Assalamualaikum wr.wb.
Yth. Dunsanak kasadonyo,
Apakah memang bener Kereta Api ini perlu kita dukung...? Mari sama-sama kita
simak dan pahami betul APA ARTI angka-angka berikut. Ini saya "petik"
bagian-bagian terpenting saja dari Audiensi Direksi PT KA ke salah satu Media
Nasional.
Saya pribadi akan sangat menghargai pendapat yang TIDAK atau KURANG SETUJU
dengan jabaran dibawah ini. Opini yang saya harapkan dari 2 SISI: Pertama jika
anda sbg pemegang tampuk kekuasaan yg bisa menghidupkan dan mematikan KA ini
(macro point of view). Kedua jika anda sbg penumpang/turis atau sbg seorang
pebisnis.
Karena opini dan komentar anda tsb akan sangat bermanfaat nantinya bagi kami
di MPKAS. Semoga berkenan dan terima kasih.
Wassalam,
Nofrins St. Batuah - 46 thn
Sekjen MPKAS
NB:
Sekedar mengingatkan aja bagi yang mau mudik, selama masa Lebaran dengan naik
mobil, jalur Padang - Bukittinggi yg hanya 90 Km tsb biasanya ditempuh 6 - 7
jam...!!
Keunggulan Moda Kereta Api:
· Hemat energi
· Hemat lahan
· Bersahabat dengan lingkungan
· Tingkat keselamatan tinggi
· Mampu mengangkut dalam jumlah yang besar & massal
· Adaptif terhadap perkembangan teknologi
Pemakai BBM Terbesar adl Sektor Transportasi:
Kegiatan
Total Pemakaian BBM (juta liter)
%
Transportasi
11.850
40,58
Rumah Tangga
7.409
25,37
Industri
5.960
20,41
Listrik
3.232
11,06
Pemakaian Sendiri
116
2,16
T O T A L
28.567
100
Perbandingan Pemakaian BBM:
Moda
Volume Angkut
(orang)
Konsumsi BBM
Liter/Km
Konsumsi BBM Liter/orang
Kereta Api
1500
3
0,002
Bus
40
0,5
0,0125
Pesawat Terbang
500
40
0,080
Kapal Laut
1500
10
0,006
Manfaat Skala Nasional dg Peningkatan Peran KA:
Menekan Kerusakan Jalan Raya à Gov Finance Saving
Minimasi biaya angkutan & distribusi Logistik Nasional à Gov Finance Saving
Meningkatkan Daya Saing Produk di pasar global à Efisiensi Produksi Nas
Optimasi Kapasitas Angkut KA à Tingkatkan Konstribusi Infrastruktur KA
Ilustrasi 1: ANGKUTAN BARANG dg KA vs JALAN RAYA
KA Babaranjang T.Enim Tarahan 1 KA = 40 KKBW x 50 Ton à 2000 Ton; Jarak
T.Enim Tarahan dengan 2 Lokomotif Konsumsi 3,5 Liter/Lok-Km; Mengangkut 2000
Ton sejauh 420 Km Dengan Konsumsi BBM 3,5 Liter x 2 Lokomotif x 420 km = 2.940
Liter. --- Bandingkan Dengan TRUK
!!
Ilustrasi 2: ANGKUTAN PENUMPANG dg KA vs JALAN RAYA
KA Gajayana Gambir Malang 1 KA = 8 K1 x 50 Seats à 400 Penumpang dengan 1
Lokomotif Konsumsi 3,5 Liter/Lok-Km; Mengangkut 400 Penumpang sejauh 908 Km 3,5
Liter x 1 Lokomotif x 908 km = 3.178 Liter. --- Bandingkan Dengan Bus, Travel
atau Mobil Pribadi
!!
Fundamental Indicators:
- Panjang Jalan KA: 6811 Km (1939) 6096 Km (1965) 4030 Km
(2000). Turun 41% dalam 61 tahun.
- Jumlah Stasiun dan Perhentian: 1516 (1955) 571 (2000). Turun 62%
dalam 45 tahun.
- Jumlah Lokomotif: 1314 (1939) 530 (2000). Turun 60% dalam 61
tahun.
- Jumlah penumpang: 146,9 juta (1955) 191,9 juta (2000). Naik 30%
dalam 45 tahun.
- Th. 1955 penduduk Jawa & Madura 54,5 juta
KA mengangkut 137,5 juta (248%)
- Th. 2000 penduduk Jawa & Madura 114,9 juta
KA (tanpa Jabotabek) mengangkut 69,2 juta (60%)
Kekurangan Pembiayaan PSO:
Tahun 2000 = Rp 344,02 Milyar
Tahun 2001 = Rp 283,42 Milyar
Tahun 2002 = Rp 197,80 Milyar
Tahun 2003 = Rp 248,39 Milyar
Tahun 2004 = Rp 263,72 Milyar
Tahun 2005 = Rp 270 Milyar
Jumlah = Rp 1.607,35 Milyar
Rekomendasi BPK agar kekurangan PSO tersebut ditetapkan statusnya sebagai
piutang kepada Pemerintah atau kerugian Perusahaan.
PSO adalah Subsidi Pemerintah kepada penumpang kelas ekonomi (kompensasi dari
Pemerintah kepada PT. KA (Persero) atas penugasan penyelengaraan angkutan
penumpang kelas ekonomi), yang dihitung berdasarkan selisih antara biaya yang
dikeluarkan untuk operasi angkutan kereta api kelas ekonomi dengan pendapatan
angkutan kereta api penumpang yang tarifnya ditetapkan oleh Pemerintah. (SKB
Menhub, Menkeu dan Ka. Bappenas No. Km. 19 Tahun 1999. 83/KMK.03/1999, Kep.
024/K.103/1999, tanggal 4 Maret 1999)
Kecenderungan yang mendukung Pengembangan KA:
· Keppres 10 Tahun 2005 Gerakan Hemat Enerji à Minimasi Konsumsi BBM
· Peningkatan Kerusakan Jalan Raya Antar Propinsi à Jawa & Sumatera;
· Kepadatan Lalulintas Jalan Raya à Angkutan KA Sebagai Alternatif;
· Perkembangan Sentra Produksi & Industri à Mobilitas Barang
Meningkat;
· Kompetisi Perdagangan Global à Urgensi Efisiensi Lokal, Regional dan
Nasional;
· Perkembangan Teknologi Transportasi à Standarisasi Sarana (ISO
Tank dan Kontainerisasi);
Dibanding dg Thailand, Austria, Belgium, Sri Langka, produktivitas jaringan
dan sarana Kereta Api Indonesia tertinggi, namun menghasilkan pendapatan
terendah, karena tarif yang termurah.
==========ooo=========
---------------------------------
Do you Yahoo!?
Everyone is raving about the all-new Yahoo! Mail.
--------------------------------------------------------------
Website: http://www.rantaunet.org
=========================================================
* Berhenti (unsubscribe), berhenti sementara (nomail) dan konfigurasi
keanggotaan,
silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting
* Posting dan membaca email lewat web di
http://groups.yahoo.com/group/RantauNet/messages
dengan tetap harus terdaftar di sini.
--------------------------------------------------------------
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan Reply
- Besar posting maksimum 100 KB
- Mengirim attachment ditolak oleh sistem
=========================================================