sekarang.

faktor lainnya...fanatisme orang solok terhadap daerah nya 
cukup tinggi. jangankan cina, pengusaha selain dari daerah 
sekitar solok aja susah utk bisa masuk.

ini hanya analisis sekedarnya...belum sampe diteliti 
secara benar...:D

salam dari Solok

Salam,

Yudi

On Mon, 7 Aug 2006 10:49:01 -0700
  Arnoldison <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> 
> Jaringan bisnis etnis Cina
> 
> satulelaki.com  - Sejak jaman dulu hingga sekarang, 
>orang Cina dikenal
> sebagai  etnis  'pedagang'. Mereka terkenal sebagai 
>pelaku bisnis yang
> ulet  dan  tangguh serta jeli membaca peluang. Tak heran 
>jika jaringan
> bisnis mereka juga sangat luas, dari desa, kota, hingga 
>transnasional.
> Inilah empat lingkar jaringan bisnis yang menarik untuk 
>dicermati.
> 
> Dilihat  secara  keseluruhan, jaringan bisnis etnis Cina 
>di Asia Timur
> dan  Tenggara  terdiri  dari  empat lingkar: lingkar 
>pedesaan, lingkar
> perkotaan, lingkar regional dan lingkar transnasional. 
>Keempat lingkar
> tersebut   terjalin   menjadi   jaringan-jaringan 
>  bisnis  yang  bisa
> diandalkan untuk dengan cepat memobilisasi dan 
>mendistribusikan modal,
> barang kebutuhan produksi, konsumsi dan informasi.
> 
> Jaringan  bisnis  etnis  Cina  lingkar  edesaan 
> terlihat jelas ketika
> terjadi  kekerasan  terhadap  penduduk  etnis Cina di 
>Kalimantan Barat
> pada  tahun  1967.  Pada  waktu itu diperkirakan, 
>sekitar 300 penduduk
> etnis  Cina  terbunuh dan sekitar 45.000 melarikan diri 
>dari desa-desa
> ke   pontianak  dan  Singkawang.  Mereka  ditempatkan 
> di  barak-barak
> pengungsi   yang  dikelola  militer,  dan  paling 
> tidak,  4.000  lagi
> meninggal karena sakit dan kurang gizi.
> 
> Komunitas-komunitas etnis Cina, di daerah tersebut 
>berantakan, dan hal
> itu  sangat memukul perekonomian penduduk Dayak. 
>Jaringan bisnis etnis
> Cina  lingkar  pedesaan  di  Kalimantan Barat pada 
>dekade 1930-an yang
> bisa  diasumsikan  terus  berlanjut  sampai pertengahan 
>dekade 1960-an
> tersebut,  terdiri  dari  para  pedagang  etnis  Cina 
> yang mendirikan
> pos-pos  dagang  di  pedalaman  Kalimanrtan  Barat 
> untuk mengumpulkan
> produk  hutan  seperti  rotan, karet dari orang Dayak. 
>Jaringan bisnis
> lingkar  pedesaan  ini  terintegrasi dengan jaringan 
>bisnis etnis Cina
> lingkar perkotaan.
> 
> Para  eksportir  dan  importir  etnis  Cina  yang 
>tinggal di perkotaan
> Pontianak dan Singkawang tersebut menjalin hubungan 
>kredit dengan para
> pemodal etnis Cina yang tinggal di Singapura. Selain 
>menangani ekspor,
> para   pedagang  etnis  Cina  dari  lingkar  perkotaan 
> tersebut  juga
> menyediakan    berbagai    komoditi    yang    bisa 
>  diperoleh   dari
> importir-importir  etnis  Cina  di  kota-kota pesisir 
>yang lebih besar
> untuk  dijual  ke  desa-desa.  Jadi, jaringan dagang 
>mereka membentang
> dari pedalaman, ke kota-kota pantai hingga ke Singapura.
> 
> Jaringan  dagang  yang  umurnya  puluhan  tahun  dan 
> bahkan bisa jadi
> berabad-abad  ini,  tidak bisa digantikan begitu saja 
>oleh orang-orang
> Dayak  yang bisa jadi hanya mempunyai jaringan dagang di 
>daerah-daerah
> pedesaan   saja.   Uraian  mengenai  jaringan  bisnis 
> etnis  Cina  di
> Kalimantan  Barat  itu  melukiskan  betapa  kuat  dan 
>luasnya jaringan
> bisnis yang mereka bangun dan kembangkan. [hnl]
> 

===========================================================
TELKOM Group Peduli Jogja, ketik PEDULI, kirim SMS ke 5000

Dengan mengirim SMS berisi PEDULI ke nomor 5000, Anda menyumbang
Rp. 5.000,- per SMS bagi korban gempa bumi di Yogyakarta dan Jawa Tengah.
Dana 100% akan disumbangkan TELKOM dan TELKOMSEL atas nama pelanggan
ke Palang Merah Indonesia setiap minggu selama 1 bulan, mulai 30 Mei s/d 30
Juni 2006. Pengumpulan dan distribusi dana diaudit oleh auditor independen dan
disaksikan oleh notaris. Bantuan via SMS ini dapat diikuti oleh pelanggan Flexi,
KartuHalo, simPATI, dan Kartu AS

Khusus pelanggan FLEXI, Anda dapat menyumbang dengan nilai
lebih besar dengan mengetik 10000 atau 25000 atau 50000 kirim ke 5000

Informasi lebih lanjut, klik www.telkomflexi.com
===========================================================

--------------------------------------------------------------
Website: http://www.rantaunet.org
=========================================================
* Berhenti (unsubscribe), berhenti sementara (nomail) dan konfigurasi 
keanggotaan,
silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting
* Posting dan membaca email lewat web di
http://groups.yahoo.com/group/RantauNet/messages
dengan tetap harus terdaftar di sini.
--------------------------------------------------------------
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan Reply
- Besar posting maksimum 100 KB
- Mengirim attachment ditolak oleh sistem
=========================================================

Kirim email ke