Tolong dibaca aturan di footer dibawah
--------------------------------------

Bukan bermaksud SARA, tapi semoga all my friends bisa ambil hikmahnya. 
Janganlah bersifat mubazir, karena masih banyak disekitar kita yang tidak 
memiliki kesempatan atau kelebihan seperti yang kita miliki. Selalu ingat 
bahwa segala sesuatunya ada lah milik Sang Pencipta......

Kututup hidung ketika melewati kerumunan kambing. Baunya yang menyengat 
ternyata tidak mengganggu penjualnya. Dalam hati sempat juga ngedumel sich 
"Nih orang mau jualan kambing gak melihat-lihat tempat apa? Masak jual hewan 
yg bau itu di dekat kios-kios elektronik. Kenapa nggak sekalian aja jualan 
di dalam mall?" gerutuku dalam hati. Orang yang lalu lalang, ada yang cuek, 
ada yang menutup hidung, ada juga yang justeru menghampiri hewan bau itu.

Kupercepat langkah kakiku melewati tempat tersebut, mataku menatap lurus ke 
depan, tepat ke sebuah kios penjual HP. Memang kios itulah yang menjadi 
tujuanku ke tempat ini. Kuraba saku celana, masih tersimpan HP type lama 
yang sudah 5 tahun aku gunakan. Sebenarnya HP tersebut tidak bermasalah, 
masih layak untuk di gunakan, baik bertelepon maupun ber-SMS. Tetapi untuk 
saat ini, HP tersebut sangatlah "tidak layak" digunakan di tempat umum. 
Sering saat aku berangkat atau pulang kantor menggunakan KRL menyaksikan 
penumpang yang menggunakan HP terkini, canggih, suara polyphonic, ada radio, 
MP3 bahkan kamera foto & video.
Suaranya merdu sekali saat ada telepon masuk, bisa lagu klasik ataupun lagu 
pop yang sedang top dari penyanyi papan atas. Sering aku ikut melantunkan 
dalam hati lagu yang kebetulan aku tahu dan seakan ingin agar pemiliknya 
tidak segera mengangkat telepon tersebut agar aku bisa lebih lama 
mendengarkan lagu yang sedang di gandrungi banyak orang itu.

Memang luar biasa perkembangan teknologi saat ini, satu alat bisa mewakili 
berbagai macam fungsi alat-alat lainnya. Tidak perlu membawa walkman untuk 
mendengarkan lagu, tidak perlu bawa kamera untuk berfoto. Cukup bawa satu 
buah HP, semua itu sudah bisa terwakili. Bahkan saat ini ada semacam 
fasilitas untuk berbicara sekaligus melihat lawan bicara di seberang, kalau 
tidak salah 3G (mohon maaf kalau istilahnya salah, maklum belum pernah 
pakai)

Kadang cukup kaget juga sich saat tahu siapa saja pemilik alat-alat canggih 
tersebut. Dari pegawai kantoran macam aku, pengusaha, pegawai negeri, 
pegawai toko & mall bahkan pedagang bakso sekalipun. Sekali waktu sempat 
kulihat, pegawai toko VCD di Glodok saling bertukar lagu lewat fasilitas 
bluetooth. HP yang ada di saku celanaku, jangankan kamera, fasilitas 
bluetooth pun tak ada, lelucon yang sering di lontarkan kawan-kawan adalah 
"Mau dikirimin lagu bagus nggak? Pakai bluetooth aja, kan HP kamu emang rada 
"b u t u t" pasti bisa dech........"
Dan seperti biasa aku cuma bisa nyengir sambil ikut tertawa.

Sekarang semua itu akan berubah, dengan susah payah aku kumpulkan sebagian 
gajiku untuk menggantikan rasa "malu" dengan "kebanggaan" bertelepon di 
tempat umum. Tidak sia-sia pengorbananku selama setahun ini, dengan 
terkumpulnya dana 3 juta untuk mengganti HP lama dengan HP baru, yang saya 
pikir dengan dana  tersebut cukuplah membeli HP canggih.

Belum sampai di depan kios HP yang kutuju, sempat terdengar pertanyaan dari 
orang yang menghampiri pedagang kambing tadi.
"Bang, kambing yang itu harganya berapa bang ?"
Si pedagang menjawab " Satu juta pak" 
"Kok mahal amat sih bang?"
"Itu yang terbesar pak, sehat lagi. Sangat pantas untuk Qurban !"
"Wah kalau segitu sih, mana sanggup saya beli? Berapa sih hasil dari ngasong 
bang!"
("ooo ternyata orang itu adalah pedagang asongan" ujarku dalam hati)
"Kalau yang coklat itu berapa bang? Itu yang rada kecilan"
"Itu 750 ribu pak, harga pas, nggak ngambil untung besar lho pak." 
"Saya cuma ada 650 ribu bang, boleh ya.........?"
"Wah pak , kalau segitu sih belum dapat, ongkos angkut ke sininya saja sudah 
mahal, bagaimana kalau yang putih itu saja" kata si pedagang sambil menunjuk 
kambing yang lebih kecil
"Yah sudahlah, dari pada besok belum tentu terbeli" katanya pasrah "ini juga 
dari hasil nabung 3 tahun yang lalu, bang".

Seketika aku terkesiap, tiba-tiba rasa malu muncul dan mengalir deras dalam 
hati-ku rasa malu ini bahkan melebihi rasa malu saat kawan-kawan mencemooh 
HP butut-ku. Kuhentikan langkah kaki ini, tiba-tiba sekali aku jadi tertarik 
mendekati hewan yang bau itu.
Bayangan HP baru perlahan-lahan hilang, berganti dengan bayangan gema Takbir 
saat kambing, domba dan sapi di sembelih dengan menyebut asma Allah.

"Terima kasih ya Allah, Kau telah memberikan rasa malu pada hati manusia".

(KRL Bojong - Jakarta 121206)
 

 __________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 
--------------------------------------------------------------
Website: http://www.rantaunet.org
=========================================================
* Berhenti (unsubscribe), berhenti sementara (nomail) dan konfigurasi 
keanggotaan,
silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting
* Posting dan membaca email lewat web di
http://groups.yahoo.com/group/RantauNet/messages
dengan tetap harus terdaftar di sini.
--------------------------------------------------------------
UNTUK SELALU DIPERHATIKAN:
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply.
- Posting email, DITOLAK atau DIMODERASI oleh system, jika:
1. Email ukuran besar dari >100KB.
2. Email dengan attachment.
3. Email dikirim untuk banyak penerima.
================================================

Kirim email ke