H A L A L B I H A L A L
Oleh : Dr.H.K.Suheimi
Halalbihalal, boleh dengan boleh, saling menghalalkan ,
saling melepaskan ikatan dan saling mencairkan hubungan yang
membeku. Merupakan tradisi berkumpul sekelompok ummat Islam di
Indonesia dalam satu tempat tertentu untuk saling bersalaman
sebagai ungkapan saling memberi maaf. Halalbihalal hampir di
selenggarakan oleh seluruh lapisan masyarakat muslim Indonesia.
Biasanya di mulai dengan membacakan Ayat Al_Qur'an yang ada
hubungannya dengan silaturahmi. Halalbihalal merupakan pemecahan
yang praktis dari kunjungan silaturahmi yang biasanya membutuh­
kan waktu berhari-hari. Dengan menghadiri acara halalbihalal
seseorang sudah dapat bersilaturahmi dengan banyak orang. Semua
ini mengingatkan kita akan pesan surat An-Nur ayat 22 :"..dan
hendaklah mereka mereka memaafkan dan berlapang dada. Apakah
kamu tidak ingin Allah mengampunimu? dan surat Al-Baqarah ayat
237 :"...dan pemaafan kamu itu lebih dekat pada takwa..." Dan
surat Al MAidah ayat 13 :"Maka maafkanlah mereka dan biarkanlah
mereka , sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat
baik".
---------------------------------
---------------------------------
Untuk dosa yang berhubungan dengan kesalahan terhadap sesama
manusia, ia harus meminta maaf kepada orang yang bersangkutan..
Maka tradisi silaturahim yang dinilai sejalan dengan ajaran Islam
dilaksanakan secara luas.
---------------------------------
---------------------------------
Dengan beridul fitri dalam arti kembali kepada kesucian,
jiwa, kita kembali sebagaimana keadaannya sebelum di nodai dosa
, prasangka buruk dendam kesumat, dengki, culas dan khianat.
Dengan kesucian jiwa kita akan memandang segala sesuatu dengan
pandangan positif. Kita selalu berusaha mencari yang baik yang
benar dan yang indah. Mencari yang indah melahirkan seni. Men­
cari yang baik akan melahirkan etika , mencari yang benar mengha­
silkan ilmu . Beridul fitri pada hakekatnya mengantar kita
menjadi seniman, budiman dan ilmuwan
---------------------------------
---------------------------------
Kalau idul fitri di fahami sebagai kembali kepada agama
yang benar , ini menuntut insan yang merayakannya menjalin
keserasian hubungan karena keserasian tersebut adalah tanda
keberagaman yang benar, agama menuntut keserasian hubungan .
Makna tersebut juga menuntut lahirnya upaya menasehati dan
tenggang rasa sehingga setiap yang beridul fitri harus sadar
bahwa masing-masing dapat melakukan kesalahan dan dari kesadar­
annya ini ia bersedia menerima nasehat , serta memohon maaf.
---------------------------------
---------------------------------
Dari sini lahir kesungguhan melakukan shilaturrahim. Shilat
berarti menyambung dan menghimpun. Ini berarti hanya yang putus
ð73 dan terserak yang di tuju oleh shilat itu. sedangkan rahim pada
mulanya berarti kasih sayang , kemudian berkembang sehingga
berarti pula kandungan- karena anak yang di kandung selalu menda­
patkan curahan kasih sayang . Bukan bersilatur rahim namanya
orang yang membalas kunjungan atau pemberian, yang bersilatur
rahim adalah yang menyambung apa yang pernah putus
---------------------------------
---------------------------------
Kata maaf asalnya berarti "Menghapus" karena yang memaafkan
menghapus bekas-bekas luka di hatinya. Bukanlah memaafkan nama
nya apabila masih tersisa bekas-bekas di dalam hati apalagi
bila masih ada dendam membara
---------------------------------
---------------------------------
Cobalah beridul fitri dalam makna ini kita akan merasakan
ketenangan hidup dan kebahagiaan yang tiada taranya , sehingga
dapat mengantar anda meneteskan air mata keharuan cinta yang tak
terbendung
---------------------------------
---------------------------------
Untuk itu marilah kita renung, apakah puasa Ramadhan yang
baru kita laksanakan berbuah atau hampa. Sebagai tolok ukurnya
ialah, bagaimana tingkah laku kita sehabis Ramadhan. Kalau sama
saja perangai dan tingkah lakunya sebelum Ramadhan dan sesudah
Ramadhan, sungguh-sungguhlah dia orang yang merugi. Puasanya
tidak berbekas dan tak berarti. Yang di perolehnya hanyalah
sekedar haus dan lapar.
---------------------------------
---------------------------------
Betapa malunya kita pada seekor kupu-kupu. Perhatikanlah
kupu-kupu ini. Bentuknya elok, warnananya bagus, kumisnya lentik
dan sayapnya berukir megah. Perangainya baik, hinggap dari kuntum
bunga yang satu ke kuntum bunga yang lain. Semua orang sayang
padanya, karena bentuk rancak perangai katuju. Padahal kita tahu,
dahulunya kupu-kupu itu berasal dari ulat. Ulat yang jelek ben­
tuknya dan buruk perangainya. Memakan apa saja, tak peduli daun
segar atau daun busuk, semua di lahapnya. Tapi begitu datang
perintah Tuhan "Hai ulat di wajibkan atasmu berpuasa, sebagaimana
di wajibkab pada ulat-ulat yang sebelum kamu agar kamu menjadi
seekor kupu-kupu". Lalu di bungkusnya dirinya dalam sehelai daun
membentuk kepompong. Didalam kepompong ini dia berpuasa. Keluar
dari kepompong dia berubah sudah, tidak mau dia mengulang peran­
gai lama.
---------------------------------
---------------------------------
Bulan Syawal adalah bulan peningkatan, peningkatan amal
saleh, peningkatan kerja. "Selesai menunaikan Shalat, bertebaran­
lah dimuka bumi, cari rezki Allah", bekerja dan ber usaha. "Bila
engkau selesai dari satu pekerjaan kerjakan pekerjaan yang lain"
perintah Tuhan dalam sebuah ayat_Nya.
---------------------------------
---------------------------------
Sebetulnya, tangan dan kaki kalau tak di gerakkan, maka
tubuh menafsirkan bahwa tangan dan kaki itu tak di perlukan.
Akibatnya calsium dan mineral yang terdapat pada tulang dan otot
kaki dan tangan akan di serap dan di keluarkan memalui kencing.
Orangnya akan menderita osteoporesis, tulang yang keropos, bagai­
kan kayu di makan bubuk, tulang ini mengalami kerapuhan dan mudah
patah. Sebelum patah sebetulnya di dalam tulang itu sendiri telah
terjadi patah-patahan yang halus-halus di sebut dengan mikro
fraktur yang dirasakan sebagai sakit-sakit dalam tulang, penat
dan pegal-pegal. Bagi mereka yang malas bergerak, akan merasakan
siksaan dunia atau neraka dunia, karena sakit disana dan sakit di
sini, dimana-mana terasa sakit. Rupanya Tuhan memberikan semua
organ tubuh untuk di manfaatkan dan di pekerjakan. Agaknya kita
semua ngeri menerima ancaman Tuhan Allah dalam Al_Qur'an pada
surat al 'araf ayat 179
ð73
---------------------------------
---------------------------------
" Sesungguhnya telah Kami jadikan isi nereka jahannam keban­
yakkan dari Jin dan manusia Yang mempunyai hati tapi tak diguna­
kan untuk mengerti, dan punya mata tak digunakan untuk
melihat,punya telinga tapi tak digunakan untuk mendengar. Mereka
bagaikan ternak, bahkan lebih sesat. Maka mereka itulah
orang=orang yang lalai".
---------------------------------
---------------------------------
Maka bagi mereka yang malas-malas, banyak tidur, merintang-
rintang puasa, menghabis-habisi umur. Tidak menggunak otak, mata,
telinga, hati, kaki dan tangan. Didunia saja sudah dirasakannya
sakitnya hidup, bagaikan neraka. Karena saya amati banyak orang
yang sakit, ialah mereka yang tak menggunakan alat geraknya.
Banyak duduk dan tidur, bermalas-malas. Tidak mengasah otak,
tidak melatih mata dan tak mempergunakan telinga.
P a d a n g 23 Februari 1996
---------------------------------
Get your email and see which of your friends are online - Right on the new
Yahoo.com
--------------------------------------------------------------
Website: http://www.rantaunet.org
=========================================================
* Berhenti (unsubscribe), berhenti sementara (nomail) dan konfigurasi
keanggotaan,
silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting
* Posting dan membaca email lewat web di
http://groups.yahoo.com/group/RantauNet/messages
dengan tetap harus terdaftar di sini.
--------------------------------------------------------------
UNTUK SELALU DIPERHATIKAN:
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply.
- Posting email, DITOLAK atau DIMODERASI oleh system, jika:
1. Email ukuran besar dari >100KB.
2. Email dengan attachment.
3. Email dikirim untuk banyak penerima.
================================================