Assalamu'alaikum WW

PDRI dan PRRI samo-samo di ranah minang.........kaduo tokoh iko punyo satu 
catatan sejarah di Indonesia iko....

Indonesia.... I love u....

Wassalam
Palai Rinuak



http://www.detiknews.com/indexfr.php?url=http://www.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2006/bulan/08/tgl/16/time/110833/idnews/657203/idkanal/10

Jadikan Sjafruddin dan Mr Assaat Sebagai Mantan Presiden
Arfi Bambani Amri - detikcom
Jakarta - Belum ada penghargaan yang cukup dari pemerintah terhadap 
Sjafruddin Prawiranegara dan Mr Assaat. Padahal, dua tokoh ini pernah 
memimpin Indonesia. Sebagai bangsa yang menghargai pahlawannya, sebaiknya 
pemerintah menetapkan Sjafruddin sebagai Presiden ke-2 dan Mr Assaar sebagai 
Presiden ke-3.

Sjafruddin pernah menjadi Ketua Pemerintah Darurat Republik Indonesia (PDRI) 
pada 1948-1949. Sementara Mr Assaat pernah menjabat Presiden RI sewaktu 
Indonesia berbentuk Republik Indonesia Serikat (RIS) pada 1949-1950.

"Presiden harus mengeluarkan Keppres atau aturan-aturan lain yang menetapkan 
urut-urutan presiden, memasukkan Sjafruddin Prawiranegara dan Mr. Assaat 
sebagai Presiden RI ke-2 dan ke-3," cetus Sejarawan LIPI, Asvi Warman Adam, 
kepada detikcom, beberapa waktu lalu.

Menurut Asvi, RI dianggap pernah mengalami kekosongan atau vakum 
pemerintahan, bila kedua tokoh ini tidak ditulis dalam sejarah sebagai 
presiden ke-2 dan ke-3. "Bila tidak, maka RI pernah terputus sejarahnya," 
ujar Asvi yang mendapatkan doktor ilmu sejarahnya dari Universitas Sorbonne, 
Prancis ini.

Asvi menjelaskan, Sjafruddin memimpin PDRI secara legal. Sebab, PDRI muncul 
berdasarkan perintah Presiden dan Wakil Presiden RI waktu itu, 
Soekarno-Hatta, untuk menjalankan peran pemerintah di medan gerilya.

Beginilah versi urut-urutan Presiden Republik Indonesia menurut Asvi Warman 
Adam:
1. Presiden Soekarno (1945-1969)
2. Sjafruddin Prawiranegara, Presiden (Ketua) (PDRI) (1948-1949)
3. Mr Assaat, Presiden (RI-Yogyakarta) (1949-1950)
4. Presiden Soeharto (1967-1998)
5. Presiden Baharuddin Jusuf Habibie (1998-1999)
6. Presiden Abdurrahman Wahid (1999-2001)
7. Presiden Megawati Soekarnoputri (2001-2004)
8. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (2004-2009)

Sementara Rosihan Anwar mengaku sudah membicarakan dengan Presiden SBY 
tentang status Sjafruddin Prawiranegara dan Mr Assaat. Intinya, Presiden SBY 
setuju apabila Sjafruddin dan Assaat diberi status mantan presiden.

"Pak SBY bilang sama saya, sudah setuju dan sudah kasih tahu untuk mencari 
dasar hukumnya, bagaimana kedudukan Pak Sjafruddin dan Mr Assaaat. Selama 
ini dua tokoh ini tidak pernah disebut-sebut. Orang tidak kenal lagi. 
Makanya, saya bilang, selama ini bangsa ini brengsek," tutur Rosihan




Z Chaniago - Palai Rinuak - http://www.maninjau.com
======================================================================
Alam Takambang Jadi Guru
======================================================================



--------------------------------------------------------------
Website: http://www.rantaunet.org
=========================================================
* Berhenti (unsubscribe), berhenti sementara (nomail) dan konfigurasi 
keanggotaan,
silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting
* Posting dan membaca email lewat web di
http://groups.yahoo.com/group/RantauNet/messages
dengan tetap harus terdaftar di sini.
--------------------------------------------------------------
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan Reply
- Besar posting maksimum 100 KB
- Mengirim attachment ditolak oleh sistem
=========================================================

Kirim email ke