ass ww
   
  Sambutan di Padang sangat positif DAMI sebagai upaya  perupa dana segar yang 
disimpan di Bank dalam  membentuk ulayat baru  Kini sedang terus disempurnakan 
Ambo akan buat tulisan lagi dengan banyaknya masukan nan kontruktif salamo di 
Padang Ambo akan diskusi langsung dengan pak Syaf Sabanyak nan pesimis dan 
cemeeh sebanyak itu pulo nan positif kontruktif
  Ch N Latief Dt Bandaro 78

Saafroedin BAHAR <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
  Assalamualaikum w.w. Dunsanak Anzori,

Ambo sangaik satuju jo sinyalemen Dunsanak. Kasimpulannyo untuak samantaro 
adolah bahaso urang awak ko saroman 'ayam nan mati kalaparan di ateh lumbuang 
padi'. Baa mako baitu ? Panjalasannyo ado pado angko 2 dan 4 dalam telaahan 
Dunsakan, yaitu urang awak ko pamaleh dan pasif. Ondeh Tuhan. Baa pulo mako 
baitu ? 

Baa pandapek para Dunsanak nan lain ?

Wssalam,
Saafroedin Bahar.


----- Original Message ----
From: Anzori 
To: [email protected]
Sent: Thursday, August 31, 2006 11:23:35 AM
Subject: Re: [EMAIL PROTECTED] Baa caro mangurangi kamiskinan di Ranah ? Tanah 
Ulayat dan Kemiskinan


Di Sumatra Barat sangat banyak tanah ulayat. Tanah milik adat dan kaum 
keturunan turun temurun. Tanah ini indak buliah diganggu atau diperjualbelikan 
oleh pribadi anggot kaum.
Kemiskinan sangat erat kaitan dengan kepemilikan tanah. Banyaknya tanah ulayat 
tidak menjamin kaum pemilik tanah itu kaya. Kenayataannya di Sumbar 80 % kaum 
berada pada garis kemiskinan, walaupun tanahnya banyak. Tidak ada korelasi 
kepemilikan tanah dengan kemiskinan, karena si Sumabr masyarakat miskin bukan 
karena tidak punya tanah, tapi disebabkan oleh hal lain seperti :
1. Tanah tidak produktif
2. Masyarakat malas menggarap tanah dengan alasan tidak ada modal
3. Tanh tidak bisa dimnafaatkan oleh orang lain (investor) karena pemilik tanah 
tidak bersedia menyewakan atau menjual tanah tersebut.
4. Masyarakat merasa tidak kehilangan kesempatan-apa2 walaupun tanahnya 
menganggur.
Jadi kemiskinan yang ada disebabkan oleh rendahnya produktivitas sumber daya 
dan sumber alam. Hanya sebagian masyarakat yang produktif. Contohkan pedagang 
sayur, mereka tidak butuh modal besar untuk berdagang sayur, namun mau berusaha 
untuk survive walaupun bangun jam 4 pagi, naik kendaraan ke pasar kemudian 
berjualan sampai sore, pulang ke rumah dengan mendapatkan sedikit keuntungan. 
Itulah pahlawan kehidupan.
Zaman dulu saya masih ingat, betapa banyak orang-orang separuh baya berjualn 
tikar pandan dari kampung ke kampung di berbagai kabupaten hanya untuk 
mendapatkan sedikit keuntungan. 
Sekarang suasana itu sudah hilang, karena sudah digantikan oleh tikar plastik 
buatan taiwan.
jadi kalau dikatakn di nagari-nagari rakyat miskin, kita perlu tanyakan, berapa 
hektar tanah di nagari tiu yang menganggur. Karena tanah bukitpun bisa ditanam.
Kalau kita ingin melihat nagari miskin kita akan mendapatkan korelasi positif, 
bahwa semakin banyak tanah yang menganggur berarti semakin miskin nagari itu, 
perlu penelitian.

Sebenarnya rakyat indonesia harus bersyukut bahwa mereka tidak punya 4 musim, 
shingga sepanjang tahun bisa menanam apa saja di tanah yang ada.

Bayangkan kalau misalnya 1/4 wilayah sumbar yang tidak menghasilkan apa-apa 
disewakan kepada pemerintah singapura, kira-kira mereka mau nggak? Beigutlah 
kita, punya tanah tidak bisa berproduksi. Tidak punya tanah hanya mengeluh.
Mudah-mudahan bisa jadi pemikiran bersama. 


---------------------------------
Talk is cheap. Use Yahoo! Messenger to make PC-to-Phone calls. Great rates 
starting at 1ยข/min.
--------------------------------------------------------------
Website: http://www.rantaunet.org
=========================================================
* Berhenti (unsubscribe), berhenti sementara (nomail) dan konfigurasi 
keanggotaan,
silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting
* Posting dan membaca email lewat web di
http://groups.yahoo.com/group/RantauNet/messages
dengan tetap harus terdaftar di sini.
--------------------------------------------------------------
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan Reply
- Besar posting maksimum 100 KB
- Mengirim attachment ditolak oleh sistem
=========================================================
--------------------------------------------------------------
Website: http://www.rantaunet.org
=========================================================
* Berhenti (unsubscribe), berhenti sementara (nomail) dan konfigurasi 
keanggotaan,
silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting
* Posting dan membaca email lewat web di
http://groups.yahoo.com/group/RantauNet/messages
dengan tetap harus terdaftar di sini.
--------------------------------------------------------------
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan Reply
- Besar posting maksimum 100 KB
- Mengirim attachment ditolak oleh sistem
=========================================================

                                
---------------------------------
Want to be your own boss? Learn how on  Yahoo! Small Business. 
--------------------------------------------------------------
Website: http://www.rantaunet.org
=========================================================
* Berhenti (unsubscribe), berhenti sementara (nomail) dan konfigurasi 
keanggotaan,
silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting
* Posting dan membaca email lewat web di
http://groups.yahoo.com/group/RantauNet/messages
dengan tetap harus terdaftar di sini.
--------------------------------------------------------------
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan Reply
- Besar posting maksimum 100 KB
- Mengirim attachment ditolak oleh sistem
=========================================================

Kirim email ke