FYI

________________________________

From: suheimi ksuheimi [mailto:[EMAIL PROTECTED] 
Sent: Monday, September 11, 2006 4:52 AM
To: Elthaf (elthaf)
Subject: Album


A L B U M
 
 
Oleh : Dr.H.K.Suheimi
 
 
      Helai demi helai, saya balik juga lembaran-lembaran Album itu,
album kenangan, kenangan masalalu, kenangan ketika kecil, kenangan saat
remaja, kenangan pergi mengungunjunggi bebebrapa tempat
dipelosok-pelosok dunia, kenanganan saat lulus ujian, kenangan
detik-detik pelantikkan, kenangan saat-saat memberi khotbah HAri Raya
Idul fitri, kenangan bersama orang tua, kenangan bersama
sahahabat-sahabat kental, entah dimana mereka sekarang. Kenangan di
hari-hari pelantikkan jadi dokter dengan pakai toga segala, kenangan
bersejarah pada pelantikkan jadi dokter ahli kandungan dan banyak lagi
kenangan berfoto bersama pejabat,mulai dari lurah, walikota, gubernur
sampai pak mentri. Diantara
wajah-wajah yang terpampang dqlam lembaran Album itu, ada yang sudah
meninggalkan dunia yang fana ini. Dalam setiap lembaran album itu
tertulis dan tergambar kenangan dan detik-detik bersejarah yang
mengingatkan dan menghidupkan kembali kenangan saya pada masa lalu yang
penuh keindahan. Dan setiap keindahan yang pernah saya reguk dan lalui
itu membangkitkan nostalgia. Di setiap foto yang saya lihat lalu saya
merenung dan bernostalgia akan kejadian-kejadian waktu itu, seakan-akan
didepan mata terbayang kembali seluruh peristiwa itu yang tak mudah di
lupakan. 
      Ada saat-saat bahagfia juga saat-saat berduka seperti saat-saat
ayah yang tercinta meninggal dunia, seaktu menyaksikan foto beliau, saya
panjatkan doa dan ampunan pada Illahi.
      Kemudian saya balik lagi lembaran-lembaran Album itu, lalu saya
banding-bandingkan rupa dan wajah ini, saat-saat dia kecil, beranjak
remaja dan berangsur dewasa dan sekarang menuju tua; banyak dan jauh
sekali perubahan yang terjadi pada raut wajah dan bentuk tubuh ini.
Dulu, tidak ada guratan dan garis-garis di wajah ini, mulus licin dan
mata serta pancaran sinarnya sangat jernih dan bercahaya. Tapi kini,
dimana-mana sudh nampak kerutan, di kening, di sudut mata di sudut bibir
dan di pipi jelas sekali kerutan itu, garis-garis kehidupan, garis-garis
penderitaan, garis-garis kemelut hidup dan garis-garis ke tuaan.
Matanyapun tak bersinar seperti dulu lagi, bola mata ini, tidak sehitam
dulu lagi, sudah mulai di tumbuhi lemak, di boal mata yang hitam itu
sudah di lingkari oleh garis lengkun putih, arcus snelis kata orang atau
lambang ke tuaan. Sedangkan di tempat yang seharusnya putih itu sudah
mulai menguning dan memerah, cornenyapun sudah mulai di liputi jaringan
lemak. Dan Raut muka inipun mulai berubah, semakin lebar dan bulat, pipi
agak loyo dan dagupun mulai jatuh, dimana-mana nampak kerutan,
lebih-lebih didaerah dagu dan leher, lemak-lemak yang tak perlu itupun
mulai bergayutan. Tahi lalatpun semakin banyak saja tumbuhnya didaerah
muka ini, sehingga di mana-mana tampak bintik hitam. Kalau dulu tahi
lalat yang tumbuh itu mempermanis bentuk wajah, tapi sekarang tak di
harapkan lagi, justru memperjelek penampilan.
      Bukan hanya itu, rambut di kepalapun, dulu tumbuhnya rapat tebal
dan hitam serta mudah diatur, sekarang tidak lagi, sering rontok,
tumbuhnya jarang, mulai sulah dan satu-satu warnanyapun mulai memutih
dan beruban.
      Bentuk badanpun tidak seramping dan selangsing dulu, jelas juga
tidak setampan dulu. Dimana-mana lemak bertumbuh, gerakkan pun mulai
lamban tidak bisa gesit lagi. Pokonya penampilan dari foto saya yang
terakhir jauh sekali berbeda dengan foto saya tahun-tahun yang lalu.
      Lalu saya merenung, merenungkan diri ini yang terpampang dan
tergambar jelas dalam lembaran demi lembaran album kenangan itu.
Kenyataan dan bukti yang tak dapat di ingkari ialah setiap hari yang di
lalui, semakin bertambah umur dan setiap kali ulang tahun di rayakan,
tampak wajah ini semakin jelek dan semakin mundur, mulai dari ujung
rambut sampa ke ujung kaki, jelas dan kentara sekali perubahnnya. Setiap
tahun yang di lewati, umur yang tersisapun semakin berkurang, sedangkan
perangai dan doasa-dosa yang di kerjakan bertambah terus. Setiap
matahari terbit ada-ada saja dosa yang dikerjakan, mulai dari dosa mata,
dosa telinga dan dosa lidah dan banyak lagi dosa-dosa yang lain.
Kemudian saya coba berhitung. Umur makin berkurang dan dosa makin
bertambah, bentuk pun semakin jelek. Dalam perhitungan masa atau waktu,
itu adalah satu kerugian. Ah dosa makin bertambah sedangkan umur makin
berkurang, sudah masanya harus bertobat, sudah masanya menyadari
dosa-dosa yang tak di sengaja atau yang di sengaja, dosa besar atau dosa
kecil lau dengan sungguh-sungguh minta ampun dan berjanji tidak akan
mengulangi lagi dosa-dosa serat tak akan menambahnya. Dosa yang sudah
ada saja demikian banyak, akankah di tambah juga lagi? Lihatlah tenaga
sudah makin berkurang, kekuatan sudah mulai menurun, amal dan kerja
tidak bisa sebanyak dulu lagi. Tidak ada jalan lain lagi selain, dosa
jangan di tambah dan yang sudah dikerjakan di minta ampunkan denga
Tobatan Nasyuha, tobat sebenar-benarnya tobat dan tak akan mengulanginya
lagi. 
      Ingat dan lihat kata album yang sedang saya balik-balik, tiap hari
bentukmu semakin jelek, dan perangaimupun jangan ikut-ikut jelek.
Imbanganilah wajahmu yang jauh berubah jadi jelek itu dengan perangai
dan tingkah laku yang baik dan terpuji supaya jangan merugi betul.
Karena demi masa dan waktu yang kita pakai kata Tuhan manusia itu selalu
dalam keadaan merugi, kecuali mereka yang betul-betul beriman dan
sungguh-sungguh berbuat kebaikan mengerjakan amal saleh dan berfatwa
dengan kebenaran dan dengan penuh ke sabaran. Untuk semua itu, album
yang saya balik helai demi helai ini mengingatkan saya akan sebuah
Firman suci_Nya dalam surat Wal Asyri ayat 1-4 yang artinya kira-kira
sebagai berikut:"Demi masa. sesungguhnya manusia itu berada dalam
merugi. Kecuali orang-orang yang beriman dan oarng yang ber amal saleh,
berfatawa denga kebenaran dan berfatwa dengan kesasbaran"
 
 
B.Tinggi 22 Februari 1993. 

________________________________

Get your email and more, right on the new Yahoo.com
<http://us.rd.yahoo.com/evt=42973/*http://www.yahoo.com/preview>  
--------------------------------------------------------------
Website: http://www.rantaunet.org
=========================================================
* Berhenti (unsubscribe), berhenti sementara (nomail) dan konfigurasi 
keanggotaan,
silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting
* Posting dan membaca email lewat web di
http://groups.yahoo.com/group/RantauNet/messages
dengan tetap harus terdaftar di sini.
--------------------------------------------------------------
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan Reply
- Besar posting maksimum 100 KB
- Mengirim attachment ditolak oleh sistem
=========================================================

Kirim email ke