Suatu hal lagi yang harus kita luruskan.
  Gelar diberikan oleh LKAAM dengan surat keputusan LKAAM. Kita kan tahu LKAAM 
itu tidak "berwenang" memberikan "gelar kehormatan adat" Yang berwenang itu 
adalah Lembaga Kerapan Adat sebuah Nagari. AD/ART LKAAM sendiri dibuat bahwa 
LKAAM punya wewenang memberikan "gelar adat" itulah yang membuat heboh Sumater 
Barat (baca ranah-minang.com). Seharusnya gelar adat itu diberikan oleh SK KAN 
Tanjung Alam. Boleh-boleh saja ada tandatangan pengurus LKAAM di situ, tapi 
sebatas mengetahui. Jadi kita kalau berpikir "lurus" kerancuan semacam ini 
tidak akan terjadi.
  Jadi yang dipermasalahkan bukan gelar yang diberikan, tapi hak pemberian 
gelar itu di minangkabau siapa yang patut memberikan?
  Pernah dengar suku dayak (yang jumlah buanyak) memberikan gelar adat. yang 
memberikan bukan asosiasi suku dayak, tapi salah satu clan suku tersebut. 
Samosajo kan jo sumbar tatakramanyo kan?
  Kalau ambo cuma kasihan kapado nan diagiah gala.

"Elthaf (elthaf)" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
  Assalaamualaikum wr.wb.,
Agenda Pak SBY di Ranah Minang:
1. Manarimo gala Doctor Honoris Causa dari Unand Padang. (Lah patuik ko
mah, baliau pinter dan selalu peringgkat ateh,bacolah riwayat hiduik pak
SBY, awak juo angkek tangan jo Unand, masuak dalam perhitungan kalangan
ateh.)
2. Mancanangkan penanggulangan kemiskinan berbasis nagari.
(mudah-mudahan)
3. Mersemikan Perpustakaan Bung Hata. ( lataknyo di Gulai bancah,
sabalah Balai kota nan baru tu, labiah dari 80% dananyo dari APBN, salut
awak jo lobby rang awak, indak dari APB doh, pakai eskalator jo lisf
bagai)
4. Menerima openghargaan Sangsako adat Miangkabau YANG DIPERTUAN
MAHARAJO PAMUNCAK SARI ALAM DAN PUAN PUTI AMBUN SURI untuak Ibu Ani SBY
(dilewakan di Tanjuang Alam tabek patah, awak ambiak positif se lah,
tantu lah dari hasil pengkajian nan mandalam dek LKAAM)

Wassalam,
Elthaf

-----Original Message-----
From: [EMAIL PROTECTED]
[mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of Arnoldison
Sent: Friday, September 22, 2006 6:01 AM
To: [email protected]
Subject: [EMAIL PROTECTED] Presiden dapat Doktor HC dari Universitas Andalas

Presiden dapat Doktor HC dari Universitas Andalas

Laporan Wartawan Kompas Suhartono

PADANG, KOMPAS- Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Kamis (21/9) pagi
akan menerima gelar Doctor Honoris Causa (HC) di bidang pertanian dari
Universitas Andalas, Padang, Sumatera Barat. Pemberian gelar
kehormatan ini akan berlangsung dalam sidang terbuka yang dipimpin
Rektor Universitas Andalas Prof Dr Ir Musliar Kasim MS.

Berdasarkan jadwal dalam buku yang diterima pers, Rabu (20/9) sore,
Presiden yang didampingi ibu Negara, Kristiani Yudhoyono beserta
rombongan akan mendarat di Bandara Internasional Minangkabau,
Pariaman, Padang, pukul 08.30 wib. Menteri yang menyertai kunjungan
kerja Presiden Susilo kali ini anta lain, Menteri Pendidikan Bambang
Sudibdjo dan Menteri Pertanian Anton Apriyantono.

Presiden bersama rombongan selanjutnya langsung menuju Kampus
Universitas Andalas di Limau Manis, Kota Padang, untuk mengikuti
pemberian gelar Doctor HC tersebut. Dalam kesempatan itu, Presiden
yang menyelesaikan S3-nya dan mendapat gelar Doktor di Institut
Pertanian Bogor (IPB), akan mengenakan toga. Setelah mendapatkan
sertifikat Doctor HC, Presiden pun memberikan pidato penerimaan gelar
tersebut.

Selain mendapatkan gelar Doctor HC, Presiden pada hari kedua kunjungan
kerjanya ke Bukit Tinggi, juga akan mendapatkan anugerah kehormatan
Sangsako Adat dari Kerapatan Adat Nagari Tanjung Alam di Balai-balai
Adat Kanagarian Tanjung Alam, Kabupaten Tanah Datar.

Gelar yang diterima Presiden adalah "Yang Dipertuan Maharajo Pamuncak
Sari Alam" . Sedangkan gelar yang diterima Ibu Negara adalah "Puan
Puti Ambun Suri". Ketika menerima gelar tersebut, Presiden dan istri
akan mengenakan pakaian adat Minangkabau.









--
Best regards,
Arnoldison mailto:[EMAIL PROTECTED]




--------------------------------------------------------------
Website: http://www.rantaunet.org
=========================================================
* Berhenti (unsubscribe), berhenti sementara (nomail) dan konfigurasi
keanggotaan,
silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting
* Posting dan membaca email lewat web di
http://groups.yahoo.com/group/RantauNet/messages
dengan tetap harus terdaftar di sini.
--------------------------------------------------------------
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan Reply
- Besar posting maksimum 100 KB
- Mengirim attachment ditolak oleh sistem
=========================================================



--------------------------------------------------------------
Website: http://www.rantaunet.org
=========================================================
* Berhenti (unsubscribe), berhenti sementara (nomail) dan konfigurasi 
keanggotaan,
silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting
* Posting dan membaca email lewat web di
http://groups.yahoo.com/group/RantauNet/messages
dengan tetap harus terdaftar di sini.
--------------------------------------------------------------
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan Reply
- Besar posting maksimum 100 KB
- Mengirim attachment ditolak oleh sistem
=========================================================


                
---------------------------------
Get your email and more, right on the  new Yahoo.com 
--------------------------------------------------------------
Website: http://www.rantaunet.org
=========================================================
* Berhenti (unsubscribe), berhenti sementara (nomail) dan konfigurasi 
keanggotaan,
silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting
* Posting dan membaca email lewat web di
http://groups.yahoo.com/group/RantauNet/messages
dengan tetap harus terdaftar di sini.
--------------------------------------------------------------
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan Reply
- Besar posting maksimum 100 KB
- Mengirim attachment ditolak oleh sistem
=========================================================

Kirim email ke