Yth. Bapak, Ibu, Dunsanak Semuanya.
   
  Dibawah ini saya kirimkan satu artikel yang dilansir oleh Postmetro Padang, 
terbitan 4 Oktober 2006 dengan judul: Demi Pariwisata Jangan Korbankan Keramba. 
Mudahan dapat memancing diskusi bagi yang peduli dengan pelestarian lingkungan, 
pariwisata, dan pemberdayaan masyarakat khususnya di sekitar Danau Maninjau. 
Kasus serupa dalam corak yang berbeda juga berkembang di sekitar Danau 
Singkarak serta Danau Diatas dan Dibawah.
   
  Saya melihat dilapangan bahwa percepatan suksesi danau Maninjau saat ini 
sudah demikian pesatnya bahkan dapat mengancam kelanjutan PLA di Muko-muko.  
Ada banyak faktor yang perlu dikunyah-kunyah disini, misalnya persoalan sampah 
domestik, lapangan pekerjaan dan peluang usaha,  pengundulan hutan, serta 
pengawasan dan pengendalian yang lemah dari berbagai pihak yang seharusnya 
bertanggung jawab. Dengan kata lain bukan semata konflik kepentingan antara 
Kepariwisataan dan petani ikan (keramba).
   
  Terimakasih, Indra Catri Dt. Malako NP. 
   
   
  DEMI PARIWISATA, JANGAN KORBANKAN KERAMBA
   
  MANINJAU, METRO
  Petani keramba Danau Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam mulai 
mengajukan keberatan jika jumlah keramba di Danau Maninjau dibatasi guna 
memajukan pariwisata. Dalam serangkaian proters yang dialamatkan ke Pemkab Agam 
warga meminta agar kebijakan mengurangi keramba dikaji lagi.
   
  Pernyataan itu disampaikan petani ikan Hendri lepada Ketua DPRD agam Yandril 
S.Sos ketika melakukan kunjungan safari Ramadhan ke Batu Nangai Minggu lalu. 
Menurut Hendri, beberapa waktu belakangan pihaknya mendengar desas-desus akan 
diambil kebijakan pengurangan keramba di Danau Maninjau untuk memajukan 
periwisata.
   
  “Desas-desus tersebut membuat sejumlah petani ikan yang menggunakan keramba 
menjadi resah. Kami setuju dengan memajukan pariwisata, Namur hendaknya 
pariwisata yang sehat dan islami sekaligus tidak mematikan petani ikan”, 
ujarnya diamini oleh Kepala Jorong Batu Nanggai M.St. Sati Endah.
   
  Mendapatkan aspirasi itu, Ketua DPRD agam Yandril S.Sos menyebutkan, ingá 
saat ini DPRD Agam Belem melakukan pembahasan tentang pengurangan jumlah 
keramba di Danau Maninjau termasuk hal-hal yang akan merugikan lepada 
masyarakat Tanjung Raya. Aspirasi ini akan kita bawa ke dalam rapat untuk 
dicarikan penyelesaiannya. (den)

 __________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 
--------------------------------------------------------------
Website: http://www.rantaunet.org
=========================================================
* Berhenti (unsubscribe), berhenti sementara (nomail) dan konfigurasi 
keanggotaan,
silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting
* Posting dan membaca email lewat web di
http://groups.yahoo.com/group/RantauNet/messages
dengan tetap harus terdaftar di sini.
--------------------------------------------------------------
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan Reply
- Besar posting maksimum 100 KB
- Mengirim attachment ditolak oleh sistem
=========================================================

Kirim email ke