Tolong dibaca aturan di footer dibawah
--------------------------------------
http://www.padangekspres.co.id/mod.php?mod=publisher&op=viewarticle&artid=7424
Ninik Mamak Intelektual
Oleh Marthias D Pandoe, Wartawan Senior
Minggu, 19-November-2006, 04:39:14 3 clicks
KALAU ada gelar penghulu yang sudah lamo talatak, pusako lamo nan talipek,
mati batungkek budi atau pun iduik bakarilahan, maka apabila kondisi dan
situasi sudah mengizinkan, diangkat penggantinya. Calon dipilih secara
demokratis oleh seluruh anak buah yang akil-baligh lelaki-perempuan di bawah
payung panji beliau.
Talipek, karena payung panjinya sudah lama wafat. namun belum ada tampak
pengganti yang patut, atau belum punya biaya untuk alek malewakan dimuka
masyarakat luas, di medan nan balindung atau di medan nan bapaneh.
Iduik bakarilahan, artinya penjabat lama masih hidup, tetapi sudah uzur
fisik dan pikirannya. Tidak dapat lagi menjalankan fungsinya sebagai
pengulu, tidak bisa ikut rapat-rapat di balairung, untuk menyumbangkan
pikiran memecahkan berbagai masalah adat yang timbul dalam negari. Dan tidak
dapat pula hadir dalam sidang-sidang rutin Kerapatan Adat Nagari (KAN).
Akhir-akhir ini atau sudah sejak lama terjadi kecenderungan di negeri kita,
penghulu-ninikmamak yang diangkat berasal dari orang-orang ternama,
lebih-lebih yang memegang posisi di berbagai lembaga pemerintah, perguruan
tinggi atau pengusaha sukses, kendati nyaris tidak sering berada di
tengah-tengah anak kemenakan. Malah ada yang diangkat mereka yang sudah
pensiun berusia sekitar 60 tahun yang berarti tidak melakukan peremajaan di
kalangan pemangku adat.
Maaf, akibat lama merantau maka diantara calon-calon tersebut banyak yang
tak mengetahui siapa siapa saja kemenakan yang akan dipayunginya baik yang
menghuni kampung maupun yang berpencar di rantau .Tidak tahu pula dia siapa
rang sumando dan kerabat lainnya. Maaf lagi, sebagian calon penghulu, tidak
mendalami seluk beluk adat Minangkabau. Paling-paling cuma mengetahui kulit
luar saja.
Menurut prosedur normal calon untuk jadi pemimpin kaum itu dirundingkan
masak-masak, dilengong suok-kida siapa yang patut dan mungkin. Ada yang
mungkin, tapi tidak patut, atau ada yang patut, tapi tidak mungkin. Meski
begitu, ada saja yang berambisi merebut kedudukan terhormat ini tapi
sebaliknya ada pula yang menolak dan takut karena beban tanggung jawab-nya
cukup besar.dunia akhirat.
Pribadi calon harus mencerminkan nilai-nilai moral, berbudi pekerti luhur
dan berakhlak mulia. Punya sikap sopan-santun dan bertutur halus. Karena
adat basandi Kitabullah (agama), beliau wajib mengetahui mana yang haram dan
mana yang halal, mana yang maruf dan mana yang mungkar. Sjara mangato,
adat mamakai. Aturan atau ajaran agama dibawa ke dalam adat. Beliau tidak
jadi pemimpin anakbuah di bawah payungnya saja, tapi juga secara otomatis
berperan sebagai pemimpin masyarakat.
Beliau duduak samo randah tagak samo tinggi bersama rekan-rekan sesama
penghulu. Beliau ditinggikan serantiang dan didahulukan selangkah. Artinya
tidak jauh dari anak kemenakan yang beliau pimpin. Hanya selangkah saja di
depan atau seranting saja di atas. Beliau dihormati, datang bajapuit, pulang
baantakan.
Beliau tinggi tampak jauh, gadang jolong basuo. Dianjuang tinggi, diambak
gadang. Kayu gadang di tangah padang. daunnyo untuak balinduang, batang
tampaik basanda, urek tampaik baselo. Tampaik mangadu sasak-sampik, biang
nan ka manabuak, gantiang nan kamamutuih. Memelihara anak kemenakan, kok
malam badanga-dangakan, siang baliek-like, kusuik nan kamanyalasaikan,
karuah nan kapajaniah. Seandainya ada anak-kemenakan dilamar orang, beliau
tempat baiyo-batido. Jika ada yang akan menggadaikan harta untuk sesuatu
keperluan yang sangat mendesak, diminta persetujuan beliau.
Apakah beliau yang dipilih dari kalangan intelektual yang selama ini
merantau dan jauh dari lingkungan ranah bundo, memahami tugas dan kewajiban
sebagai seorang penghulu? Anak-kemenakan justru membanggakan dan malagakkan
penghulunya seorang cendikiawan bergelar akademik profesor, doktor dan
sarjana lainnya jebolan perguruan tinggi. Tapi ini agaknya kebanggaan semu
atau kebanggaan sesaat !
Celakanya beliau berada di tengah-tengah anak-kemenakan yang dikumpulkan
hanya sebentar saja. sehari usai alek malewakan gelar datuknya yang
membantai seekor kerbau.. Namun tidak menginvetarisir satu-persatu anak
kemenakan..Tidak menanyakan siapa ibu-bapaknya, dimana sekolahnya, berapa
usianya.Apakah sepupunya atau pun kemenakan jauh atau dekat. Banyak pula di
rantau yang sudah kehilangan jatidiri dan tidak tahu sasok jaraminyo. Walau
benar-benar kerabat dekat tapi satu sama lain merasa asing karena baru
pertama kali duduak basamo Tidak mengetahui pula rang sumando yang mengawini
kemenakannya.
Akibat lama merantau beliau tidak mengetahui lagi harato pusako tinggi,
untuk diwariskan turun-temurun, Tidak tahu dima pandam pakuburan kaumnyo,
dima tunggua panabangannyo, dima sawah nan bapimatang, dima ladang nan
bibintalak. Kesempatan pertemuan itu cuma ajang perpisahan karena pengulu
baru ini tagageh baliak ke rantau, mancari paruik nan indak barisi,
pungguang nan indak basaok. Untung beliau masih mempunyai etiket pamit:
Pulang tampak muko, pai tampak pungguang.
Hanya satu kali menginjak balairung adat waktu gelarnya dilewakan di medan
nan balinduang. Ketika disambah dalam pidato adat, beliau ngangak-ngangak-i.
Tak bisa membalas sambah.yang dititahkan kepadanya Apakah disini asal kata
ninik-mamak menjadi ninik-ngangak ?
Dia kembali ke rantau, diiringi layuanyo gaba-gaba daun karambie. dan
turunnya marawa.tiga warna, hitam lambang ninikmamak, merah lambang ulama,
dan kuning lambang cadiakpandai. Tigo tungku sajarangan dalam unsur
kepemimpinan tradisional Minangkabau. Tenda pamedanan untuk baralek pun
sudah dibuka, dandang dan pecah-belah yang dipinjam telah dikembalikan
kepada pemiliknya.
Di tungku api pun sudah padam dan puntung telah hanyut. Singkek permintaan,
akhirnya beliau mangkat di rantau. Tanah rantau meminta jasadnya.. Juaro
indak ka pulang lai. Pitih lah kisai membiayai perhelatan. Pitih abih, tapi
ndak mambao..
Bisakah ditarik pengalaman ini untuk mengangkat pengulu baru?.(*)
Z Chaniago - Palai Rinuak - http://www.maninjau.com
======================================================================
Alam Takambang Jadi Guru
======================================================================
_________________________________________________________________
Get the latest Windows Live Messenger 8.1 Beta version. Join now.
http://ideas.live.com
--------------------------------------------------------------
Website: http://www.rantaunet.org
=========================================================
* Berhenti (unsubscribe), berhenti sementara (nomail) dan konfigurasi
keanggotaan,
silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting
* Posting dan membaca email lewat web di
http://groups.yahoo.com/group/RantauNet/messages
dengan tetap harus terdaftar di sini.
--------------------------------------------------------------
UNTUK SELALU DIPERHATIKAN:
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply.
- Posting email, DITOLAK atau DIMODERASI oleh system, jika:
1. Email ukuran besar dari >100KB.
2. Email dengan attachment.
3. Email dikirim untuk banyak penerima.
================================================