Tolong dibaca aturan di footer dibawah
--------------------------------------

        Lah Mancogok Pak Suheimi baliak, apo baliau mamposting dari
Moscow.
        Alhamdulillah lai lancar-lancar sajo perjalanan beliau jo
keluarga, kito tunggulah yo carito baliau di nagari urang.
        Wassalam,
        Elthaf

-----Original Message-----
From: [EMAIL PROTECTED]
[mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of suheimi
ksuheimi
Sent: Sunday, November 19, 2006 6:24 PM
To: [EMAIL PROTECTED]; [email protected]
Subject: [EMAIL PROTECTED] benang dan jarum

Tolong dibaca aturan di footer dibawah
--------------------------------------

BENANG DAN JARUM
   
   
  Oleh: Dr.H.K.Suheimi
   
   
        Satu  kali  saya  menyaksikan orang  sedang  merenda,  asyik 
   
  sekali  dia  merenda sehingga dia tidak  sadar  bahwasaya  sedang 
   
  memperhatikan  kerjanya.Tiap sebentar jarum itu timbul  tenggelam 
   
  didalam  kain diikuti oleh benang, kemanapun jarum  pergi  kesana
   
  pula  benang  ikut.  Tidak pernah  benang  bertingkah,  membantah 
   
  apalagi  melawan,  dan tak pernah terniat dihatinya  untuk  tidak 
   
  patuh, atau sekali-sekali berlawanan arah dengan jarum. Kemanapun 
   
  arah  jarum  kesana  pula benang  mengikutinya.  Karena  patuhnya 
   
  benang  inilah maka tercipta renda yang sangat bagus.  Sedangkan
   
  jarum  sebagai orang yang paling didepan,  didahulukan  selangkah 
   
  ditinggikan  seranting, sebagai pemimpin, dia sangat  berani  dan 
   
  penuh perhitungan, dia dapat menembus apa yang tak bisa di tembus 
   
  oleh  benang,  dia dapat memasuki tempat-tempat  yang  tak  dapat 
   
  dimasuki  oleh benang. Dia punya inisiatif dan dia punya  innova
   
  tif.  Benang sangat membutuhkannya untuk membantu  menolong  agar 
   
  benang dapat sampai ke tempat yang dituju
   
   
   
        Saya  terkesan sekali akan jalinan kerja sama yang  di  bina 
   
  antara  benang dan jarum. Tanpa benang jarum tidak  bisa  apa-apa
   
  begitupun sebaliknya tanpa benang jarumpun tak ada artinya. Jarum 
   
  kalau  sendirian,  justru  dia tajam dan  bisa-bisa  menusuk  dan 
   
  melukai jari serta dapat menimbulkan petaka. Jika orang  tertusuk 
   
  pedih,  maka jarum menjadi umpatan dan sesalan. Untuk  itu  jarum 
   
  jangan  dibiarkan  jalan sendirian, carikan dia teman,  beri  dia 
   
  kesempatan dan beri dia pengawal. Kemudian suruhlah dia mengerja
   
  kan  apa  saja, maka apapun akan ditembusnya dan apapun  akan  di 
   
  telusurinya
   
   
   
        Benang,  dia  patuh dia penurut. tidak  ada  dalam  kamusnya 
   
  kata-kata  membangkang,  tak pernah  dia  melawan.  Paling-paling 
   
  kalau dia tak senang dan tak suka, karena tingkah laku jarum yang 
   
  selalu berbelit-belit, maka benang itu akan kusut. kalau di  bawa 
   
  dia berjalan berbelit-belit tapi tetap berputar disitu-situ juga, 
   
  maka  dia akan merajuk dia akan berganyi, dia akan  protes,  lalu 
   
  dia  akan kusut, sehingga fikiran orang yang  melihatnyapun  akan 
   
  bertambah kusut. Kalau dipaksa dan tidak sabar untuk  menyelesai
   
  kannya, maka kusut itu akan bertambah semrawut, menimbulkan kesal 
   
  dan meyesakkan dada. Kalau tak pandai-pandailah memperbaikibenang 
   
  benang kusut, maka kusut itu akan membelit diri sendiri,  semakin 
   
  ditarik  dan  dipaksa dia semakin kusut. Kusut masai  dalam  diri 
   
  inilah  yang  akan mebikin binasa. Tapi  dimanapun  dan  kapanpun 
   
  selalu saja saya lihat, bahwa benang selalu patuh, selalu  menur
   
  ut, sami'kna waata'kna. Saya dengar dan saya ikuti kata benang.
  
   
   
   
        Waktu melihat tukang renda dan tukang jahit, saya  terkesan. 
   
  Hidup ini bagaikan benang dan jarum. Ada yang diikut dan ada pula 
   
  pengikut. Kerja sama antara yang diikut dan pengikut inilah  yang 
   
  akan menghasikan renda serta sulaman yang aduhai indahnya Keteku
   
  nan  jarum keluar masuk tempat yang sulit, dan  kesabaran  benang 
   
  mengikuti  kehendak jarum agaknya perlu kita simak dan kita  con
   
  toh.
   
   
   
        Akhirnya setelah sulaman selesai, jarum tidak nampak,  tidak 
   
  kelihatan  entah kemana mengirapnya. Orangpun tak pernah  memper
   
  tanyakannya  lagi. Yang tampak dan yang tinggal  hanyalah  benang 
   
  diatas  sehelai  kain, mengasilkan sulaman  yang  berwarna-warni, 
   
  menimbulkan lukisan yang berharga dan mahal harganya. Disaat  itu  
   
  orang hanya  memuji-muji, bagus benar  benangnya,  cantik  benar 
   
  warna benang yang dijalin dengan manisnya. Sulaman itu di  pajang 
   
  didinding  jadi  hiasan, di jadikan baju  yang  bersulam  dipakai
   
  pergi  kenduri,  sipemakainya  bangga memamerkan  baju  itu  kian
   
  kemari.  Yang dilihat, yang di banggakan dan yang di puji  adalah
   
  hasil  kerja  sama antara benang dan jarum. Semula  benang  hanya 
   
  menurut  saja, akhirnya benanglah yang di pandang dan di  nikmati 
   
  dan  di  puji-puji.  Dari jauh jarum  bersyukur,  letihnya  sudah 
   
  berobat.  Dia  tidak cemburu dan dia tidak memprotes,  dia  tidak 
   
  meminta supaya dikut sertakan pula dalam pameran. Sewaktu  pamer
   
  an,  jarum  disimpan dalam kotak,  diletakkan  jauh-jauh,  jangan 
   
  sampai  terlihat dan jangan sampai merusak acara.  Dia  dibiarkan 
   
  sendirian,  kedinginan, tanpa baju dan tanpa  sehelai  benangpun. 
   
  Dari  balik kotak jarum bangga melihat, hasil  pimpinannya,  anak 
   
  buahnya,  pengikutnya sudah jadi lukisan dan sulaman yang  indah, 
   
  di  kagumi. Diapun tidak menuntut terima kasih  ataupun  penghar
   
  gaan. Biarlah dia dilupakan, asal hasil kerjanya dapat di nikmati 
   
  dan di kagumi.
   
   
   
        Entah  kemana  pikiran saya melantun  kesana  kemari,  entah 
   
  kemana  dia  menerawang,  tapi alangkah  inginnya  saya  melihat, 
   
  pemimpin yang seperti jarum ini; rela berkorban, sanggup menembus 
   
  dan  menempuh  kesulitan-kesulitan. Berani  keluar  masuk  kemana 
   
  saja,  bersedia di panggang dan di asah supaya  bertambah  tajam. 
   
  Dan tidak menuntut macam-macam setelah programnya selesai,  serta 
   
  rela melihat pengikutnya di puji-puji dan disanjung orang.  Kemu
   
  dian  yang terakhir, bersedia di masukkan kembali  kedalam  kotak 
   
  simpanan.
   
   
        Untuk  semua itu saya teringat akan sebuah  Firman  suci_Nya 
   
  dalam  surat  An  Nisaa' ayat 32:" Dan janganlah  kamu  iri  hati
   
  terhadap yang di karunia Allah kepada sebagian kamu lebih  banyak 
   
  dari sebahagian yang lain.
   
   
   
  Surat Al Anbiyaa' ayat 73 :"Kami telah menjadikan mereka itu 
   
  sebagai  pemimpin-pemimpin yang memberi petunjuk dengan  perintah 
   
  Kami dan telah Kami wahyukan kepada mereka mengerjakan Kebajikan, 
   
  mandirikan  Shalat,  menunaikan zakat, dan hanya  kepada  Kamilah 
   
  mereka selalu menyembah".
   
   
   
  Surat Al Ahzab ayat 67:"Dan mereka berkata :"Ya. Tuhan kami, 
   
  sesungguhnya kami telah mentaati pemimpin-pemimpin dan  pembesar-
   
  pembesar  kami,  lalu  mereka menyesatkan kami  dari  jalan  yang 
   
  benar".
   
   
   
  B. Tinggi   14 Desember 1992
   

 
---------------------------------
Sponsored Link

Mortgage rates near 39yr lows. $310,000 Mortgage for $999/mo -
Calculate new house payment
--------------------------------------------------------------
Website: http://www.rantaunet.org
=========================================================
* Berhenti (unsubscribe), berhenti sementara (nomail) dan konfigurasi
keanggotaan, silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting
* Posting dan membaca email lewat web di
http://groups.yahoo.com/group/RantauNet/messages
dengan tetap harus terdaftar di sini.
--------------------------------------------------------------
UNTUK SELALU DIPERHATIKAN:
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply.
- Posting email, DITOLAK atau DIMODERASI oleh system, jika:
1. Email ukuran besar dari >100KB.
2. Email dengan attachment.
3. Email dikirim untuk banyak penerima.
================================================

--------------------------------------------------------------
Website: http://www.rantaunet.org
=========================================================
* Berhenti (unsubscribe), berhenti sementara (nomail) dan konfigurasi 
keanggotaan,
silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting
* Posting dan membaca email lewat web di
http://groups.yahoo.com/group/RantauNet/messages
dengan tetap harus terdaftar di sini.
--------------------------------------------------------------
UNTUK SELALU DIPERHATIKAN:
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply.
- Posting email, DITOLAK atau DIMODERASI oleh system, jika:
1. Email ukuran besar dari >100KB.
2. Email dengan attachment.
3. Email dikirim untuk banyak penerima.
================================================

Kirim email ke