Assalamualaikum w.w. Dunsanak Bandaro Kok iyo takuik mambukak attachment, iko ambo copy-paste file tasabuik. Mudah-mudahan bisa masuak. NoJenis AdatSumberKurunKategoriSifatCatatan 1Adat nan Sabana Adat (AnSA) : Azas-azas DasarQuran dan Sunnah, dalam ABS SBK tertuang dalam syara’Setelah masuknya Islam, sekitar abad ke 16. Konsolidasi setelah Perang Paderi (1803-1837) 1Standar, baku. Bersifat theologis dan sakral. Tidak boleh diubah lagi, merupakan ‘lex superiori’Dalam hubungan ini dianut doktrin bahwa ‘syara’ mangato, adaik mamakai.’ Sekarang ini norma dan sistem sosial sudah terkumpul dalam Kompilasi Hukum Islam (1991). Tatanan sosial bersifat patrilineal. Alam takambang jadi guruSejak alam terjadi2Emperik, sekular, dipelajari dengan ilmu pengetahuan dan teknologiSeyogyanya ini merupakan bidang dari kaum cerdik pandai, ulasan sudah ditulis oleh budayawan AA Navis 2Adat nan Diadatkan (AnDA): Warisan Nenek Moyang.Warisan Nenek Moyang/1 : Adat Dt Parapatiah nan Sabatang, terbagi dalam Cupak Usali dan Cupak Buatan. Sebelum Islam masuk3Juga bersifat standar, baku, walau berciri sekular, dan karena itu berada pada tataran yang lebih rendah dari Adat nan Sabana Adat. Bertangga naik bertangga turun, mengenal adanya struktur yang bersifat hierarki dalam masyarakat. Dirancang terutama untuk masyarakat agraris. Matrilineal. Masalah sako dan pusako.· Merupakan kesepakatan antara para ninik mamak, alim ulama, imam chatib, belum dihimpun dan belum ditulis. Tanpa suatu pusat pembinaan ajaran. · Tidak mengembangkan suatu sistem kelembagaan yang mampu mengintegrasikan orang Minangkabau, sehingga berakibat terfragmentasinya masyarakat Mianngkabau · Belum jelas dimana peran cerdik pandai, ilmuwan, pengusaha, pegawai, tentara, seniman, urang sumando, kaum muda, perempuan, atau para perantau. · Kekaburan dan konflik antara sistem sosial Islam yang patrilineal dengan tatanan adat yang matrilineal. · Banyak masalah sengkata sako dan pusato. · Belum memberi tempat pada Hukum Positif dan Struktur Hidup Berbangsa dan Bernegara dalam rangka Negara Kesatuan R.I. Warisan Nenek Moyang?2: Adat Dt Katumamggungan, juga terbagi dalam Cupak Usali dan Cupak Buatan. Sebelum Islam masuk4Juga bersifat standar, baku, walau berciri sekular dan karena itu berada pada tataran yang lebih rendah dari Adat nan Sabana Adat .Kesetaraan dari semua pemimpin, duduk sama rendah dan tegak sama tinggi. Dirancang terutama untuk masyarakat agraris. Matrilineal. Masalah sako dan pusako. 3Adat nan Teradat (AnTA): Kontrak SosialKontrak Sosial/1: Kasapakatan di Ranah pada tingkat Nagari.Sebelum dan sesudah Islam masuk5Adat salingka nagari, sekular, dapat berlainan antara suatu nagari dengan nagari yang lain. Juga masih bersuasana agrariaMemberi peluang untuk penyesuaian dengan kondisi lokal antara nagari yang satu dengan nagari yang lain. Dasat diberi wadah dengan Peraturan Daerah Kabupaten (Perdakab) atau Nagari (Perna). Kontrak Sosial/2: Kasapakatan di RantauSebelum dan sesudah Islam masuk6Sesuai dengan adat dari masyarakat Rantau tempatan yang didatangi, sekular, Mampu berakomodasi dengan suasana baru di kota dan patrilineal.Mengajarkan agar para perantau menghormati adat dari masyarakat tuan rumahnya. Hampir seluruhnya menerapkan Adat nan Sabana Adat. Tanpa masalah agraria dan tanpa masalah sako dan pusako. 4Adat Istiadat (AI)Dinamika serta romantika kaum mudaSebelum dan sesudah Islam masuk7Dinamis dan kreatif ,sekular, dapat dipergunakan di Ranah maupun di Rantau.Masih perlu diperjelas lagi, karena dalam kenyataannya tidak terlihat peran jelas dari kaum muda ini dalam adat. MATRIKS KLASIFIKASI EMPAT JENIS ADAT MINANGKABAU DALAM RANGKA DOKTRIN ADAT BASANDI SYARA’ SYARA’; BASANDI KITABULLAH (ABS SBK) DAN MASALAH IMPLEMENTASINYA DALAM NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA (SB:sb) Sumber: Z Chaniago, [email protected], 18 Agustus 2006, dan S. Bahar/ M Zulfan Tadjoeddin (2004) Edisi Revisi/2, 19 Agustus 2006. Wassalam, Saafroedin Bahar.
----- Original Message ---- From: A Bandaro <[EMAIL PROTECTED]> To: Saafroedin BAHAR <[EMAIL PROTECTED]>; [email protected] Cc: Rahima <[EMAIL PROTECTED]>; Ir. H. Mulyadi DT MARAH BANGSO <[EMAIL PROTECTED]> Sent: Saturday, August 19, 2006 6:33:16 AM Subject: Attachment, ndak barani doh (RE: [EMAIL PROTECTED] Matriks Klasifikasi ) Baa indak di copy paste kan sajo ?? Ambo dan umumno netter indak barani mambukak attachment, karano resiko ; attachment bisa disusupi virus diperjalanan. 'mak Ban ~~~~~~~~~~~~~ > -----Original Message----- > From: Saafroedin BAHAR > Subject: [EMAIL PROTECTED] Matriks Klasifikasi Substansi Adat Minangkabau > danposisinya dalam Negara kesaruan RI. > > Assalamualaikum w.a. para Dunsanak sa Palanta, > > Terlampir ambo kirimkan hasil 'otak-atik' ambo dari bahan-bahan nan > dikirimkan dek Dunsanak Z Chaniago tantang ampek klasifikasi adat > Minangkabau nan ambo kaikkan jo kaadaan maso kini, dimano kito adolah > bagian dari Bangso Indonesia dan Negara Kesatuan Republik Indonesia. > Sabalunnyo bahan ko ambo masuakkan ka 'Files' dari milis > [EMAIL PROTECTED], sahinggo agak tabatas peredarannyo, padohal isinyo > alah labiah laweh. > > Dalam matriks nomor 3a iko ambo cantumkan pulo macam-macam masalah nan > paralu kito bahas dan kito salasaikan basamo. > > Ambo maharokkan tanggapan jo masukan dari Dunsanak sadonyo. > > Wassalam, > Saafroedin Bahar. -------------------------------------------------------------- Website: http://www.rantaunet.org ========================================================= * Berhenti (unsubscribe), berhenti sementara (nomail) dan konfigurasi keanggotaan, silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting * Posting dan membaca email lewat web di http://groups.yahoo.com/group/RantauNet/messages dengan tetap harus terdaftar di sini. -------------------------------------------------------------- UNTUK DIPERHATIKAN: - Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan Reply - Besar posting maksimum 100 KB - Mengirim attachment ditolak oleh sistem =========================================================

