AsswrWb,
Baa ko gala ninik mamak kito, kito agiakan kan SBY,
tantu banyak carito2 nyo dgn alasan 2 yg
bla..bla..bla..,salah stumyo mungkin,.." krn ternyato
awak memang bansek, apo kato Anggota DPR dr
Sumbar,(baca di bawah). jadi baitulah sanak, awak
taruih bamiyiak aie, manggaleh diri, kalau ndak
pandai2 maambiek muko, beko paruaik awak mangaroncong.
Aatau memang sengaja di berikan demikian supaya urang
Minang jadi "anak yg manis"," banyak bana karengkang
beko di kurangi APBD nyo,.. yo sabana bedo.
 antalah sanak,..

wass. Mz-man
========================

Prestasi Pemerintah Daerah
Oleh Irwan Prayitno, Anggota DPR RI Asal Sumbar 
Sabtu, 26-Agustus-2006, 01:33:19 6 clicks   
 
 
Dari perjalanan di masa reses mengunjungi belasan
Pemerintah Daerah di Sumatera Barat dua minggu lalu,
saya dapat menyimpulkan bahwa persentase pendapatan
asli daerah (PAD)... 
 
 
... dalam anggaran pendapatan dan belanja daerah
(APBD) pertahunnya tidak lebih dari 10 persen, bahkan
banyak yang berkisar sekitar 5 persen. Selebihnya APBD
didanai oleh Pemerintah Pusat. 

Keadaan anggaran daerah yang demikian bisa disebutkan
di antaranya karena kurangnya inovasi, kreativitas dan
gebrakan para pemimpin daerah untuk memanfaatkan
segala potensi daerah yang dimiliki. Selama ini
Pemerintah Daerah terkesan lebih mengelola rutinitas
kegiatan administrasi dan tata pemerintahan daerah
dibanding usaha meningkatkan PAD. Prestasi daerah
justru tergantung kepada sejauh mana daerah dapat
meningkatkan PAD, yang berarti juga meningkatkan
kesejahteraan rakyat, mengurangi kemiskinan dan juga
dapat mengatasi pengangguran. 

Namun sebagian Pemerintah Daerah melihat prestasi
daerahnya berdasarkan kepada sesuatu yang diimpikan
atau yang masih direncanakan bukan kepada implementasi
kebijakan dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat. 

Presiden SBY di dalam memberikan pidato di depan
anggota DPD RI beserta pimpinan daerah seluruh
Indonesia di Gedung Nusantara MPR/DPR RI pada 23
Agustus 2006 yang lalu, beberapa kali menekankan agar
Pemerintah Daerah tidak hanya memfokuskan kepada
penyelenggaraan pemerintahan daerah tetapi harus
mengoptimalkan pengelolaan sumber daya yang dimiliki
daerah dengan kreatif dan melakukan inovasi.
Pernyataan SBY nampaknya menggambarkan gejala umum
yang menghinggapi pemerintah daerah. Media massa juga
memberitakan bahwa sebahagian dari mereka jarang yang
berada di daerahnya. 

Upaya peningkatan dana perimbangan, misalnya bagi
hasil pajak dan bukan pajak, dana alokasi umum, dana
alokasi khusus serta bagi hasil dan bantuan keuangan
dari provinsi merupakan sesuatu yang cukup penting
bagi daerah. Walaupun dana tersebut dan dana-dana
lainnya yang berasal dari pusat sudah ada aturan serta
rumus seberapa besar suatu daerah memperolehnya. Namun
upaya-upaya kongkrit Pemerintah Daerah dalam
meningkatkan PAD akan lebih menunjukkan kerja keras
Pemerintah Daerah dalam membangun daerahnya. 

Salah satu usaha untuk menyambut himbauan SBY adalah
dengan mendatangkan investasi ke daerah, apakah dalam
bentuk pembangunan industri atau berbagai bentuk usaha
lainnya seperti di bidang perkebunan, peternakan,
pertanian, perikanan, pariwisata, perdagangan dan lain
sebagainya. Investasi ini akan menimbulkan multiplier
effect dengan meningkatnya pertumbuhan ekonomi
masyarakat. Tentunya dengan masuknya investasi maka
akan mengurangi pengangguran karena adanya penerimaan
tenaga kerja baru sekaligus kemiskinan berkurang dan
kesejahteraan rakyat meningkat. 

Dengan kondisi yang demikian maka rakyat akan
membelanjakan pendapatan yang diperolehnya untuk
membeli makanan di restoran, menikmati hiburan,
membeli kendaraan, membangun rumah dan memenuhi
keperluan hidup lainnya. Maka dari situ pula PAD
meningkat karena meningkatnya pajak restoran, pajak
hiburan, retribusi parkir, retribusi pelayanan
kesehatan, retribusi ijin mendirikan bangunan dan
pendapatan lainnya. 

Selain itu dampak dari para investor yang datang akan
mendorong pula berbagai usaha atau bisnis yang
menyokong industri tersebut. Dengan demikian, maka
akan meningkat pula PAD, misalnya meningkatnya
retribusi ijin usaha, retribusi ijin tempat usaha,
rertribusi ijin usaha perdagangan dan industri,
retribusi tanda daftar perusahaan. Keadaan ini juga
akan meningkatkan konsumsi masyarakat sehingga
meningkatkan pula retribusi pasar, retribusi rumah
potong hewan, retribusi pertokoan dan lain-lain.
Selain investasi tentunya Pemerintah Daerah dapat
memberikan berbagai kebijakan dan fasilitas kepada
para investor di bidang lainnya. Semoga masyarakat
dapat merasakan ayoman dan kesejahteraan yang
difalisitasi oleh pemimpin daerah yang memang mereka
janjikan melalui kampanye ketika pilkada dulu. (*) 
 
 


__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 

--------------------------------------------------------------
Website: http://www.rantaunet.org
=========================================================
* Berhenti (unsubscribe), berhenti sementara (nomail) dan konfigurasi 
keanggotaan,
silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting
* Posting dan membaca email lewat web di
http://groups.yahoo.com/group/RantauNet/messages
dengan tetap harus terdaftar di sini.
--------------------------------------------------------------
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan Reply
- Besar posting maksimum 100 KB
- Mengirim attachment ditolak oleh sistem
=========================================================

Kirim email ke