-----Original Message----- From: [EMAIL PROTECTED] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of Upi Sundari Sent: Sunday, October 29, 2006 8:59 AM To: [email protected] Subject: Re: [EMAIL PROTECTED] A M B I S I Uni lkehilangan kasih sayang suami. Akhirnya muncul WIL ( Wanita Idaman Lain )...ujung-ujungnya uni bercerai tahun 1994 (ketika umur uni 50 Tahun). Itu cerita sekitar AMBISI yang telah meluluh lantakkan kehidupan uni. Lalu uni sadar....tapi sudah terlambat, rumah tangga sudah porak poranda.
======================================================================== ======================================================================== ======== Soal ambisi jo WIL iko. Ambo ado kenalan nan lah sempat merayakan HUT Perak perkawinannyo. Mereka yang berasal dari satu daerah dan menikah setelah pacaran beberapa lama. Menurut si pria walaupun wanita itu belum termasuk criteria yang diinginkannya seperti banyak teman wanitanya selama ini. Istrinya nya ini punya nilai plus, karena selama ini dia belum pernah mengenal dekat wanita yang berdekatan dengan daerah asalnya. Mungkin dia agak orthodox sehingga demi hari tua yang ingin penuh ketenangan dia memilih wanita yang sedaerah, biar bisa bolak balik pulang kampuang basamo. Dia mengabaikan wanita lain yang lebih dari itu baik tampang maupun perhatian. Setelah berlalunya waktu mulai tampak sering terjadi gesekan. Si wanita yang mulai berbisnis dengan berbagai fasilitas dari suami makin berkibar. Sehingga dia mulai melecehkan suami dan meninggalkan anak-anak yang masih kecil untuk menghadiri berbagai diner. Karena suami melihat anak ditinggal tanpa bekal makanan untuk mereka, dia mulai meradang dan main tangan, hal ini sampai kepada yang berwajib. Tapi si istri juga diingatkan polisi apakah nanti tidak akan malu, kalau kasus ini terus diangkat karena ini berpunca dari dia yang mulai meniggalkan tanggung jawabnya di rumah tangga. Suami menahan kondisi ini sampai semua anaknya menjelang dewasa. Istri yang makin melecehkan suami bahkan saat diingatkan tentang tanggung jawabnya dirumah tangga hanya diberi respon : CARI AJA WANITA LAIN. Apalagi, urang mangantuak disorongkan banta, ta suruah urang ka pai. Mulailah sang suami keluar mencari wanita yang bisa memahami kondisinya. Berkat jam terbangnya selama ini yang cukup meyakinkan disertai fasilitas yang mendukung, tidak susah untuk mendekati berbagai wanita yang mau mendampnginya. Tapi dia lebih memilih wanita yang juga sudah mengalami kegagalan dalam perkawinannya dari pada yang masih berstatus gadis. Komentarnya : Biar sama-sama lebih hati-hati dimasa datang. -------------------------------------------------------------- Website: http://www.rantaunet.org ========================================================= * Berhenti (unsubscribe), berhenti sementara (nomail) dan konfigurasi keanggotaan, silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting * Posting dan membaca email lewat web di http://groups.yahoo.com/group/RantauNet/messages dengan tetap harus terdaftar di sini. -------------------------------------------------------------- UNTUK SELALU DIPERHATIKAN: - Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply. - Posting email, DITOLAK atau DIMODERASI oleh system, jika: 1. Email ukuran besar dari >100KB. 2. Email dengan attachment. 3. Email dikirim untuk banyak penerima. ================================================

