Tolong dibaca aturan di footer dibawah
--------------------------------------

18/12/2006 18:20 - Nusantara/Metro Hari Ini

Patahan Sumatra Penyebab Banyak Gempa 

Metrotvnews.com, Jakarta: Wilayah Sumatra, terutama yang terletak di
patahan pulau tersebut kerap kali diguncang gempa. Sejumlah gempa besar
berapa kali terjadi di kawasan ini sejak abad ke-18. Antara lain, gempa
Kerinci (1909 dan 1995), gempa dataran tinggi Padang (1926 dan 1943,
gempa Liwa (1932 dan 194), gempa Tes (1952). Tercatat pula gempa lain
seperti gempa Aceh (1979), gempa Sarulla (1984) dan gempa Tarutung
(1987).

 

Pulau Sumatra dianggap sebagai produk interaksi antara lempeng
India-Australia dan lempeng Eurasia. Akibat tumbukan kedua lempeng,
terbentuk jalur sepanjang 6.500 kilometer di sebelah barat Pulau Sumatra
yang membentang mulai dari laut Andaman di sebelah barat Sumatra
berbelok di Selat Sunda ke arah selatan Jawa yang mengarah barat timur
serta menerus ke bagian timur kawasan Indonesia. Lempeng ini bergerak ke
arah kanan dan melahirkan kepulauan busur dalam, seperti Pulau Nias,
Mentawai, Siberut, Enggano dan sebagainya.

 

18/12/2006 09:05 - Nusantara/Headline News

Gempa 5,7 SR Mengguncang Mandailing Natal, 4 Tewas 

Mandailing Natal: Gempa berkekuatan 5,7 Skala Richter mengguncang
Kecamatan Muara Sipongi, Mandailing Natal, Sumatra Utara, Senin (18/12)
sekitar pukul 04.39 WIB. Menurut petugas pemantau gempa dari Badan
Meteorologi dan Geofisika (BMG), pusat gempa berada di 0,82 Lintang
Utara dan 99,88 Bujur Timur dengan kedalaman 53 kilometer. 

 

Pusat gempa lokasinya berada di sekitar 30 kilometer tenggara
Penyambungan. Gempa juga bisa dirasakan warga yang tinggal di Payakumbuh
dengan kekuatan 3-4 MMI dan di Bukit Tinggi dengan kekuatan 2-3 MMI.
Gempa ini tidak berpotensi tsunami karena terjadi di wilayah perbukitan.
Namun demikian, puluhan rumah rusak dan sedikitnya empat orang tewas
karena tertimpa rumah yang rubuh.

 

Menurut Soga, warga Kecamatan Muara Sipongi, kekuatan gempa terasa amat
besar. Sontak, warga yang masih terlelap tidur panik dan berlarian ke
luar rumah. "Saya rasakan cukup keras. Rumah saya sudah porak-poranda,"
kata Soga. Puluhan rumah lain bernasib sama. Hanya rumah papan yang
tidak ambruk oleh gempa. Soga memperkirakan, tidak hanya puluhan rumah
di Kecamatan Muara Sipongi yang rusak.

 

Hingga berita ini ditulis, gempa susulan masih terjadi. Akibatnya, tidak
satu pun warga berani masuk ke rumah. Kini mereka berkerumun di
jalan-jalan. Menurut Soga, korban luka-luka sudah ditolong oleh aparat
puskesmas dan Koramil. Bahkan, aparat dari Kantor Bupati Mandailing
Natal pun sudah berada di lokasi kejadian. Sementara korban tewas sudah
dievakuasi.

 

18/12/2006 18:05 - Nusantara/Headline News

Ratusan Warga Korban Gempa Diungsikan ke Kota Panyabungan 

Metrotvnews.com, Jakarta: Empat korban tewas akibat gempa di Desa
Kotorojo, Kecamatan Muara Sipongi, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatra
Utara, telah dimakamkan, Senin (18/12) pukul 15.30 WIB. Sementara
sekitar 340 warga setempat telah diungsikan ke Kota Panyabungan, karena
gempa susulan terus datang secara bertubi-tubi. Dilaporkan, para
pengungsi akan ditampung di lingkungan Kantor Pemkab setempat.

 

Sejauh ini, belum banyak bantuan yang datang ke lokasi gempa di Desa
Kotorojo, Kecamatan Muara Sipongi. Saat ini, baru terlihat posko
kesehatan yang didirikan Pemkab setempat. Posko ini melayani warga yang
butuh perawatan ringan dan obat-obatan, seperti obat mual, masuk angin,
dan sakit kepala.

 

--------------------------------------------------------------
Website: http://www.rantaunet.org
=========================================================
* Berhenti (unsubscribe), berhenti sementara (nomail) dan konfigurasi 
keanggotaan,
silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting
* Posting dan membaca email lewat web di
http://groups.yahoo.com/group/RantauNet/messages
dengan tetap harus terdaftar di sini.
--------------------------------------------------------------
UNTUK SELALU DIPERHATIKAN:
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply.
- Posting email, DITOLAK atau DIMODERASI oleh system, jika:
1. Email ukuran besar dari >100KB.
2. Email dengan attachment.
3. Email dikirim untuk banyak penerima.
================================================

Kirim email ke