Sekali persepsi pengertian "melarang" dan " mengharamkan"
  Mengharamkan hanya HAK ALLAH bukan HAK MANUSIA
  Adat hanya MELARANG bukan MENGHARAMKAN.
  Melarang yang HALAL bukanlah MENGHARAMKAN
  Melarang sifatnya "conditional" tidak permanen. Sama dengan Undang-Undang. 
apa yang dilarang oleh undang-undang  tahun ini bisa merubah tahun depan. 
Apakah kita akan mengatakan semua yang dilarang undang-undang diharamkan? 
Sungguh naif kalau jalan pikiran seperti itu.
  Kawin sasuku DILARANG oleh aturan ADAT tertentu, walalupun itu HALAL.
  Coba saja nada menyeberang dijalan tidak pada zebra cross, DILARANG oleh 
UNDANG-UNDANG, walaupun nyebrang tersebut HALAL.
  Bisa saja kawin sasuku pada ssat tertentu dilarang kemudian 100 tahun 
kemudian dibolehkan, bukan masalah haram halalnya yang dikaji, tapi mudharat 
dan manfaatnya yang harus dibahas.
  Kalau segala sesuatu kita kaji atas dasar HALAL dan HARAM, maka memang ummat 
Islam tidak akan pernah kuat, lemah terus seperti sekarang, gak bakal mampu 
melawan para kafir wal kafirun wa zionis
   
  Ingat dulu MUI tidak berani mengharamkan bunga, padahal jelas-jelas itu 
haram, kenapa baru sekarang mereka berani mengatakan bunga bank itu haram. Nah 
kalau hal begini yang kita bahas itu namanya kaum yang berfikir. 
   
  Kalau hala ldan ahram kawin sasuku yang kita bahas, bilo buyuang akan cadiak.

Ahmad Ridha <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
  On 9/22/06, Arnoldison wrote:
>
>
> Manuruik ambo, memang indak ado dalam agamo larangan kawin
> sasuku, tapi kok dibaliek apokah ado larangan agamo tentang
> mambuek aturan larangan kawin sasuku ?.
>

Ado, yakni larangan mengharamkan apa yang dihalalkan Allah (QS. 66.1) (SOL).

-- 
Ahmad Ridha bin Zainal Arifin bin Muhammad Hamim
(l. 1400 H/1980 M)

--------------------------------------------------------------
Website: http://www.rantaunet.org
=========================================================
* Berhenti (unsubscribe), berhenti sementara (nomail) dan konfigurasi 
keanggotaan,
silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting
* Posting dan membaca email lewat web di
http://groups.yahoo.com/group/RantauNet/messages
dengan tetap harus terdaftar di sini.
--------------------------------------------------------------
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan Reply
- Besar posting maksimum 100 KB
- Mengirim attachment ditolak oleh sistem
=========================================================


                
---------------------------------
How low will we go? Check out Yahoo! Messenger’s low  PC-to-Phone call rates.
--------------------------------------------------------------
Website: http://www.rantaunet.org
=========================================================
* Berhenti (unsubscribe), berhenti sementara (nomail) dan konfigurasi 
keanggotaan,
silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting
* Posting dan membaca email lewat web di
http://groups.yahoo.com/group/RantauNet/messages
dengan tetap harus terdaftar di sini.
--------------------------------------------------------------
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan Reply
- Besar posting maksimum 100 KB
- Mengirim attachment ditolak oleh sistem
=========================================================

Kirim email ke