Tolong dibaca aturan di footer dibawah
--------------------------------------

Republika, Rabu, 13 Desember 2006
Kelebihan Bawa Barang CJH di Sweeping PPIH


Padang-RoL-- Calon jemaah haji (CJH) yang kelebihan
membawa barang di luar tas tanggungan Garuda
Indonesia, di "sweeping" Panitia Penyelenggara
Pemberangkatan Ibadah Haji (PPIH) di Bandara
Internasional Minangkabau (BIM) Ketaping Padang
Pariaman Sumbar.

"Sweeping dilakukan pada kelompok terbang sebelumnya
Kloter XII dan XIII, karena terlalu berlebihan membawa
barang," kata koordinator Haji PT.Gapura Angkasa,
Jumail di Asrama Haji Parupuk Tabing Padang, Rabu
(13/12).

Menurut dia, CJH tidak diperbolehkan menenteng tas
yang berisikan aneka jenis alat untuk memasak dan
oleh-oleh dari kelurga dimasukkan ke dalam cabin
pesawat. Namun, barang berupa tas itu tetap dibawa,
tetapi dipindahkan masuk ke dalam bagasi pesawat.

Menurut dia, sesuai dengan aturan keselamatan
penerbangan, mengingat cabin di pesawat yang sangat
terbatas, maka petugas bandara khususnya Garuda
Indonesia terpaksa menyimpanya di bagasi, tanpa
dikenai biaya.

Untuk kloter selanjutnya diingatkan tidak lagi
mengangkutan barang bawaan selain yang telah
ditetapkan dengan tujuan tidak menyulitkan jemaah saat
tiba di Jeddah dan di Tanah Suci Makkah.

Secara terpisah Kepala Bidang Perhubungan Udara Harry
Zulman, menyebutkan bahwa kebiasaan dari masing-masing
jemaah calon haji membawa barang itu di luar dugaan
panitia.  Makanya, untuk kenyamanan selama penerbangan
bagi daerah lainnya kiranya menjadi perhatian serta
mengingatkan jemaahnya.

Aturan ini pada prinsipnya sudah menjadi aturan resmi.
Kalau untuk penerbangan internasional khusus selama
musim haji diberikan dispensasi seberat 35 kg maksimal
dan barang itu bisa disimpan di cabin pesawat. 

Sebab kalau diletakkan di bawah atau di lantai pesawat
jelas menyulitkan ruang gerak jemaah, padahal
perjalanan yang akan ditempuh itu sangat jauh, ujar
Harry.

Selain itu, perlu diketahui setiap jemaah, guna
keselamatan penerbangan, di tas tentengan merek Garuda
Indonesia tidak diizinkan membawa senjata tajam,
seperti pisau, gunting dan sejenisnya. 

Panitia memperbolehkan setiap jemaah haji membawa
barang itu, tapi di simpan di dalam tas koper besar.
Cuma tetap diperiksa oleh panitia di asrama haji
sebelum dimuat ke atas pesawat, demikian Harry.
antara/abi

 
 
  

© 2006 Hak Cipta oleh Republika Online

__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 

--------------------------------------------------------------
Website: http://www.rantaunet.org
=========================================================
* Berhenti (unsubscribe), berhenti sementara (nomail) dan konfigurasi 
keanggotaan,
silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting
* Posting dan membaca email lewat web di
http://groups.yahoo.com/group/RantauNet/messages
dengan tetap harus terdaftar di sini.
--------------------------------------------------------------
UNTUK SELALU DIPERHATIKAN:
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply.
- Posting email, DITOLAK atau DIMODERASI oleh system, jika:
1. Email ukuran besar dari >100KB.
2. Email dengan attachment.
3. Email dikirim untuk banyak penerima.
================================================

Kirim email ke