AssWrWb, Ambo juga setuju dgn pengamatan Bp. Anzori dan Syaf,Bahar,.. kalau memang tanah iko mengangur dan tidak merasa rugi ngnangur.. disiko lataknyo "political will" pmrth dan anggoat DPRD nya utk mengol kan PERDA pemanfaatkan tanah Ulayat scr win-win approach..indak ado "menguntiang dalam lipatan". scr terbuka dr seluruh kaum. Ala lamo dan kuno iko2 sajo nan didiskusi kan elite Sumbar tp ngak pernah salasai. Tanah merupakan modal dasar yg paling dasar/kuat bg investor utk menanamkan modalnya., serta keamanan modal tanahnya setelah beropreasi. Kalau dikatokan petani mito "malas" inilah yg perlu kito pertanyokan dan di teliti, kenapa? Mungkin hasil pertanian yg tidak bergairah krn "micro/macro economic policy "nya ngak mendukung, incentif yg kurang tepat. Atau pertanyaan kita ' sampai sejauhmana Dipertahort Sumbar merangsang petani dgn program2 nya utk bergairah berproduksi. Apakah orang Minang punya mentality " mediocre trap". sedang2 saja.. asa lapeh makan sajo cukup lah. anak padusi awak ndak paralu bana sakolah tinggi do,.. toh inyo kadapua juo beko?(contoh) Antalah sanak..
wass. Muzirman ======================= --- Saafroedin BAHAR <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Assalamualaikum w.w. Dunsanak Anzori, > > Ambo sangaik satuju jo sinyalemen Dunsanak. > Kasimpulannyo untuak samantaro adolah bahaso urang > awak ko saroman 'ayam nan mati kalaparan di ateh > lumbuang padi'. Baa mako baitu ? Panjalasannyo ado > pado angko 2 dan 4 dalam telaahan Dunsakan, yaitu > urang awak ko pamaleh dan pasif. Ondeh Tuhan. Baa > pulo mako baitu ? > > Baa pandapek para Dunsanak nan lain ? > > Wssalam, > Saafroedin Bahar. > > > ----- Original Message ---- > From: Anzori <[EMAIL PROTECTED]> > To: [email protected] > Sent: Thursday, August 31, 2006 11:23:35 AM > Subject: Re: [EMAIL PROTECTED] Baa caro mangurangi > kamiskinan di Ranah ? Tanah Ulayat dan Kemiskinan > > > Di Sumatra Barat sangat banyak tanah ulayat. Tanah > milik adat dan kaum keturunan turun temurun. Tanah > ini indak buliah diganggu atau diperjualbelikan oleh > pribadi anggot kaum. > Kemiskinan sangat erat kaitan dengan kepemilikan > tanah. Banyaknya tanah ulayat tidak menjamin kaum > pemilik tanah itu kaya. Kenayataannya di Sumbar 80 % > kaum berada pada garis kemiskinan, walaupun tanahnya > banyak. Tidak ada korelasi kepemilikan tanah dengan > kemiskinan, karena si Sumabr masyarakat miskin bukan > karena tidak punya tanah, tapi disebabkan oleh hal > lain seperti : > 1. Tanah tidak produktif > 2. Masyarakat malas menggarap tanah dengan alasan > tidak ada modal > 3. Tanh tidak bisa dimnafaatkan oleh orang lain > (investor) karena pemilik tanah tidak bersedia > menyewakan atau menjual tanah tersebut. > 4. Masyarakat merasa tidak kehilangan > kesempatan-apa2 walaupun tanahnya menganggur. > Jadi kemiskinan yang ada disebabkan oleh rendahnya > produktivitas sumber daya dan sumber alam. Hanya > sebagian masyarakat yang produktif. Contohkan > pedagang sayur, mereka tidak butuh modal besar untuk > berdagang sayur, namun mau berusaha untuk survive > walaupun bangun jam 4 pagi, naik kendaraan ke pasar > kemudian berjualan sampai sore, pulang ke rumah > dengan mendapatkan sedikit keuntungan. Itulah > pahlawan kehidupan. > Zaman dulu saya masih ingat, betapa banyak > orang-orang separuh baya berjualn tikar pandan dari > kampung ke kampung di berbagai kabupaten hanya untuk > mendapatkan sedikit keuntungan. > Sekarang suasana itu sudah hilang, karena sudah > digantikan oleh tikar plastik buatan taiwan. > jadi kalau dikatakn di nagari-nagari rakyat > miskin, kita perlu tanyakan, berapa hektar tanah di > nagari tiu yang menganggur. Karena tanah bukitpun > bisa ditanam. > Kalau kita ingin melihat nagari miskin kita akan > mendapatkan korelasi positif, bahwa semakin banyak > tanah yang menganggur berarti semakin miskin nagari > itu, perlu penelitian. > > Sebenarnya rakyat indonesia harus bersyukut bahwa > mereka tidak punya 4 musim, shingga sepanjang tahun > bisa menanam apa saja di tanah yang ada. > > Bayangkan kalau misalnya 1/4 wilayah sumbar yang > tidak menghasilkan apa-apa disewakan kepada > pemerintah singapura, kira-kira mereka mau nggak? > Beigutlah kita, punya tanah tidak bisa berproduksi. > Tidak punya tanah hanya mengeluh. > Mudah-mudahan bisa jadi pemikiran bersama. > > > --------------------------------- > Talk is cheap. Use Yahoo! Messenger to make > PC-to-Phone calls. Great rates starting at 1ยข/min. > -------------------------------------------------------------- > Website: http://www.rantaunet.org > ========================================================= > * Berhenti (unsubscribe), berhenti sementara > (nomail) dan konfigurasi keanggotaan, > silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting > * Posting dan membaca email lewat web di > http://groups.yahoo.com/group/RantauNet/messages > dengan tetap harus terdaftar di sini. > -------------------------------------------------------------- > UNTUK DIPERHATIKAN: > - Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika > melakukan Reply > - Besar posting maksimum 100 KB > - Mengirim attachment ditolak oleh sistem > ========================================================= > -------------------------------------------------------------- > Website: http://www.rantaunet.org > ========================================================= > * Berhenti (unsubscribe), berhenti sementara > (nomail) dan konfigurasi keanggotaan, > silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting > * Posting dan membaca email lewat web di > http://groups.yahoo.com/group/RantauNet/messages > dengan tetap harus terdaftar di sini. > -------------------------------------------------------------- > UNTUK DIPERHATIKAN: > - Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika > melakukan Reply > - Besar posting maksimum 100 KB > - Mengirim attachment ditolak oleh sistem > ========================================================= __________________________________________________ Do You Yahoo!? Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around http://mail.yahoo.com -------------------------------------------------------------- Website: http://www.rantaunet.org ========================================================= * Berhenti (unsubscribe), berhenti sementara (nomail) dan konfigurasi keanggotaan, silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting * Posting dan membaca email lewat web di http://groups.yahoo.com/group/RantauNet/messages dengan tetap harus terdaftar di sini. -------------------------------------------------------------- UNTUK DIPERHATIKAN: - Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan Reply - Besar posting maksimum 100 KB - Mengirim attachment ditolak oleh sistem =========================================================

