Assalamualaikum WW Kepado bapak2 jo mamak2, ambo ingin tau a bana sabanano pabedaan kaduo ulama gadang ko dalam memandang & konsep Islam di Minangkabau . Mohon pencerahan dari sidang palanta Wassalam Nofiardi RM, 39
....... ========================== Disebutkan dalam buku Ensiklopedi Islam, bahwa Syekh Ahmad Khatib selama di Makkah, sesuai dengan beberapa pertanyaan yang diajukan kepadanya, sudah menulis sejumlah buku yang mengungkapkan kekeliruan tarekat tersebut. Selama di Makkah, Muhammad Rasul telah menerima pendirian dan sikap gurunya itu dengan baik. Di tahun-tahun awal kedatangannya, Muhammad Rasul kemudian mencoba meluruskan praktek tarekat yang menurutnya tidak ada dasarnya dalam Islam. Upayanya ini tidaklah mudah. Selain karena ulama yang sepaham dengannya tidaklah banyak, juga dia harus menghadapi ulama-ulama yang tak lain adalah pengikut ayahnya sendiri, seorang syekh dari tarekat Naksyabandiyah. Perjuangannya untuk meluruskan ajaran tarekat Naksyabandiyah semakin gencar. Dia kian bersemangat menjalankan ide-ide gurunya. Pertentangan dengan para penganut tarekat Naksyabandiyah mencapai puncaknya yang ditandai oleh istilah pertentangan antara 'kaum tua' dan 'kaum muda' (umumnya adalah murid-murid Syekh Ahmad Khatib). Saat itu, Muhammad Rasul telah berganti nama menjadi H Abdul Karim Amrullah. Sekitar tahun 1925, Abdul Karim mengadakan perjalanan ke Jawa dan sempat bertemu dengan HOS Tjokroaminoto dan KH Ahmad Dahlan. Mereka lantas saling bertukar pikiran satu sama lain. Dari situ, dia menangkap kesan yang dibawanya ke Sumatera Barat bahwa Islam perlu diperjuangkan dengan sebuah organisasi yang baik. Hingga pada akhirnya dia mengubah perkumpulannya 'Sendi Aman' menjadi cabang Muhammadiyah di Sungaibatang, kampung halamannya sendiri. ########################################################################## Pada tahun 1928 itu juga, Syeikh Sulaiman ar-Rasuli bersama sahabat-sahabatnya Syeikh Abbas Ladang Lawas dan Syeikh Muhammad Jamil Jaho mengasaskan Persatuan Tarbiyah Islamiyah. Kemudian persatuan tersebut menjadi sebuah parti politik yang mempunyai singkatan nama PERTI. Baik dalam sistem pendidikan mahupun perjuangan dalam parti politik, Syeikh Sulaiman ar-Rasuli dan kawan-kawannya secara tegas dan berani mempertahankan dan berpegang dengan satu mazhab, iaitu Mazhab Syafie. Ini bererti PERTI agak berbeza dengan Nahdhatul Ulama (NU) yang diasaskan oleh Kiyai Haji Hasyim Asy'ari dan kawan-kawan di Jawa Timur. Dasar Nahdhatul Ulama (NU) adalah berpegang pada salah satu mazhab yang empat (Hanafi, Maliki, Syafie dan Hanbali). Ia tidak menegaskan mesti berpegang pada Mazhab Syafie seperti PERTI. Kiyai Haji Sirajuddin Abbas dalam bukunya, Sejarah dan Keagungan Mazhab Syafie, menulis, "Beliau seorang ulama besar yang tidak menerima faham Muhammad Abduh dan Rasyid Ridha." (Lihat cetakan kedua, Aman Press, 1985, hlm. 298.) Di antara ulama Minangkabau yang gigih menyokong pemikiran kedua-dua ulama Mesir itu ialah Dr. Haji Abdul Karim Amrullah dan Syeikh Thahir Jalaluddin al-Azhari. Ini bermakna, kedua-dua ulama yang sama-sama berasal dari Minangkabau dan semuanya seperguruan itu adalah musuh polemik Syeikh Sulaiman ar-Rasuli dan ulama-ulama dalam PERTI lainnya. Prof. Dr. Hamka dalam bukunya yang berjudul Ayahku menulis, "Cuma beliau (maksudnya Dr. Haji Abdul Karim Amrullah) berselisih dalam satu perkara, iaitu Syeikh Sulaiman ar-Rasuli mempertahankan Thariqat Naqsyabandiyah, dan salah seorang di antara Syeikhnya (mungkin maksudnya Syeikh Saad Mungka, musuh polemik Syeikh Ahmad Khathib Minangkabau, pen:), sedangkan pihak Dr. Haji Abdul Karim Amrullah dan Syeikh Jambek tidak suka kepada tarekat itu." DISCLAIMER: The above message is for the intended recipient only and may contain confidential information and/or may be subject to legal privilege. If you are not the intended recipient, you are hereby notified that any dissemination, distribution, or copying of this message, or any attachment, is strictly prohibited. If it has reached you in error please inform us immediately by reply e-mail or telephone, reversing the charge if necessary. Please delete the message and the reply (if it contains the original message) thereafter. Thank you. -------------------------------------------------------------- Website: http://www.rantaunet.org ========================================================= * Berhenti (unsubscribe), berhenti sementara (nomail) dan konfigurasi keanggotaan, silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting * Posting dan membaca email lewat web di http://groups.yahoo.com/group/RantauNet/messages dengan tetap harus terdaftar di sini. -------------------------------------------------------------- UNTUK DIPERHATIKAN: - Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan Reply - Besar posting maksimum 100 KB - Mengirim attachment ditolak oleh sistem =========================================================

