Tolong dibaca aturan di footer dibawah
--------------------------------------
Assalamualaikum wr.wb.
Dear All,
Alhamdulillah, Tour de Sumbar Seri-2 MPKAS bersama rekan2 Pecinta Kereta Api
IRPS, membuahkan hasil yang sangat penting bagi industri pariwisata di Ranah
Minangkabau.
Kmrn sore, Bpk Gubernur Sumbar melalui sms menyampaikan bahwa beliau sangat
berterima kasih dan menghargai sekali semua inisiatif dari MPKAS yg merupakan
aspirasi warga Minang perantau yg tergabung melalui Internet ini. Termasuk
inisiatif IRPS yg jauh2 datang berkunjung ke Sumbar dg biaya pribadi...!
Sekaligus beliau juga meminta dukungan kita semua untuk ikut memajukan
pariwisata Sumbar. Dan KA Wisata beliau harapkan agar bisa dijadikan salah satu
"Wisata Unggulan" Sumbar...!! Beliau telah berdiskusi dg Pak SBY bahwa masa
depan Sumbar ada pada pariwisata. Pak SBY sangat setuju dan akan berusaha
membantu kearah itu. Di sms berikutnya beliau jg meminta bantuan agar foto2
perjalanan ini bisa dimuat di berbagai media termasuk di Kompas. Mohon bantuan
dunsanak dari media dalam hal ini. Saya dan rekan2 fotografer akan menyiapkan
foto2nya.
Secara singkat, ini bbrp acara yg dilakukan kemaren ini:
30 Nov pagi: Saya, Mak Darul dan Ronal Chandra telah dijemput oleh Rahman
Sitorus (fotografer Pdg), dari BIM lgs menuju Anai Resort. BIM-Anai Resort
ditempuh hanya 35 menit...!! Kita ingin klarifikasi tawaran yg pernah
disampaikan oleh Direktur Anai Resort utk pembebasan lahan menuju Stasiun Mini
yg akan dibangun di daerah Lembah Anai. Sisi lain yg kami dapat hasil pertemuan
dg Pimpinan disana, kelihatannya perlu 'bimbingan', informasi dan orientasi
seperti apa yg diperlukan agar Turis Mancanegara mau berkunjung ke suatu
tempat. Mak Darul akhirnya terpaksa memberikan kuliah singkat alias saran-saran
disana. Terkait pembebasan lahan utk stasiun mini tsb yg akan disponsori oleh
Anai Resort, Pak Raiful pimpinan Anai Resort yg beristrikan orang situ,
mengatakan pesimis. Skl lg, krn isu "tanah ulayat..." Sblm kembali ke Padang,
kita sempatkan dulu Makan Sate Mak Syukur dong... Cuman 10 menit dari Anai
resort.
30 Nov, 17.30: Pak Chaidir, saya dan Pak Sekda Sumbar diundang TVRI Padang
diskusi interaktif. Semua penelpon yang masuk, rata2 agak kaget mendengar bahwa
KA akan dihidupkan lagi. Tetapi sekaligus mendukung. Pak Sekda pun dengan
mantap menjawab bahwa Pemda Sumbar mendukung gagasan ini. Kalau kita sblmnya
masih mau optimalisasi dulu sebatas Padang Panjang, beliau menginginkan KA
Wisata tsb harus sampai ke Bukittinggi. Krn mnrt beliau, orang belum merasa
datang ke Sumbar kalau belum ke Bukittinggi...! Kalau weekend skrg ke Bkt bisa2
sktr 2-3 jam...
1 Des, 10.00 pg: Bertempat di Ruang Paripurna Kantor Gubernur Lt.2, MPKAS
mempresentasikan segala sesuatu yg berkaitan dg inisiatif dan aktifitas yg
telah dan akan dilakukan. Dihadapan Kadis Perhubungan, Kadivre KA Sumbar, Dinas
Pariwisata, Jajaran Pemda, dll., Kurnia Chalik tampil memukau dalam
mempresentasikan semuanya dengan sangat meyakinkan. Sampai2 Pak Chaidir pun
hampir menitikkan air mata mendengar Kurnia membacakan untaian puisi 'si
pahlawan makitam' sbg penutup presentasinya. Walaupun waktunya sangat mepet krn
mulai telat skl dan mau Jumatan, ttp Pemda katanya akan segera menindak lanjuti.
Yg menarik disela-sela isu KA ini, saya secara tidak sengaja sblmnya mencetak
draft poster utk Pulang Basamo 2008 (PB 2008) bbrp buah, ukuran 10R dan 6R.
Ternyata poster dan isu Pulang Basamo 2008 ini malah jadi topik menarik dan
langsung diminta oleh Kasi Dinas Pariwisata, Bpk Darmansyah. Secara spontan
beliau bilang: " Kalau begitu, Pekan Budaya Sumbar yg biasanya dilaksanakan
akhir tahun, nanti kita majukan ke bulan Juni ini...". Saya malah usulkan lebih
besar dari sekedar pekan budaya yaitu berupa Festival Besar Minangkabau.
Sehingga momen ini sekaligus buat mengundang turis manca negara berkunjung ke
Sumbar. Kadivre KA Sumbar pun langsung saya tantang: "Pak Candra, KA Sumbar
siap gak menyambut rombongan yang mungkin bukan hanya dari US ini aja nanti?".
"Kita siap Pak Nofrins, apalagi waktunya masih cukup lama 2008", kata beliau.
Dan KA Sumbar tidak keberatan jika logo KA juga ditempatkan di poster PB 2008
itu. Bgmn tuh Kanda Dutamardin, boleh gak...? Skln ikut
membantu KA Sumbar... Mak Darul juga sempat menyinggung agar Pemda membuat
jadwal acara terencana setahun sebelumnya. Jangan dirubah-rubah secara
tiba-tiba terus. Juga cara Pemda mempublikasikan acara. Jarang orang rantau
yang tahu, apalagi yang non-Internet players.
1 Des, 14.00: Rombongan MPKAS bersama Karyawan KA menyambut kedatangan rekan2
"Penggila KA" IRPS di Hall Balai Yasa. Sebelum masuk, Ketua Rombongan
dikalungkan dengan sehelai "Batik Lumpur Sutra" oleh Uda & Uni Sumbar 2005-2006
sbg tanda Selamat Datang dan menghargai tamu berkunjung di Sumbar dan KA
Sumbar. Semula akan kita lakukan di BIM. Ttp jadwal Air Asia maju 1 jam
sehingga tabrakan dg shalat Jumat. Rencana ini merupakan implementasi usulan
dari salah seorang dunsanak di milis RantauNet.
Presentasi dari rekan2 IRPS sangat luar biasa dan mebukakan mata semua kita
bahwa mereka secara swadaya dan cari sponsor sendiri sampai ratusan juta rupiah
bisa menghidupkan loko-loko tua dan akhirnya malah mendatangkan income bagi PT
KA. Pak Chaidir pun dlm kesempatan ini juga ikut menyinggung keterkaitan isu KA
dan isu PB 2008 dg menunjukkan poster PB 2008. Stlh acara perkenalan di Hall,
lalu meninjau semua aset KA di Balai Yasa tsb, terutama loko-loko yang
"nganggur" menunggu nasib... Ini merupakan acara utama yg sgt diidamkan oleh
rekan2 IRPS. Krn mayoritas mereka mengerti dan hapal betul sampai teknis seluk
beluk Loko2 KA. Mereka juga memiliki dan mepresentasikan video hitam putih KA
di Sumbar jaman dulu...!!
1 Des, 17.20: Kita memenuhi undangan Harian Singgalang, agak telat sedikit.
Semua rombongan 1 bus dan 1 mobil APV, ikut kesana...! Sambutan hangat kami
terima dari Pemimpin Redaksinya Bpk Khairul Jasmi, Widya Navis dan bbrp staf
jurnalisnya. Dg terpaksa sebagian menunggu diluar krn ruangan Singgalang tidak
bisa menampung semuanya. Pak Khairul membuka diskusi dg cerita novel
"Tenggelamnya Kapal Van der Wijk" dimana ada penggalan yg menceritakan
perpisahan terjadi di salah satu stasiun KA. Wow...luar biasa... Malah kita yg
jadi terpesona dibuatnya. Pd hal tadinya sudah mau dirangkai kata-kata
sedemikian rupa untuk membuat pesona di Harian Singgalang. Eh malah
kebalik...:) Besoknya hari Sabtu 2 Des, berita KA Wisata mau dihidupkan lagi
sudah muncul di harian Singgalang, memenuhi hampir sepertiga halaman dg foto yg
"ramai" diruangan redaksi tsb...:) Dengan serbuan jumlah orang yg sedemikain
besar, suguhan yg disediakan waktu itu lumayan jg tuh he..he.. Terima kasih Pak
Sjafrudin Ujang, tolong sampaikan ke kawan2 di Singgalang.
1 Des, 19.30: Roundtable Dinner alias jamuan makan malam diadakan oleh Pemda
Sumbar buat semua rombongan di Rumah Dinas Gubernur sbg bentuk apresiasi Pemda
thd kunjungan kita tsb. Ketika kita sampai, ternyata Sekda Bpk Drs. H. Yohannes
Dahlan, Kadis Perhubungan Bpk Aliman Salim, Asisten III Gubernur Bpk Mukhlis
dan bbrp Kepala Biro Pemda Sumbar telah hadir lebih duluan dari kita. Sbgn
besar dari kita rada risih juga disambut formal seperti itu. Krn ini acara
'surprise' dan kita tidak siap. Sehingga umumnya belum pada mandi dan
berpakaian ala kadarnya...:-( Kecuali Pak Saaf dan Pak Chaidir yg selalu pakai
batik...:) Ttp Bpk2 kita dari jajaran Pemda tidak mau mempermasalahkan hal itu
dan sambutan beliau2 saya bisa katakan "sangat hangat" sekali. Sampai2 Ketua
Rombongan IRPS jadi agak grogi jg waktu diminta menyampaikan sambutannya. Pak
Sekda pidato terakhir stlh Pak Chaidir dan Pak Saaf sblm acara hiburan.
Yg perlu digaris bawahi dlm pidato Pak Sekda dalam kapasitas mewakili
Gubernur yg terpaksa tidk bisa hadir krn dipanggil rapat mendadak Jumat pagi
oleh Presiden adalah bahwa Pemda selama ini terus terang memang agak terlena dg
isu KA ini. Tetapi terus terang juga, beliau menyampaikan ucapan terima kasih
yg sebesar-besarnya "telah diingatkan" dengan gerakkan ini. Pemda akan segera
menindak lanjutinya dan akan memanggil semua jajaran PemKab dan Pemko yg
dilalui jalur KA utk rapat koordinasi...! Beliau jg meminta kesediaan rekan2
IRPS juga utk datang lagi jika sewaktu-waktu diperlukan bersama dg MPKAS.
Sblm mulai acara, Pak Sekda mempersilahkan untuk makan malam dulu.
Makanannya...? Onde mande, lamak banaaa... Gulai ikan, dendeng balado, dll.
Mana udara rada dingin lagi krn hujan diluar. Waktu acara hiburan, Kurnia ikut
menjadi penyanyi dg 'orgen tunggal'. Pak Chaidir pun juga ditodong maju dan
menyanyikan lagu Bareh Solok. Sampai sayapun juga akhirnya gak bisa menghindar
dg alasan 'sdg mangodak-ngodak' utk tidak bernyanyi. Demi menghormati tamu jauh
kita dan agar suasana lbh hangat sedikit, saya menyanyikan lagu Cucak Rowo...:D
Tp jaan ditanyo baa suaro nan kalua ndak ha..ha...
Sktr jam 21.00, rombongan Komunitas Pehobby Fotografi sebanyak 12 orang, juga
tiba dari hunting dan meliput Makan Bajamba dg Meneteri Pariwisata Jero Wacik
di Sawahlunto. Mrk dtg dg pesawat pertama paginya dan langsung dg 2 mobil
Kijang Kapsul sewaan menuju Swhlunto. Tadinya mrk jg 'kagok' masuk ke ruang
yang bersih dan mewah di Rumah Dinas Gubernur tsb. Tetapi Pak Sekda sendiri yg
langsung berdiri menyambut mereka dan menyalami satu per satu. Maklum dr jam 4
pagi sdh meninggalkan rumah di Jkt dan Bogor (1 org dr Bdg staf wanita ITB brkt
jam 2 pg) msh pd 'kucel' belum mandi juga he..he... Rombongan ini sbgn besar
merupakan senior fotografer (tp umur rata2 lbh muda dr saya), ada 1 org dokter,
bbrp master dan dosen plus amatir. Dan br tahu besoknya, ternyata ada 1 org
staf Dirjen Kereta Api yg hobby motret jg rupanya dlm rombongan tsb. Pak Sekda
sampai ber-pindah-pindah meja duduk dan ngobrol dg rekan2. Sangat akrab sekali
suasananya. Saya dan semua rombongan tidak ada yg
mengira sampai segitu jauhnya. Acara jam 22.00 ditutup dg foto bersama.
2 DES, 8.20 pagi: Semua rombongan, IRPS sktr 31 org, MPKAS 15 org (Pak
Chaidir sm Ibu), Fotografer 12 org, Foto model 4 orang: Uni Sumbar 2005-2006,
Uni Pariaman 2006 (baru terpilih 2 minggu lalu), dari TVRI 2 org, partisipasi
Pak Ali utk Video Dokumenter 2 org. Plus cukup banyak staf KA Sumbar mulai dari
bbrp Kepala Seksi dan staff2nya. Persiapan KA Sumbar utk acara ini mnrt saya
SANGAT SERIUS dan memang LUAR BIASA...! Disamping cukup banyak yg menemani
diatas kereta, hampir setiap 2-3 Km, jalur Padang-Padang Panjang DIKAWAL HABIS
oleh karyawan KA. Ada yg mendampingi naik mobil. Ada yg naik motor utk daerah
tertentu. Dan di sktr Lembah Anai ada yg jalan kaki di dekat rel utk
mengantisipasi segala kemungkinan. Hampir disetiap stasiun kita berhenti dan
melakukan pemotretan termasuk wawancara oleh TVRI. Pak Saaf diwawancara
didampingi oleh 2 wanita cantik2 berpakaian Minang menyampaikan konsep Wisata
KA beliau. Dan bukan hanya karywan KA saja yg memenuhi tiap stasiun dan
minta foto bersama menyambut KA rombongan kita ini, tetapi juga penduduk2
sekitarnya. Mrk mungkin heran kok ada KA hari Sabtu lewat kampung mereka. Bbrp
sekolah, anak2 SD nya pada berhamburan keluar dan melambai-lambai ketika kita
lewat deket sekolah mrk tsb.
Dari stasiun Pdg, 3 gerbong (Eksekutif, Bisnis dan Ekonomi), ditarik dan
didorong oleh 2 loko. Sampai di Stasiun Kandang Ampek, Kayutanam, loko plg
depan standby disana. Perjalanan dilanjutkan dg 3 gerbong dg 1 loko mendorong
dari belakang. Knp dari belakang? Krn dijalur kereta menanjak dan bergigi, loko
harus dibelakang utk antisipasi dan menghindari adanya gerbong yg lepas dari
rangkaian.
Diperjalanan inilah baru keliatan "belangnya", beda antara MPKAS dan IRPS.
Kalau MPKAS sibuk melobi orang2 KA dan promosi kiri kanan ttg keindahan alam
Sumbar utk pariwisata, sehingga lebih banyak berada didalam gerbong. Rencana
membuat gerbong "bak terbuka" dan "setengah terbuka" utk memudahkan wisatawan
menikmati pemandangan alam, dll merupakan topik pembicaraan. Tetapi lain kalau
rekan2 dari IRPS. Mereka lebih tertarik dg Loko dan teknisnya plus view alam
Sumbar. Sehingga mereka lebih memilih berdesakan di ruang masinis dan
bergelayutan disamping-samping Loko. MENYENTUH Loko dan memeriksa data teknis
loko merupakan obsesi dan tujuan utama mereka disamping piknik ke Sumbar. Salah
satu pasangan yang ikut, Mas Bowo dan Mba Tati, 6 bln yg lalu menggelar karpet
merah dan melangsungkan Akad Nikahnya disalah satu Loko di Taman Mini...! Lalu
saya minta TVRI utk mengekspose hal ini. Kata temen saya lewat sms, Sabtu malam
sudah ditayangkan di TVRI Sumbar.
Di deket Air Terjun Lembah Anai kita berhenti cukup lama. Krn ini merupakan
ikon utama kita antara Padang-Padang Panjang. Saya coba minta KA berhenti pada
titik tertentu didekat Air Terjun agar pas difoto dari Panorama Tambun Tulang
(500m sblm air terjun) dg background air terjun. Eeehhh....ternyata pepohonan
telah menutupi sama sekali view air terjun tsb, termasuk rel keretanya.
Sehingga keretanya tidak kelihatan sama sekali. 2 th lalu saya motret dari
sini, masih lumayan. Ini merupakan kekecewaan pertama saya selama tour ini.
Mulai dari Lembah Anai ini, menggunakan 2 mobil sewaan yg telah standby
menunggu, saya, Bowo rekan dari IRPS, rekan fotografer Raiyani dan Rahman,
menggunakan mobil mendampingi kereta utk mengabadikan kereta tsb melintasi
keindahan alam hutan hujan tropis Lembah Anai. Kekecewaan kedua saya muncul
lagi. Karena hujannya lebat sekali bo... Sampai saya harus nongkrong dibelakang
kijang dan tutup bagasi diangkat...! Hasilnya? Wualahualam...kita lihat
saja nanti. Kita gak janji ya dapat foto2 bagus, mohon maaf...
Tetapi kekecewaan saya agak terobati ketika sopir saya minta 'ngebut'
mencapai Panorama Silaing utk mengabadikan KA Wisata tsb melintasi Jembatan KA
Anai spektakuler yg tinggi tsb. Akhirnya mimpi saya tercapai mengabadikan si
Mak Itam melintas diatas jembatan tsb dg lensa panjang. Kalau sblmnya foto saya
dg Jembatan Anai warna hijau dg hutan perawan disekelilingnya, mudah-mudahan
sekarang ada si mak Itam disitu. Hasilnya? Kita lihat nanti ya... Agak sayang
masih ada gerimis dan kabutnya jg soalnya...
Sampai di stasiun Padang Panjang sudah hampir jam 1 siang. Ini BENER-BENER
HEBOH...! Entah kenapa, semua rasa excited TUMPAH RUAH di stasiun ini. Rekan2
IRPS, MPKAS dan para Fotografer semua tiba2 jadi terlihat "meledak" semua
sampai disini. Apalagi disambut oleh PULUHAN karyawan KA Sumbar (bkn cmn
karywan Pdg Panjang doang), spanduk selamat datang thd rombongan IRPS dan
MPKAS. Ketua ASITA Bkt dg staf tour guide nya. Acara puncak, apalagi kalau
bukan foto2...! IRPS bawa spanduk. MPKAS jg bawa spanduk. Akhirnya para foto
model kita jadi "korban" tarik sana tarik sini. Untung mereka masih bisa senyam
senyum terus, krn sdh maklum akan hal-hal seperti ini. Mereka semua ikut
perjalanan ini, murni partisipasi tanpa 'fee' sama sekali. Dan foto2 mereka
siap dipublikasikan untuk membantu pariwisata Sumbar asal tidak dikomersilkan
untuk keuntungan pribadi. Ini merupakan 'deal' saya dg temen2 model tsb dg
alasan tujuan sosial.
Dari stasiun, krn perut sdh lapar, belum ada makanan di atas kereta seperti
mimpinya Pak Saaf (masih untung Kurnia ingat beli aqua gelas sblm berangkat),
rombongan hampir semua pengen menjajal SATE MAK SYUKUR...! Bagaimana liputan
ceritanya, silahkan yg lain meneruskan. Krn saya tidak bisa bergabung. Saya
sore itu harus pulang ke Jakarta. Ponakan saya Minggu pagi akad nikah dan malam
pestanya di Manggala. Kebetulan saya Ketua panitia dan sudah diminta dari 7 bln
lalu. Acara seserahan dan Malam Bainai, terpaksa saya tidak bisa ikut. Rekan2
Model juga harus langsung pulang ke Padang, krn sore itu mrk harus ikut gladi
resik utk acara fashion show malamnya menampilkan Pakaian2 Pengantin Daerah2
Minang di acara Pekan Budaya Sumbar di Padang. Ternyata cukup mudah dan murah
cater mobil di Padang Panjang. Saya, Ephi Lintau dan 4 rekan model hanya bayar
Rp.25rb per orang. Pdg-BIM ditempuh hanya dlm waktu krg sedikit 1 jam.
Stlh Sate Mak Syukur, rombongan terbagi. IRPS dan MPKAS dg bus yg dikawal
langsung oleh Direktur Travel Tigo Balai Tour yg juga Ketua ASITA Bkt menuju
Sawahlunto. Rombongan Fotografer menuju Pagaruyung. Rombongan ke Sawahlunto
mencoba Lori Wisata Muara Kelaban - Sawahlunto. Malamnya dijamu makan malam
oleh Wali Kota Sawahlunto dg jajarannya. Liputan detilnya, silahkan yang lain.
Pd saat itu, saya sudah sampai di Jkt.
3 Des: Rombongan IRPS & MPKAS stlh menikmati Bkt, siang menuju Pariaman utk
mencoba KA Wisata yg brkt 2.30 sore. Walaupun saya gak liat, sudah pasti ruang
masinis Loko dipenuhi lagi oleh rekan2 kita dr IRPS ha..ha... Loko seri yg
digunakan tsb sdh pernah jg dibahas dimilis irps tsb.
Ok, rasanya sekian dulu yang dapat saya share buat semua rekan dan dunsanak
di milis2 ini. Karena LAMPU HIJAU nya telah dinyalakan oleh Pak Gubernur, mari
sama-sama kita ikut partisipasi memajukan pariwisata Sumbar ini dengan PIKIRAN
POSITIF. Seberapa besar dan seberapa jauh yg bisa kita lakukan untuk itu,
bukanlah merupakan isu. Yang penting partisipasi dan sesuai kemampuan kita
masing-masing dengan niat baik yang tulus. Istilah yg selalu digunakan Kurnia:
"Nawaitunya yg penting...".
Sebagai penutup, mungkin perlu kita maknai pernyataan yg disampaikan oleh
Ketua Rombongan IRPS ini, Mas Nova Prima yang berasal dari Jawa ini, di stasiun
Kandang Ampek (sblm melihat Air Terjun Lembah Anai): "Pak Nofrins, saya heran,
kenapa fasilitas kereta api yang SUDAH TERSEDIA ditengah alam yang begini
indahnya kok disia-siakan ya...?"
Satu lagi pernyataan dari Pak Candra Purnama, Kadivre PT KA Sumbar: "Kereta
Api kita sih selalu siap kok Pak Nofrins, tetapi penumpangnya yang belum
ada...!". Tambah beliau stlh melihat respon Pemda: "Saya akan upayakan
sesegeranya menarik Loko kecil dari Sumatera Selatan untuk dioperasikan
'shuttle' disepanjang Danau Singkarak...!"
Akhirul kata, terima kasih atas semua dukungan sehingga terlaksananya Tour de
Sumbar seri-2 ini. Khususnya kepada rekan-rekan IRPS dan rekan2 komunitas dari
kamera-digital.com, fotografer.net & milis id-Photographer. Tak lupa kami mohon
maaf yang sebesar-besarnya atas segala kekhilafan dan kekurangan disana-sini.
Foto2 liputan menyusul bertahap di situs www.west-sumatra.com. Rasanya masih
banyak cerita2 yg belum tertuliskan disini. Silahkan diteruskan oleh rekan yg
lain.
Wabillahitaufiq walhidayah, wassalamualaikum wr.wb.
Salam,
Nofrins - 46
Sekjen MPKAS
www.makitam.west-sumatra.com
---------------------------------
Everyone is raving about the all-new Yahoo! Mail beta.
---------------------------------
Cheap Talk? Check out Yahoo! Messenger's low PC-to-Phone call rates.
--------------------------------------------------------------
Website: http://www.rantaunet.org
=========================================================
* Berhenti (unsubscribe), berhenti sementara (nomail) dan konfigurasi
keanggotaan,
silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting
* Posting dan membaca email lewat web di
http://groups.yahoo.com/group/RantauNet/messages
dengan tetap harus terdaftar di sini.
--------------------------------------------------------------
UNTUK SELALU DIPERHATIKAN:
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply.
- Posting email, DITOLAK atau DIMODERASI oleh system, jika:
1. Email ukuran besar dari >100KB.
2. Email dengan attachment.
3. Email dikirim untuk banyak penerima.
================================================