Utk agribisnis di Sumbar walau sebagian besar lahan cukup subur, dengan
kondisi sekarang  mungkin utk bercocok tanam holtikultura harus banyak
pertimbangan.
Besarnya biaya produksi (pupuk + insectisida) dibandingkan dengan harga
jual akhir-akhir ini menjadi momok untuk  terus berusaha dibidang ini.

Dikampuang ambo yang cukup subur, dulu banyak menghasilkan lado dan
sayuran lain. Kini jangankan urang bacocok tanam, untuk menunggu rumah
sajo ,sudah orang yang berasal dari daerah lain. Mereka yang jadi
penghuni rumah ini terutama adalah karyawan konfeksi atau usaha lain di
Kiktenggi

Itu dek karano ba cocok tanam itu indak menarik lai. Urang lah bahondoh
poroh pai ka Malaysia, Jakarta dll. Mungkin untuk kebun skala besar
dengan berbagai tanaman tua/tanaman keras seperti Karet dan sawit masih
banyak peminatnya. Tapi di Sumbar itu mungkin hanya ada di Pasaman,
Pesisir Selatan,sebagian Limo Puluh Koto, Solok Selatan dan Swl
Sijunjung/Dharmasraya.   
Untuak kami di Agam tuo lahan untuak itu sabana terbatas karano
piriang-piriang sawah tu jarang nan diateh 0.5 ha luasnyo. Yang termasuk
tanah ulayat pun indak begitu banyak lai,  karano lah banyak nan tajua
atau tagadai ka pihak lain.

Tapi untuak korelasi tanah terbiar dengan kemiskinan. Khusus untuak
daerah ambo, iyo tamasuak nan alun tapek teori tu tampaknyo. Karano
urang kampuang ambo kini banyak nan labiah suko ba bisnis dari pado jadi
petani. Sehingga sawah-ladang bahkan rumah jo kampuang ditinggakannyo.

Salam
StRA


-----Original Message-----
From: [EMAIL PROTECTED]
[mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of Anzori
Sent: Thursday, August 31, 2006 11:24 AM
To: [email protected]
Subject: Re: [EMAIL PROTECTED] Baa caro mangurangi kamiskinan di Ranah ?
Tanah Ulayat dan Kemiskinan


--------------------------------------------------------------
Website: http://www.rantaunet.org
=========================================================
* Berhenti (unsubscribe), berhenti sementara (nomail) dan konfigurasi 
keanggotaan,
silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting
* Posting dan membaca email lewat web di
http://groups.yahoo.com/group/RantauNet/messages
dengan tetap harus terdaftar di sini.
--------------------------------------------------------------
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan Reply
- Besar posting maksimum 100 KB
- Mengirim attachment ditolak oleh sistem
=========================================================

Kirim email ke