Tolong dibaca aturan di footer dibawah
--------------------------------------
Assalamu'alaikum WW
Kok nyampang adidunsanak indak dapek manonton nan malam iko..., biasonyo
diulang baliak tayanganno hari jumaat jam 14.05 BBWI, sinopsis-nyo bisa
diliek di www.kickandy.com
Kamis, 02 November 2006
Pantang Menyerah
Penyakit campak yang menyerang keluarganya menyebabkan dua anaknya meninggal
dan satu lagi buta. Derita Amai Nila tidak berhenti sampai di situ. Suatu
hari, Buyung, anaknya yang buta, sedang mandi di sungai dan terseret arus.
Sang ayah secara reflek berupaya menolong. Namun nasib berkehendak lain.
Buyung selamat tapi sang ayah tidak.
Tinggallah Amai Nila dan Buyung yang harus berjuang untuk mempertahankan
hidup. Janda paruh baya ini sadar tidak memiliki keahlian sementara sang
Buyung masih membutuhkan bantuan. Pantang mengemis dan meminta belas kasihan
orang, ibu dan anak ini lalu bahu membahu mencari nafkah.
Sejak saat itu, dan sampai 30 tahun kemudian, masyarakat di sekitar Desa
Guguak, Kab. 50 Kota sudah terbiasa melihat seorang pria buta menarik
gerobak berpenumpang wanita yang kini sudah lanjut usianya. Mereka setiap
hari menjajakan sapu lidi buatan sang pria tunanetra itu.
"Setiap hari rata-rata tiga sapu terjual," ungkap Amai. Harga sebuah sapu
lima ribu rupiah, sementara jarak yang mereka tempuh rata-rata 40 km sehari.
Namun sungguh tragis manakala ketika tampil di Kick Andy, Amai dan Buyung
bercerita uang tabungan yang mereka kumpulkan bertahun-tahun suatu hari
lenyap digondol maling.
Amai dan Buyung memang tak terpisahkan. Jika Amai sakit, Buyung tidak
mau--dan memang tidak bisa--jalan sendiri. Sebaliknya kalau Buyung yang
sakit, Amai tak berdaya. Artinya mereka harus siap makan apa yang tersisa.
Namun penonton dibuat terkesiap dan menahan emosi melihat reaksi Buyung
manakala Andy F. Noya bertanya apakah dia sudah siap jika Amai meninggal
lebih dulu?
Kisah berikutnya adalah perjuangan seorang ibu untuk mendapatkan kembali
tiga anaknya yang saat ini berada di Malaysia. Wendi menikah dengan Dita,
seorang polisi Diraja Malaysia. Dari perkawinan itu lahir empat anak. Namun
sayang disayang, belakangan ketahuan bahwa sang suami sudah beristri.
Suatu ketika, sang suami dituduh melakukan perampokan. Rumah Wendi
digeledah. Termasuk status Wendi juga dipersoalkan. Sebab ternyata identitas
yang diberikan sang suami terbukti palsu. Atas dasar itu Wendi dipenjara dan
kemudian dideportasi. Sementara tiga anak diambil suami. Satu yang masih
bayi ikut Wendi kembali ke Indonesia.
Belakangan, berbagai upaya dilakukan Wendi untuk mendapatkan kembali
anak-anaknya. Apalagi ada kecurigaan bahwa cerita perampokan dan
penggeledahan rumahnya dulu adalah bagian dari rekayasa sang suami untuk
menyingkirkannya.
Semua jalur untuk bertemu sang anak sudah dia lakukan. Termasuk meminta
bantuan LSM, KBRI, tokoh-tokoh agama dan pejabat pemerintah. Namun upaya
untuk bertemu dengan buah hati tercinta tetap kandas.
Lalu, apa kata suami Wendi saat dihubungi melalui telepon? Maukah dia
mempertemukan Wendi dengan anak-anak? Kali ini topik yang diangkat Kick Andy
Kamis, 2 Nopember 2006 pukul 22.30WIB dan ditayangkan ulang JumÂ’at, 3
Nopember 2006 pukul 14.00WIB adalah tentang kasih ibu yang pantang menyerah.
Semoga bermanfaat..
Wassalam
Z Chaniago - Palai Rinuak - http://www.maninjau.com
======================================================================
Alam Takambang Jadi Guru
======================================================================
From: "Rasyid, Taufiq (taufiqr)" <[EMAIL PROTECTED]>
--------------------------------------
Ambo pun pernah manonton babarapo minggu yang lewat. Seorang buta
berumur 40an tahun menarik gerobak, dengan ibunya nan duduak di gerobak
sebagai navigator.
Sekitar 3o km pulang-pergi yang dijalani dari desanya ke kota
Payakumbuh, bajojo sapu lidi. Keluhan ibunya yang hampir 70 tahun
usianya : "Kok indak ado awak lai baa lah nasib anak ko nanti"
-----Original Message-----
From: [EMAIL PROTECTED]
Kamis 2 Nov, 22:30 akan ado tayangan "manusia kuda".
Nampakno mengenai saurang buto di Sumbar, nan miskin, maelo gurabak
manjojokan sapu lidi.
_________________________________________________________________
All-in-one security and maintenance for your PC. Get a free 90-day trial!
http://clk.atdmt.com/MSN/go/msnnkwlo0050000002msn/direct/01/?href=http://www.windowsonecare.com/?sc_cid=msn_hotmail
--------------------------------------------------------------
Website: http://www.rantaunet.org
=========================================================
* Berhenti (unsubscribe), berhenti sementara (nomail) dan konfigurasi
keanggotaan,
silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting
* Posting dan membaca email lewat web di
http://groups.yahoo.com/group/RantauNet/messages
dengan tetap harus terdaftar di sini.
--------------------------------------------------------------
UNTUK SELALU DIPERHATIKAN:
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply.
- Posting email, DITOLAK atau DIMODERASI oleh system, jika:
1. Email ukuran besar dari >100KB.
2. Email dengan attachment.
3. Email dikirim untuk banyak penerima.
================================================